Tunggal Putri Kandas, Indonesia Sisakan Tujuh Wakil

Rizki Nurmansyah

Kamis, 31 Maret 2016 | 07:28 WIB
Tunggal Putri Kandas, Indonesia Sisakan Tujuh Wakil
Linda Wenifanetri jadi salah satu wakil tunggal putri Indonesia yang kandas di babak awal [Humas PBSI]

Suara.com - Indonesia sisakan tujuh wakilnya di babak kedua India Open Super Series 2016. Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi jadi wakil Indonesia terakhir yang lolos ke fase berikutnya di ajang yang berhadiah total 300 ribu dolar AS (sekitar Rp3,9 miliar) ini.

Ganda putra tersebut mengalahkan wakil tuan rumah, K. Nandagopal/Shlok Ramchandran, dua game langsung di babak pertama, 21-10, 21-13.

“Di laga ini kami gunakan untuk adaptasi lapangan. Walaupun menang, kami sebenarnya juga dapat perlawanan, terutama di game kedua. Kalau tidak hati-hati bisa berbahaya buat kami,” kata Ricky usai pertandingan.

Langkah awal pasangan Indonesia ini memang belum terlalu berat. Namun mereka harus waspada di babak berikutnya karena akan berhadapan dengan lawan yang lebih sulit.

Di babak kedua, unggulan ketujuh tersebut sudah ditunggu pasangan Jepang, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda. Meski punya catatan bagus di dua pertemuan sebelumnya, namun Angga/Ricky mengaku tetap waspada.

“Lawan mereka kami harus siap main reli panjang, siap power-nya juga. Karena mereka punya power yang bagus,” jelas Ricky.

“Antisipasi dari mereka tentu bola panjangnya, karena pola mereka beda dengan kami. Yang pasti tidak gampang,” Angga menambahkan.

Sementara, enam wakil Indonesia yang juga lolos ke babak kedua, diantaranya ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. Di ganda putri, Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari dan Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi juga aman ke babak dua.

Sedangkan, Tommy Sugiarto dan Sony Dwi Kuncoro juga solid amankan posisi mereka di tunggal putra.

Hasil yang kurang menggembirakan terjadi di tunggal putri, dimana tidak ada yang tersisa dari wakil Indonesia di sekotr ini. Dua wakil Merah Putih, Linda Wenifanetri dan Maria Febe Kusumastuti tak kuasa mengatasi lawannya dan selesai lebih awal.

Linda kalah tiga game dari Yui Hashimoto (Jepang), 21-18, 11-21, 20-22. Sementara Febe kalah dari Porntip Buranaprasertsuk (Thailand) 18-21, 7-21. (PBSI)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gagal di New Zealand, Angga/Ricky Incar Hasil Lebih Baik di India

Gagal di New Zealand, Angga/Ricky Incar Hasil Lebih Baik di India

News | Rabu, 30 Maret 2016 | 07:45 WIB

Jadi Unggulan Pertama, Greysia/Nitya Ingin Tampil Tanpa Beban

Jadi Unggulan Pertama, Greysia/Nitya Ingin Tampil Tanpa Beban

News | Rabu, 30 Maret 2016 | 07:07 WIB

Indonesia Turunkan Sembilan Wakil di India Open

Indonesia Turunkan Sembilan Wakil di India Open

News | Selasa, 29 Maret 2016 | 07:45 WIB

Tak Bugar, Owi/Butet dan Praveen/Debby Batal Ikut India Open

Tak Bugar, Owi/Butet dan Praveen/Debby Batal Ikut India Open

News | Selasa, 29 Maret 2016 | 06:55 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×