Brigadir Petrus Mutilasi Anak, Kapolri: Katanya Buat Persembahan

Siswanto, Erick Tanjung

Jum'at, 26 Februari 2016 | 17:19 WIB
Brigadir Petrus Mutilasi Anak, Kapolri: Katanya Buat Persembahan
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti [suara.com/Eva Aulia Rahmawati]

Suara.com - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti angkat bicara mengenai kasus pembunuhan dan mutilasi terhadap dua bocah, Fabian (4) dan Amora (3), yang dilakukan oleh ayah kandung sendiri yang tak lain anggota Satuan Intelkam Polres Melawi, Kalimantan Barat, Brigadir Petrus Bakus.

"Menurut penjelasan istrinya (Windri) kemungkinan kerasukan‎," kata Haiti di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (26/2/2016).

Berdasarkan keterangan yang diberikan kepada penyidik, Petrus melakukan tindakan tersebut karena dorongan makhluk ghaib.

"Anaknya dibunuh katanya untuk persembahan," kata Kapolri.

Setelah menghabisi Fabian dan Amora, Petrus berniat membunuh istrinya juga. Untungnya, Windri punya akal untuk menyelamatkan diri.

"Rencananya istrinya juga akan dihabisi. Tetapi istrinya menyampaikan bahwa sebelum saya kamu bunuh, saya minta diambilkan minum air putih, lalu diambilkan dan dia lari ke luar sehingga dibantu oleh masyarakat," kata Kapolri.

Badrodin menambahkan berdasarkan pengakuan Windri kepada penyidik, beberapa hari terakhir, ting‎kah laku Petrus sudah terlihat janggal. Petrus sering mengigau seperti sedang ketakutan.

"Memang istrinya juga membenarkan bahwa yang bersangkutan itu beberapa hari ini kelihatan aneh, kemudian sering mengigau, semacam dikejar-kejar," tutur dia.

Badrodin telah mendapatkan laporan mengenai riwayat Petrus dari Kapolda Kalimantan Barat Brigadir Jenderal Arief Sulistyanto. Sejak kecil, katanya, Petrus sudah sering kesurupan.

"Laporan Kapolda memang yang bersangkutan ini sejak umur 4 tahun sering mengalami semacam kemasukan atau kesurupan.‎ Itu tidak terdeteksi saat masuk polisi. Kini kasus ini sedang diproses dan ditangani," katanya.


Diberitakan sebelumnya, Brigadir Petrus membantai dua anak kandung di rumah dinasnya, Asrama Polres Melawi, Gang Darul Falah, sekitar jam 00.15 WIB tadi.
Fabian dibunuh secara sadis. Beberapa organ tubuhnya sampai terpisah-pisah dari badan.

Menurut informasi yang diterima Suara.com, kasus ini pertama kali diketahui istri tersangka, Windri.

Ketika itu, Windri yang tidur terpisah dari kamar suaminya tiba-tiba terbangun karena melihat suami berdiri di depan kamar sambil memegang parang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Brigadir Petrus Mutilasi Dua Anak Kandung, DPR: Harus Disidik!

Brigadir Petrus Mutilasi Dua Anak Kandung, DPR: Harus Disidik!

News | Jum'at, 26 Februari 2016 | 14:46 WIB

Geger di Kalbar, Akal Istri Agar Tak Dibunuh Brigadir Petrus

Geger di Kalbar, Akal Istri Agar Tak Dibunuh Brigadir Petrus

News | Jum'at, 26 Februari 2016 | 13:45 WIB

Brigadir Petrus Pembantai Anak Kandung Ngaku Sering Dapat Bisikan

Brigadir Petrus Pembantai Anak Kandung Ngaku Sering Dapat Bisikan

News | Jum'at, 26 Februari 2016 | 13:22 WIB

Brigadir Petrus Mutilasi Dua Anak Kandung, Kapolda Turun ke TKP

Brigadir Petrus Mutilasi Dua Anak Kandung, Kapolda Turun ke TKP

News | Jum'at, 26 Februari 2016 | 13:09 WIB

Terkini

Total 70 Negara Walk Out dari Pidato PM Israel Netanyahu di PBB

Total 70 Negara Walk Out dari Pidato PM Israel Netanyahu di PBB

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:57 WIB

Alasan Kemlu, Indonesia Walkout saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

Alasan Kemlu, Indonesia Walkout saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:48 WIB

Akui Timnas Indonesia Belum Maksimal Usai Kalahkan Singapura, John Herdman: Pemain Jet Lag

Akui Timnas Indonesia Belum Maksimal Usai Kalahkan Singapura, John Herdman: Pemain Jet Lag

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 06:40 WIB

Bechi Divonis 7 Tahun, Tapi Baru 3 Tahun Sudah Bebas: Bagaimana Bisa?

Bechi Divonis 7 Tahun, Tapi Baru 3 Tahun Sudah Bebas: Bagaimana Bisa?

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:31 WIB

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 04:03 WIB

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

×