Kerabat Perempuan Pemenggal Balita Beri Pengakuan Mengejutkan

Ruben Setiawan

Rabu, 02 Maret 2016 | 17:34 WIB
Kerabat Perempuan Pemenggal Balita Beri Pengakuan Mengejutkan
Gyulchekhra Bobokulova, perawat yang memenggal balita di Moskow. (Reuters)

Suara.com - Kepolisian Rusia mengungkap latar belakang perawat bayi pemenggal balita di Moskow, Rabu (2/3/2016). Seperti dikutip dari Dailymail, perawat bernama Gyulchekhra Bobokulova itu ternyata mengidap penyakit schizophrenia dan dicampakkan oleh sang suami setelah perceraian mereka.

Bobokulova, menurut sumber di kepolisian Rusia, dikabarkan terdaftar sebagai salah satu pasien klinik psikiater di kampung halamannya di Uzbekistan. Kondisinya kesehatan jiwanya memburuk dalam beberapa bulan terakhir.

Seperti dikabarkan sebelumnya, si perawat yang mengenakan hijab hitam berjalan-jalan di jalanan Moskow sambil membawa potongan kepala balita yang ia asuh, Nastya Meshcheryakova. Ia baru diringkus aparat kepolisian setelah sekitar satu jam berkeliling kota.

Kepada aparat yang menangkapnya, Bobokulova, menunjukkan apartemen tempat di mana ia menghabisi nyawa Nastya, lalu memenggal kepalanya dengan pisau dapur. Ia meninggalkan tubuh Nastya, balita yang mengalami kesulitan belajar itu, di tempat tidurnya.

Sebagaimana dilansir LifeNews, berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan polisi, Bobokulova telah menikah selama 12 tahun dan baru bercerai beberapa waktu lalu di Uzbekistan. Setelah dicerai, ia mengaku "dibuang ke jalanan". Tiga anak yang ia dapat dari pernikahan tersebut diserahkan untuk dirawat beberapa kerabat Bobokulova di kawasan Samarkand, Uzbekistan.

Bobokulova bertemu dengan lelaki baru setahun silam dan bersedia menjadi istri kedua lewat pernikahan di bawah tangan. Namun, empat bulan lalu ia kembali ke Uzbekistan dan tidak lagi bertemu dengan lelaki tersebut.

"Suami kedua saya dilahirkan pada tahun 1967. Saya baru saja bertemu dia. Tapi ia sudah tak terlihat selama sekitar empat bulan. Ia pergi," kata Bobokulova.

"Ia menjadikan saya istri kedua dan sekarang ia tinggal bersama istri pertamanya. Saya tidak punya suami sah sekarang. Suami pertama saya lahir pada tahun 1975," sambungnya.

Tak hanya Bobokulova yang diinterogasi. Kerabat dan orangtua Bobokulova di Uzbekistan juga diperiksa, sementara sang suami juga sudah dipanggil polisi.

Menurut salah satu kerabat, Bobokulova terkenal sebagai seorang perempuan yang aneh.

"Siapapun di sini tahu siapa Gyulchekhra. Ia adalah perempuan yang aneh," kata sang kerabat menggunakan nama depan Bobokulova.

"Ada satu penjelasan: ia mengidap schizophrenia. Ia terdaftar sebagai pasien di klinik psikiater untuk waktu yang lama dan punya dokumen medis khusu. Siapapun tahu itu," sambungnya.

"Ia tak bisa mendapat pekerjaan di sini. Hal-hal aneh sering terjadi padanya di musim semi. Orangtuanya mengetahui hal itu dan membawanya ke klinik psikiater saat musim semi tiba. Kondisinya menurun. Sebelumnya itu tidak terlalu kelihatan, namun seiring waktu kondisinya makin memburuk," katanya.

Kerabat lelaki Bobokulova itu mengatakan, sekitar 15 tahun lalu, si perempuan pernah dirawat di rumah sakit selama dua tahun.

"Segera setelah itu, ia menuju Moskow dan dengan mudah mendapat pekerjaan di sana. Ia kerap mengunjungi keluarganya, seperti pada tahun baru dan hari libur lainnya," kata si kerabat.

Menurutnya, Bobokulova kemungkinan berhasil mengelabuhi otoritas medis di Rusia bahwa dia sebenarnya mengidap gangguan jiwa.

