TNI AL Tenggelamkan 10 Kapal Ikan Asing di Batam

Ririn Indriani

Senin, 22 Februari 2016 | 22:59 WIB
TNI AL Tenggelamkan 10 Kapal Ikan Asing di Batam
TNI AL Tenggelamkan Kapal Asing

Suara.com -
TNI Angktan Laut (AL) dan Kementerian Kelautan dan Perikanan sekitar pukul 11.25 WIB, Senin (22/2/2016), menenggelamkan sebanyak tujuh kapal ikan asing berbendera Malaysia dan tiga berbendera Vietnam di perairan Batam.

"Kami akan terus bekerja sama dengan semua "stake holder" (pemangku kepentingan) untuk mengamankan dan menjaga sumber daya kelautan di wilayah perairan Kepulauan Riau," kata Danlantamal IV Kolonel Laut (P) S Irawan di Batam, Senin.

Kapal asing tersebut yakni KM Selasih, KM BV 92443 TS, KM BV 92442 TS, KM PKFB 376, KM PPF 164, KM PPF 593, KM PSF 2461, KM KHF 451, KM SLFA 2915 dan KM PKFA 8482.

Penenggelaman kesepuluh kapal tersebut, kata dia, menggunakan bahan peledak low explosive dengan beberapa alasan antara lain agar tidak merusak ekosistem dan terumbu karang.

"Disamping itu juga badan kapal yang tenggelam akan menjadi tempat ikan bersarang dan berkembang biak," kata dia.

Proses eksekusi dilaksanakan oleh Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) Koarmabar, sedangkan untuk proses pengawasan dan pengamanan jalannya eksekusi penenggelaman KIA, TNI Angkatan Laut menerjunkan KRI Parang-647, KAL Nipa dan 1 Sea Rider dari Lanal Batam, sedangkan dari pihak DKP menerjunkan KP 3212 untuk unsur VIP.

Turut menyaksikan secara langsung proses penenggelaman KIA di antaranya Danguskamlabar Laksma TNI M Ali, Danlantamal IV Kolonel Laut (P) S Irawan, Danlanal Batam, Asops Danguskamlabar, Asops Danlantamal IV, Dansatkopaska Armabar dan Danyonif-10 Marinir.

Sedangkan dari unsur pemerintah tampak hadir Direktur Pengawasan Kapal DKP, Kajari Batam, Kadin PSDKP Batam dan para pejabat Muspida Kepri.

Selain di Batam, pada Senin siang juga dilakukan proses penenggelaman kapal ikan asing juga dilaksanakan serentak di berbagai tempat di Pontianak sebanyak 8 kapal, Bitung sebanyak 12 kapal dan Tahuna sebanyak 1 kapal.

Setelah melalui serangkaian hasil proses penyidikan, kata dia, kapal-kapal tindak pidana kelautan dan perikanan tersebut melakukan sejumlah pelanggaran antara lain melakukan penangkapan ikan di Wilayah Perairan Republik Indonesia tanpa dilengkapi dengan dokumen yang sah, yaitu Surat Ijin Usaha Perikanan (SIUP), Surat Ijin Penangkapan Ikan (SIPI), Surat Ijin Kapal Pengangkut Ikan (SIKPI), Surat Layak Operasi (SLO) dan Surat Perintah Berlayar (SPB) serta menggunakan alat tangkap terlarang dan Anak Buah Kapal (ABK) asing.

Saat ini proses hukum kapal-kapal tindak pidana kelautan dan perikanan tersebut berstatus inkracht yaitu keputusan pengadilan sudah berkekuatan hukum tetap/final sehingga pelaksanaan eksekusi telah memiliki dasar hukum. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri Susi: Jaga Laut Indonedia Dari Pencuri Ikan Asing

Menteri Susi: Jaga Laut Indonedia Dari Pencuri Ikan Asing

Bisnis | Rabu, 03 Februari 2016 | 05:09 WIB

Terkini

Asap Karhutla Indonesia Makin Parah, Ratusan Sekolah di Malaysia Tutup!

Asap Karhutla Indonesia Makin Parah, Ratusan Sekolah di Malaysia Tutup!

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:42 WIB

Kenapa Pisang Cepat Menghitam Setelah Dikupas? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Kenapa Pisang Cepat Menghitam Setelah Dikupas? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Sumut | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:42 WIB

6 Cushion Waterproof dan Sweatproof Tahan Keringat dan Hujan, Makeup Lebih Awet

6 Cushion Waterproof dan Sweatproof Tahan Keringat dan Hujan, Makeup Lebih Awet

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:40 WIB

Survei BI: Lulusan Pemilik Ijazah SMA Mulai Pesimistis Dapat Kerja

Survei BI: Lulusan Pemilik Ijazah SMA Mulai Pesimistis Dapat Kerja

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:37 WIB

Timnas Indonesia Tembus Ranking FIFA Tertinggi dalam 20 Tahun, Erick Thohir Girang

Timnas Indonesia Tembus Ranking FIFA Tertinggi dalam 20 Tahun, Erick Thohir Girang

Bola | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:36 WIB

Arti Mimpi Mandi Menurut Islam dan Psikologi Beserta Maknanya

Arti Mimpi Mandi Menurut Islam dan Psikologi Beserta Maknanya

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:34 WIB

Warga Kaltim Diminta Waspada Sakit ISPA dan Demam Berdarah

Warga Kaltim Diminta Waspada Sakit ISPA dan Demam Berdarah

Kaltim | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:34 WIB

Denny Indrayana dari Partai Apa? Sosok Penggugat Ijazah Gibran

Denny Indrayana dari Partai Apa? Sosok Penggugat Ijazah Gibran

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Arti Mimpi Menikah dengan Orang Tak Dikenal Menurut Primbon Jawa dan Islam

Arti Mimpi Menikah dengan Orang Tak Dikenal Menurut Primbon Jawa dan Islam

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Klarifikasi Video Viral, Betrand Peto Sebut Email Miliknya Diretas

Klarifikasi Video Viral, Betrand Peto Sebut Email Miliknya Diretas

Entertainment | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:32 WIB

×