Skandal "Panama Papers", Pejabat RI Diimbau Teladani PM Islandia

Arsito Hidayatullah, Agung Sandy Lesmana

Minggu, 10 April 2016 | 19:10 WIB
Skandal "Panama Papers", Pejabat RI Diimbau Teladani PM Islandia
Logo firma Mossack Fonseca di Panama City. (Reuters)

Suara.com - Program Manager International NGO Forum on Indonesia Development (INFID), Khoirun Nikmah, meminta kepada pejabat negara Indonesia yang namanya terseret skandal Panama Papers, untuk bisa mengundurkan diri dari jabatannya. Nikmah pun mencontohkan pengunduran diri Perdana Menteri (PM) Islandia, Sigmundur Gunnlaugsson, menyusul desakan puluhan ribu warganya terkait bocornya dokumen Panama Papers.

"Kalau dia pejabat publik, harusnya dia bisa mencontoh PM Islandia. Harus mengundurkan diri," kata Nikmah, dalam konferensi pers Forum Pajak Berkeadilan bertajuk "Panama Papers: Terkuaknya Fenomena Gunung Es Kejahatan Pajak", di kantor Transparency Internasional Indonesia (TII), Jalan Senayan Bawah, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (10/4/2016).

 
Selain pejabat negara, menurutnya para pengusaha Indonesia yang namanya juga terdaftar dalam firma hukum Mossack Fonseca, harus segera menutup penyimpanan hasil kekayaannya di luar negeri.

"Kalau pengusaha, kalau niatnya untuk menghindari pajak, ya harus ditutup. Jadi, niat baik itu harus ditunjukkan dengan tindakan," kata dia.

Selain itu, Nikmah juga mendesak pemerintah untuk bisa mengusut asal-usul kekayaan dari nama-nama pejabat dan pengusaha yang tercatat dalam dokumen Panama Papers tersebut.

"Harus juga diusut dari mana hasil uangnya, asal-usul (dari) mana kekayaan itu didapat," kata dia.

Sebelumnya diketahui, sejumlah besar data klien firma hukum Mossack Fonseca diperoleh jurnalis, yang kemudian mencuat dengan nama skandal The Panama Papers. Data tersebut memuat nama-nama tidak saja taipan maupun perusahaan, namun juga pejabat di sejumlah besar negara, yang datanya antara lain didapat oleh Konsorsium Jurnalis Investigasi Internasional.

Adapun nama sejumlah pejabat Indonesia yang diduga masuk dalam dokumen Panama Papers, sebagaimana pemberitaan sejumlah media, di antaranya adalah politisi Partai Nasdem Jhony G Plate, politisi Golkar Airlangga Hartarto, juga pengusaha Sandiaga Uno yang belakangan diketahui hendak maju menjadi bakal calon Gubernur DKI Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Oesman Sapta Yakin Dirjen Pajak Tak Mau Terus Dibohongi

Oesman Sapta Yakin Dirjen Pajak Tak Mau Terus Dibohongi

Bisnis | Sabtu, 09 April 2016 | 12:37 WIB

Menkeu Akui Data "Panama Papers" Mirip Dengan Data Dirjen Pajak

Menkeu Akui Data "Panama Papers" Mirip Dengan Data Dirjen Pajak

News | Sabtu, 09 April 2016 | 05:45 WIB

Keganjilan di "Panama Papers", ke Mana Orang-orang Kuat Amerika?

Keganjilan di "Panama Papers", ke Mana Orang-orang Kuat Amerika?

News | Jum'at, 08 April 2016 | 14:49 WIB

Heboh "Panama Papers", PM Inggris Akui Punya Saham di Bisnis Ayah

Heboh "Panama Papers", PM Inggris Akui Punya Saham di Bisnis Ayah

News | Jum'at, 08 April 2016 | 13:04 WIB

Terkini

Kasus YTR Berbuntut Desakan Hukuman Kebiri, DPR Minta Polisi Telusuri Korban Lain

Kasus YTR Berbuntut Desakan Hukuman Kebiri, DPR Minta Polisi Telusuri Korban Lain

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:04 WIB

Bantah Mobilisasi Massa Demo Pro MBG, Bakom RI: Itu Tidak Benar!

Bantah Mobilisasi Massa Demo Pro MBG, Bakom RI: Itu Tidak Benar!

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:59 WIB

Selly Gantina Kecam Aksi Biadab Pacar Sekap Perempuan 3 Tahun di Bandung: Tak Boleh Ada Impunitas

Selly Gantina Kecam Aksi Biadab Pacar Sekap Perempuan 3 Tahun di Bandung: Tak Boleh Ada Impunitas

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:49 WIB

Jelang 500 Tahun Jakarta, DPRD Minta Aspirasi Warga Jadi Prioritas Pembangunan

Jelang 500 Tahun Jakarta, DPRD Minta Aspirasi Warga Jadi Prioritas Pembangunan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:31 WIB

Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi

Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:28 WIB

Hotman Paris Pakai Tongkat ke Singapura, Bawa Amanah Rp500 Juta dari Bos Mayapada untuk Yuvita

Hotman Paris Pakai Tongkat ke Singapura, Bawa Amanah Rp500 Juta dari Bos Mayapada untuk Yuvita

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:27 WIB

Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?

Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:12 WIB

Alasan Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Meski Ditolak Kejagung

Alasan Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Meski Ditolak Kejagung

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:11 WIB

Dua Peserta Meninggal, Pakar UGM Desak Latihan Militer SPPI Dihentikan!

Dua Peserta Meninggal, Pakar UGM Desak Latihan Militer SPPI Dihentikan!

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:10 WIB

Tak Menyerah, Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Setelah Ditolak Kejagung

Tak Menyerah, Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Setelah Ditolak Kejagung

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:02 WIB