Akhir Kisah Bandit Kecil Jaktim, Dibekuk Usai Setubuhi Siswi SMP

Siswanto

Rabu, 16 Maret 2016 | 23:26 WIB
Akhir Kisah Bandit Kecil Jaktim, Dibekuk Usai Setubuhi Siswi SMP
Ilustrasi penjara (Shutterstock).

Suara.com - Aksi bandit kecil bernama Jordi Rafael Sipahutar di Jakarta Timur ini benar-benar mengerikan.

Tamatan SMP itu bersama teman-temannya: Adam Fauzy, Alfiansyah alias Alfin, dan Guruh alias Gurik pernah membegal sepeda motor milik dua pelajar SMP bernama M. Rizky Wibowo dan Jovan Al Baydowi, pada Sabtu (27/2/2016) pukul 19.30 WIB.

Beberapa jam kemudian, Minggu (28/2/2016) dini hari, dia bikin kekacauan di toko roti yang dijaga Risma Sandi alias Odo. Setelah cekcok, Jordi membacok Risma sampai luka-luka, bahkan jari kelingking kirinya putus.

Dia berkali-kali lolos dari penangkapan.

Kejahatan bandit ini tak hanya membegal sepeda motor dan menganiaya orang, tetapi juga melakukan kekerasan seksual.

Kasus yang terakhir itu terjadi pada hari Kamis (10/3/2016) jam 16.00 WIB. Tersangka Jordi menyetubuhi pelajar SMP berinisial NAK (16) di kamar kos Jalan H. Buang.

Kronologisnya, kata Kepala Sub Bagian Humas Polres Jakarta Timur Komisaris Polisi Husaimah kepada Suara.com, Rabu (16/3/2016) malam, pada hari itu, Jordi menjemput korban usai pulang dari PKL.

"Sebelumnya korban dan tersangka sudah kenal karena sering ketemu, kemudian korban dibawa ke kamar kos," kata Husaimah.

Sesampai di kamar, korban dicium dan disetubuhi dengan paksa.

"Setelah disetubuhi, korban diancam dengan kata-kata 'awas lu nggak nurut sama gue, gue habisin muka lu pelan-pelan,'" kata Husaimah.

Jordi juga menyundut pipi korban menggunakan rokok dan melempar helm ke arah kepala korban.

Setelah peristiwa itu, kata Husaimah, korban pulang ke rumah dan memberitahukan kepada orangtuanya atas apa yang dialaminya.

"Keesokan harinya, keluarga korban melapor ke polsek dan pelaku berhasil ditangkap di kamar kosnya," kata Husaimah.

Dari kasus ini, terungkaplah semua. Polisi berhasil membekuk dua teman Jordi yang ikut merampas sepeda motor milik Rizky Wibowo dan Jovan.

Dari pengembangan yang dilakukan polisi, dua sepeda motor merek Yamaha milik Rizky dan Jovan akhirnya ditemukan lagi.

Polisi juga menyita satu clurit milik Jordi.

"Celana dalam korban (NAK) terdapat sperma tersangka (Jordi). Celana tersangka juga terdapat bercak sperma," katanya.

Kini bandit-bandit kecil itu meringkuk di tahanan polisi. Mereka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Untuk kasus begal sepeda motor, mereka dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Untuk Jordi ditambah Pasal 81 UU Perlindungan Anak tentang menyetubuhi anak di bawah umur dengan ancaman pidana 15 tahun penjara, lalu Pasal 351 tentang penganiayaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Usai Membegal, Bandit Kecil Jaktim Bikin Jari Penjaga Toko Putus

Usai Membegal, Bandit Kecil Jaktim Bikin Jari Penjaga Toko Putus

News | Rabu, 16 Maret 2016 | 23:04 WIB

Dua Pelajar SMP di Jaktim Jadi Korban Bandit-bandit Kecil

Dua Pelajar SMP di Jaktim Jadi Korban Bandit-bandit Kecil

News | Rabu, 16 Maret 2016 | 22:36 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×