Djarot dan Ahok Beda Pendapat Soal Staf Khusus, Ada Apa Ini?

Siswanto | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Jum'at, 08 April 2016 | 17:46 WIB
Djarot dan Ahok Beda Pendapat Soal Staf Khusus, Ada Apa Ini?
Wagub Djarot ikut orasi solidaritas Bom Thamrin [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Wakil Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengaku tidak pernah punya staf khusus seperti Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

"Saya 10 tahun tidak ada staf khusus. Karena saya percaya sama birokrasi. Kami manfaatin betul birokrasi. Kami tidak pernah tergantung pada staf-staf khusus seperti itu," kata Djarot setelah salat Jumat di Masjid Al Falah, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Menurut Djarot orang yang mengerti masalah pemerintahan dan kemasyarakatan serta pembangunan adalah birokrasi.

"Bukan staf khusus ya. Staf khusus itu tugasnya hanya kasih masukan saja, tapi selama ini saya tidak. Dengan cara itu pengambilan keputusan tersebut kita betul-betul tidak pada satu orang. Saya mah no," kata Djarot.

Djarot mengatakan kalau kepala daerah memerlukan staf khusus atau tenaga ahli, bisa mengambil dari bawahan di pemerintahan.

"Contoh saya mengambil staf khusus untuk mendampingi membangun perpustakaan khusus Bung Karno (waktu di Blitar) karena disainnya khusus, orang arsitektur yang mengerti betul sejarah saya ambil, saya ambil orang Jakarta lho, profesor Gunawan, orang UI, kenapa? Karena dia tahu persis," kata Djarot.

"Jadi kami ambil khusus untuk membantu, karena kami ngga ada kemampuan itu. Sebagai wagub pun tidak ada (staf khusus). Anda boleh lihat tidak ada. Saya percaya sama birokrasi, karena mereka sudah pengalaman," kata Djarot menambahkan.

Menurut Djarot kalau birokrasi dirasakan Ahok masih kurang baik, maka diperlukan peran seorang pemimpin untuk mengubahnya.

"Kalau seumpama di masa lalu birokrasi pikirannya masih malas, korup, dan sebagainya ya tugas kami dong untuk bisa nata, bangun mentalnya dan moralnya. Tidak semua birokrasi jelek lho, banyak yang bagus. Banyak yang kerja keras lho," katanya.

Pernyataan Djarot agaknya menyindir Ahok.

Siang tadi, Ahok mengatakan punya belasan staf, tetapi status mereka bukan staf pribadi resmi atau yang dibayar pemerintah.

"Saya tidak ada staf pribadi sebenarnya, tapi saya punya belasan staf. Sakti, Michael, Melva, dan lain-lain," ujar Ahok.

Begitu juga dengan Sunny Tanuwidjaja yang belakangan ini namanya sering disebut setelah mantan Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra M. Sanusi ditangkap KPK karena diduga menerima uang suap sebesar RP2 miliar dari bos PT. Agung Podomoro Land (Tbk) terkait pembahasan dua raperda.

Ahok mengatakan Sunny merupakan staf magang yang tidak dibayar. Sunny merupakan mahasiswa doktoral di Department of Political Science, Northern Illinois University. Sunny magang di Balai Kota untuk mengkaji cara kerja Ahok selama memimpin Jakarta dan mempelajari gaya politik Ahok. Sunny juga pernah tercatat sebagai peneliti di lembaga Centre for Strategic and International Studies Jakarta.

"Kalau Sunny lebih banyak kasih advice (nasihat) politik karena dia CSIS. Ini bahasa kampung saya, kalau bodoh nurut kalau pintar ngajar. Jadi saya sama staf saya sederhana, kalau anda lebih pintar ajarin saya kalau lebih bodoh saya ajarin," kata Ahok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sunny Orang CSIS Lebih Banyak Beri Nasihat Politik ke Ahok

Sunny Orang CSIS Lebih Banyak Beri Nasihat Politik ke Ahok

News | Jum'at, 08 April 2016 | 16:54 WIB

Skandal di Teluk Jakarta, Ahok: Sunny Tahu Soal Reklamasi

Skandal di Teluk Jakarta, Ahok: Sunny Tahu Soal Reklamasi

News | Jum'at, 08 April 2016 | 16:23 WIB

Cuitan Dubes Yusron yang Disoal Relawan Ahok Mulai Diusut Polisi

Cuitan Dubes Yusron yang Disoal Relawan Ahok Mulai Diusut Polisi

News | Jum'at, 08 April 2016 | 16:12 WIB

Walau Tak Mau Dukung, PKS Tak akan Jadikan Ahok Musuh Bersama

Walau Tak Mau Dukung, PKS Tak akan Jadikan Ahok Musuh Bersama

News | Jum'at, 08 April 2016 | 14:57 WIB

Terkini

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB

Kasatgas PRR: Rehabilitasi Pascabencana Tetap Prioritas, Kehadiran Presiden Jadi Bukti

Kasatgas PRR: Rehabilitasi Pascabencana Tetap Prioritas, Kehadiran Presiden Jadi Bukti

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 20:21 WIB

Mengejutkan! Istri Noel Bocorkan Gus Yaqut Hilang dari Rutan KPK Sejak Malam Takbiran?

Mengejutkan! Istri Noel Bocorkan Gus Yaqut Hilang dari Rutan KPK Sejak Malam Takbiran?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:23 WIB

Silaturahmi Lebaran di Istana, Prabowo Sambut Hangat Kunjungan SBY dan Keluarga

Silaturahmi Lebaran di Istana, Prabowo Sambut Hangat Kunjungan SBY dan Keluarga

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:13 WIB

Iran Tembak Rudal Balistik ke Diego Garcia, Pangkalan Pesawat Pengebom Amerika di Samudra Hindia

Iran Tembak Rudal Balistik ke Diego Garcia, Pangkalan Pesawat Pengebom Amerika di Samudra Hindia

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:04 WIB

Tahun Ini Kemnaker Perluas Akses Pelatihan Vokasi dan Hapus Batasan Tahun Kelulusan

Tahun Ini Kemnaker Perluas Akses Pelatihan Vokasi dan Hapus Batasan Tahun Kelulusan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:18 WIB

Kisah Haru Driver Ojol dan Tunanetra yang Akhirnya Bisa Masuk Istana di Momen Lebaran Presiden

Kisah Haru Driver Ojol dan Tunanetra yang Akhirnya Bisa Masuk Istana di Momen Lebaran Presiden

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:44 WIB

Mata Membesar dan Senyum Hilang PM Jepang Saat Donald Trump Ngoceh Soal Pearl Harbor

Mata Membesar dan Senyum Hilang PM Jepang Saat Donald Trump Ngoceh Soal Pearl Harbor

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:35 WIB

Terbongkar! Isi Obrolan 2 Jam Prabowo dan Megawati di Istana, Singgung Geopolitik Global?

Terbongkar! Isi Obrolan 2 Jam Prabowo dan Megawati di Istana, Singgung Geopolitik Global?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:16 WIB

Puan Maharani Beri Sinyal Pertemuan Susulan Megawati-Prabowo: Insyaallah Secepatnya!

Puan Maharani Beri Sinyal Pertemuan Susulan Megawati-Prabowo: Insyaallah Secepatnya!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 16:50 WIB