Ahok Jangan seperti Malin Kundang, Dia Disamakan Muhammad Ali

Siswanto | Bagus Santosa | Suara.com

Kamis, 24 Maret 2016 | 11:54 WIB
Ahok Jangan seperti Malin Kundang, Dia Disamakan Muhammad Ali
Wakil Ketua DPR Fadli Zon [suara.com/Meg Phillips]

Suara.com - Wakil Ketua Umum DPP Gerindra Fadli Zon mengingatkan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk introspeksi diri dan jangan bangga berlebihan dengan pencapaian sekarang.

Mengapa Fadli Zon mengatakan demikian?

"(Pilkada DKI Jakarta 2012) yang memenangkan itu Pak Jokowi, bukan dia (Ahok). Dia harusnya introspeksi. Apalagi, dalam sebuah diskusi informal, ada yang mengatakan kalau waktu itu Jokowi wakilnya bukan Ahok, maka akan menang lebih besar. Dan, kami (Gerindra) juga yang bawa Ahok. Jadi jangan seperti politisi Malin Kundang, dia tidak akan bisa jadi wagub kalau tidak ada Gerindra," kata Fadli Zon di DPR, Kamis (24/3/2016).

‎"Kalau dia tahu dan perlu diingatkan, waktu dia dicalonkan, dia itu ditolak oleh Pak Jokowi sendiri, maupun bu Mega," Fadli Zon menambahkan.

Fadli menyamakan sikap Ahok sekarang seperti mantan petinju Muhammad Ali. Menurut Fadli, mereka sama sama-sama bermulut besar. Tetapi ada bedanya, Muhammad Ali bisa mewujudkan ucapannya, sementara Ahok masih banyak masalahnya. Fadli kemudian menyinggung kasus dugaan penyimpangan dalam pengadaan tanah untuk pembangunan Rumah Sakit Sumber Waras yang sekarang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi.

"Kita butuh orang yang bisa kerja. ‎Kalau Muhammad Ali itu si mulut besar, tapi dia bisa membuktikannya. Tapi kalau Ahok, saya kira banyak masalahnya, seperti kasus Sumber Waras," kata dia.

Menanggapi laju Ahok -- yang menurut sejumlah survei, tingkat popularitas dan elektabilitasnya paling tinggi dibandingkan nama-nama lain -- Fadli mengatakan partai politik tidak perlu memusingkannya.

"Saya kira ini kan masih lama (pilkada tahun 2017). Masih satu tahun lagi. Keputusan itu bisa saja pada Juni atau Juli. Jadi saya kira masih panjang. Tapi dinamika politik itu bisa saja (membentuk satu koalisi)," tuturnya.

Koalisi yang dimaksud ialah bergabungnya partai-partai politik untuk mengusung satu pasangan kandidat untuk mengeroyok Ahok.

Ahok akan maju ke pilkada bersama Heru Budi Hartono melalui jalur non partai politik. Langkahnya didukung oleh Partai Nasional Demokrat dan Partai Hati Nurani Rakyat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Didemo Soal Sumber Waras, Ahok: Biar Tambah Waras

Didemo Soal Sumber Waras, Ahok: Biar Tambah Waras

News | Kamis, 24 Maret 2016 | 11:51 WIB

Menebak-nebak Kode Megawati kepada Ahok

Menebak-nebak Kode Megawati kepada Ahok

News | Kamis, 24 Maret 2016 | 11:36 WIB

Ahok: Kalau Ibu Mega Nggak Suka, Senyumnya Beda

Ahok: Kalau Ibu Mega Nggak Suka, Senyumnya Beda

News | Kamis, 24 Maret 2016 | 11:34 WIB

Didukung Banyak Partai, Politisi Gerindra Ragu Konsistensi Ahok

Didukung Banyak Partai, Politisi Gerindra Ragu Konsistensi Ahok

News | Kamis, 24 Maret 2016 | 10:55 WIB

Dukung Ahok, Partai Menang 2019, Gerindra: Gimana Logika Bro Ahok

Dukung Ahok, Partai Menang 2019, Gerindra: Gimana Logika Bro Ahok

News | Kamis, 24 Maret 2016 | 10:26 WIB

Terkini

Ratusan Ponsel Pelaku Begal Diperiksa, Polda Metro Jaya Dalami Jaringan

Ratusan Ponsel Pelaku Begal Diperiksa, Polda Metro Jaya Dalami Jaringan

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:51 WIB

Viral Mobil Porsche Gunakan Pelat Dinas Mabes TNI, Kapuspen Duga Palsu

Viral Mobil Porsche Gunakan Pelat Dinas Mabes TNI, Kapuspen Duga Palsu

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:47 WIB

ShopeeVIP Gandeng Duolingo, Bikin Belanja Lebih Hemat & Upgrade Diri Lebih Menyenangkan

ShopeeVIP Gandeng Duolingo, Bikin Belanja Lebih Hemat & Upgrade Diri Lebih Menyenangkan

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:08 WIB

Plot Twist Muse Model Ngaku Dibegal di Jakbar, Hasil Visum: Itu Bisul Meletus

Plot Twist Muse Model Ngaku Dibegal di Jakbar, Hasil Visum: Itu Bisul Meletus

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:01 WIB

Airlangga: Kebijakan DHE dan Ekspor via Danantara Mulai Berlaku 1 Juni 2026

Airlangga: Kebijakan DHE dan Ekspor via Danantara Mulai Berlaku 1 Juni 2026

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:54 WIB

Jakarta Dikepung 24 Ribu CCTV, Polda Metro Jaya: Penjahat Tak Punya Ruang Gerak!

Jakarta Dikepung 24 Ribu CCTV, Polda Metro Jaya: Penjahat Tak Punya Ruang Gerak!

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:52 WIB

Bersih-bersih Jakarta! Polda Metro Jaya Tangkap 173 Bandit Jalanan, Sita 8 Senjata Api

Bersih-bersih Jakarta! Polda Metro Jaya Tangkap 173 Bandit Jalanan, Sita 8 Senjata Api

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:43 WIB

Banten Daerah Industri, Marinus Gea Desak Program HAM Fokus Lindungi Hak Buruh

Banten Daerah Industri, Marinus Gea Desak Program HAM Fokus Lindungi Hak Buruh

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:36 WIB

Eks Gubernur BI Beri Masukan ke Prabowo soal Penanganan Hadapi Krisis

Eks Gubernur BI Beri Masukan ke Prabowo soal Penanganan Hadapi Krisis

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:18 WIB

Jakarta Barat Kini Berjuluk 'Gotham City', Hardiyanto Kenneth: Saya Jadi Batman!

Jakarta Barat Kini Berjuluk 'Gotham City', Hardiyanto Kenneth: Saya Jadi Batman!

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:02 WIB