"Semua orang di sini membicarakan tentang hal itu. Ia tidak membawa dokumen medis apapun. Ia tidak mengatakan kepada siapapun tentang kondisinya," lanjutnya.

Masih menurut si kerabat, Bobokulova sudah lama tidak tinggal bersama suaminya. Pada tahun 2000, Bobokulova dinyatakan mengidap penyakit jiwa.

"Ia menjadi amat sakit sejak itu, ia sering mengalami serangan. Amat berbahaya hidup bersamanya, maka suaminya, Radmin, pergi meninggalkannya," ujarnya.

"Mereka resmi bercerai pada tahun 2002. Radmin kemudian menikah lagi dan punya dua anak dari istri baru. Yang tertua tinggal bersama orangtua Gyulchekhra, sementara yang kecil tinggal dengan ayahnya," sambungnya.

"Jadi Radmin dan istri keduanya merawat empat anak. Radmin tidak bekerja sekarang, demikian pula dengan istrinya. Amat sulit mencari pekerjaan di sini. Gyulchekhra tidak memberikan uang kepada kerabatnya," pungkasnya.

Menurut keterangan polisi Moskow, Bobokulova mau bekerjasama dengan penyidik. Ia menunjukkan bagaimana ia membunuh balita yang ia rawat itu. Ia mencekik si balita sebelum kemudian memutilasinya dengan pisau dapur.

Di jalanan, ia berteriak-teriak dan mengaku sebagai teroris dan mengancam akan meledakkan diri. Namun, setelah penyelidikan, polisi memastikan bahwa tidak ada bukti keterkaitan Bobokulova dengan kelompok ekstrimis maupun teroris manapun. (Dailymail)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Eropa di Ambang Perang? Negara-negara NATO Siaga Satu Hadapi Ancaman Rusia

Eropa di Ambang Perang? Negara-negara NATO Siaga Satu Hadapi Ancaman Rusia

News | Minggu, 20 September 2026 | 09:11 WIB

WNI Tentara Bayaran Rusia WhatsApp Jubir Kemlu RI, Apa Katanya?

WNI Tentara Bayaran Rusia WhatsApp Jubir Kemlu RI, Apa Katanya?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 10:20 WIB

Kontradiksi Gaya Komunikasi Prabowo: Singa Domestik, Kucing Imut di Panggung Internasional?

Kontradiksi Gaya Komunikasi Prabowo: Singa Domestik, Kucing Imut di Panggung Internasional?

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 12:34 WIB

Minyak Rusia Kembali Masuk, Bahlil Pastikan Stok Energi Tetap Aman

Minyak Rusia Kembali Masuk, Bahlil Pastikan Stok Energi Tetap Aman

Video | Minggu, 13 September 2026 | 14:30 WIB

Bahlil Konfirmasi Impor Minyak Rusia Tahap 2 Sudah Jalan, Demi Amankan Energi Nasional!

Bahlil Konfirmasi Impor Minyak Rusia Tahap 2 Sudah Jalan, Demi Amankan Energi Nasional!

Video | Sabtu, 12 September 2026 | 11:30 WIB

Raksasa Alumunium Rusia, Rusal Segera Garap Hilirisasi Bauksit di Kalimantan

Raksasa Alumunium Rusia, Rusal Segera Garap Hilirisasi Bauksit di Kalimantan

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 16:03 WIB

Impor Minyak Rusia Tahap 2 Mulai Jalan, Bahlil: Demi Ketahanan Energi RI

Impor Minyak Rusia Tahap 2 Mulai Jalan, Bahlil: Demi Ketahanan Energi RI

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 15:15 WIB

Seskab Teddy Disorot Usai Main Pulpen di Depan Putin, Dino Patti Djalal Beri Dukungan

Seskab Teddy Disorot Usai Main Pulpen di Depan Putin, Dino Patti Djalal Beri Dukungan

Video | Kamis, 10 September 2026 | 16:26 WIB

WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia: Modus, Jalur Rekrutmen hingga Risikonya

WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia: Modus, Jalur Rekrutmen hingga Risikonya

News | Selasa, 08 September 2026 | 15:14 WIB

Prabowo "Kantongi" Nuklir Sepulang dari Rusia, Putin: Indonesia Partner Penting

Prabowo "Kantongi" Nuklir Sepulang dari Rusia, Putin: Indonesia Partner Penting

News | Minggu, 06 September 2026 | 19:50 WIB

Terkini

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

×