Prijanto Bongkar Sosok Sunny Tanuwidjaja

Ardi Mandiri, Nikolaus Tolen

Sabtu, 09 April 2016 | 16:51 WIB
Prijanto Bongkar Sosok Sunny Tanuwidjaja
KPK
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto mengungkapkan siapa sebenarnya sosok Sunny Tanuwidjaja yang sudah dicekal imigrasi agar tidak berpergian keluar negeri atas permintaan Komisi Pemberantasan Korupsi.
 
Sunny, berdasarkan keterangan dari Kuasa Hukum Tersangka Mohamad Sanusi, Krisna Murthi, adalah orang dekat Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama.  Namun, ada juga yang mengatakan bahwa lelaki yang sedang menyelasaikan studi doktoralnya tersebut sebagai staf khusus Ahok.
 
Untuk tidak berkutat pada perdebatan yang tidak ada ujungnya, mantan Pendamping Fauzi Wibowo atau Foke tersebut memaparkan semuanya. Menurutnya, Sunny memiliki kaitan erat dengan Ahok. Tidak hanya sampai di situ, Prijanto juga mengatakan bahwa Sunny juga memiliki kaitan erat dengan Agung Podomoro Land.
 
"Siapa Sunny dan bagaimana hubungannya dengan Ahok dan Podomoro? Saya simpulkan ada hubungan yang erat antara Pak Ahok Pak Sunny dan Podomoro," kata Prijanto saat menjelaskan slide yang ditampilkannya terkait dugaan korupsi Taman BMW di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu(9/4/2016).
 
Lebih lanjut Prijanto juga menjelaskan bahwa saat dirinya membicarakan kasus Taman BMW tersebut, dirinya pernah berbicara dengan Pak Ahok. Namun, terkait adanya kekeliruan yang berkaitan dengan Taman BMW tersebut, Projanto hanya membicarakannya kepada Sunny, dengan harapan Sunny menyampaikannya kepada Ahok.
 
"Anehnya ketika saya bilang ke Sunny, Sun baca ini, mengapa sya lewat Sunny, karena saya tahu Sunny adalah staf pribadi Pak Ahok. Kalau saya pake kantor, beliau mesti ada di situ. Kalau saya ke pak Ahok itu mesti dominan pak Ahok, makanya saya panggil Sunny saja biar baca dokumen ini,"cerita Prijanto setelah menjelaskan slide yang ditamoilkannya dalam diskusi bertajuk 'Reklamasi Penuh Duri' di Kawasan Cikini.
 
Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa "Setelah baca itu benar itu bodong, Sunny ngomong, Sun harus lapor Pak Ahok, Wagub waktu itu. Ketemu saya makan malam, Pak Ahok saya kasih data. Loh, seminggu kemudian Pak Ahok  mengatakan tidak ada korupsi di BMW,  artinya bahwa serah terima pengembang podomoro sudah benar, darimana itu?," kata Prijanto.
 
Hal itu pula lah yang melatarbelakangi dirinya berani untuk meminta Mantan Bupati Belitung Timur tersebut taruhan Rp1 miliar.Karena menurutnya, dalam kasus BMW tersebut ada korupsinya
 
"Ini yang saya katakan taruhan Rp1 miliar itu,  tapi belum ada respon, padahal kalau Pak Ahok ditantang debat  Fadli Zon malah akan dibawa ke ring tinju, tapi ini Rp1 miliar sama saya, Pak Ahok nggak muncul-muncul, nggak ada sponsornya," kata Prijanto.
 
Karena itu menurutnya, bahwa sebenarnya ada pbiaran pelanggaran msa lalu yang dilakukan oleh Ahok.
 
"Kaitan di sini, di sini terjadi pembiaran terhadap kasus korupsi masa lalu dan saya katakan patut diduga ikut secara tidak langsung adanya dugaan korupsi Taman BMW, karena disertifikatkan dengan cara yang tidak benar. Ini sudah saya sampaikan jauh sebelum Pak Ahok mencalonkan," kata Prijanto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Djarot dan Ahok Beda Pendapat Soal Staf Khusus, Ada Apa Ini?

Djarot dan Ahok Beda Pendapat Soal Staf Khusus, Ada Apa Ini?

News | Jum'at, 08 April 2016 | 17:46 WIB

Sunny Orang CSIS Lebih Banyak Beri Nasihat Politik ke Ahok

Sunny Orang CSIS Lebih Banyak Beri Nasihat Politik ke Ahok

News | Jum'at, 08 April 2016 | 16:54 WIB

Terkini

Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan

Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:15 WIB

Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?

Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:00 WIB

AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?

AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:55 WIB

Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!

Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:46 WIB

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:00 WIB

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB