Array

Petinggi ISIS, Omar Si Janggut Merah, Akhirnya Tewas

Liberty Jemadu Suara.Com
Selasa, 15 Maret 2016 | 21:22 WIB
Petinggi ISIS, Omar Si Janggut Merah, Akhirnya Tewas
Abu Omar al-Shishani, salah satu dedengkot ISIS tewas akibat bom Amerika Serikat pada awal Maret (Reuters/US Department of State).

Suara.com - Omar al-Shishani, salah satu dedengkot kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah, akhirnya tewas akibat cedera parah yang dideritanya setelah terkena bom Amerika Serikat di Suriah, demikian kata pejabat senior Departemen Pertahanan AS, intelijen Irak, dan aktivis hak asasi manusia Suriah pada Selasa (15/3/2016).

Al-Shishani yang terluka parah akibat serangan udara AS pada awal bulan ini tewas pada Senin di luar Raqqa, kota pusat kendali ISIS di Suriah.

Belum ada konfirmasi tentang kematian Al-Shishani dari media-media ISIS, tetapi juru bicara Pentagon mengatakan petempur berdarah Chechnya itu sudah tewas akibat luka-luka yang dia derita.

"Kami yakin dia sudah tewas akibat luka-lukanya," kata juru bicara Pentagon, Kapten Jeff Davis kepada AFP.

Sebelumnya dikabarkan bahwa Al-Shishani terluka parah akibat serangan udara AS pada 4 Maret lalu. Ia dibom oleh pesawat nirawak dan pesawat tempur AS ketika sedang dalam perjalanan di al-Shaddadi. Serangan itu menewaskan 12 orang anggota ISIS.

"Al-Shishani tak bisa bernafas sendiri dan menggunakan alat bantu. Ia secara klinis sudah tewas selama beberapa hari," kata Rami Abdel Rahman, ketua organisasi pemantau hak asasi manusia Suriah.

Para pejabat militer AS yakin Shishani dikirim ke al-Shaddadi untuk memperkuat pasukan ISIS yang menelan kekalahan telak dalam pertempuran dengan pasukan pemerintah Suriah.

Al-Shishani, yang diyakini pernah menjabat sebagai Menteri Perang ISIS adalah salah satu petempur paling berpengalaman dalam organisasi teroris itu. Ia pernah bergabung dengan pasukan elit Georgia dan pernah bergabung dengan pemberontak Chechya melawan militer Rusia.

Al Shishani diyakini ke Suriah pada 2012 dan menyatakan setia pada ISIS pada 2013. Pemerintah AS sebelumnya mengumumkan bersedia membayar 5 juta dolar AS (sekitar Rp66 miliar) untuk kepalanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI