Menang "Rubber Game", Greysia/Nitya: Kuncinya Kontrol Diri

Rizki Nurmansyah | Suara.com

Jum'at, 15 April 2016 | 17:30 WIB
Menang "Rubber Game", Greysia/Nitya: Kuncinya Kontrol Diri
Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari, melangkah ke semifinal Singapura Open Super Series 2016, (15/4) [Humas PBSI]

Suara.com - Pertarungan yang cukup melelahkan harus dijalani ganda putri andalan Indonesia, Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari, di perempat final Singapura Open Super Series 2016, Jumat (15/4/2016).

Menghadapi pasangan non-unggulan asal Cina, Chen Qingchen/Jia Yifan, unggulan kedua tersebut dipaksa bermain hingga 70 menit sebelum memenangkan pertarungan rubber game, 21-19, 20-22, 21-12.

Meski di atas kertas lebih diunggulkan, namun Chen/Jia mampu menyulitkan Greysia/Nitya. Di awal permaianan, Greysia/Nitya unggul meyakinkan hingga 13-6, namun pelan-pelan pasangan muda Tiongkok ini menyusul hingga 19-20. Namun, mampu Greysia/Nitya keluar dari situasi menegangkan ini dengan merebut game point di game pertama.

Di game kedua, Chia/Jia tampil menekan. Alhasil, mereka berhasil unggul jauh 11-3 di interval game kedua. Namun, tak disangka, Greysia/Nitya mampu membalikkan keadaan dan berganti unggul 19-15.

Sayangnya, Greysia/Nitya terlalu terburu-buru ingin menyelesaikan pertandingan, sehingga banyak pukulannya yang tidak terkontrol. Situasi ini pun jadi keuntungan bagi Chia/Jia dan memenangkan game kedua.

Pada game ketiga, Greysia/Nitya yang berambisi besar lolos ke semifinal, tak memberi ruang bagi Chia/Jia mengembangkan permainan. Hasilnya, mereka pun sempat unggul jauh 16-2 sebelum bisa menutup pertandingan dengan skor 21-12.

"Di game kedua kami ketinggalan jauh karena kami terlalu memaksa untuk menyerang, dan akibatnya kami tidak bisa mengontrol pukulan. Lalu kami berusaha tenang, malah jadi enak untuk menerapkan permainan kami," kata Nitya.

"Kami cuma meneruskan strategi seperti di game kedua, kami dapat banyak sekali angka. Kami mau tetap pegang pola ini sampai di game ketiga dan berhasil. Intinya kontrol diri adalah hal yang paling berpengaruh buat penampilan kami," Greysia menimpali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lolos ke 8 Besar, Hendra/Ahsan Makin Ambisius Raih Gelar Juara

Lolos ke 8 Besar, Hendra/Ahsan Makin Ambisius Raih Gelar Juara

News | Kamis, 14 April 2016 | 18:30 WIB

Taklukkan Mantan Juara Dunia, Kevin/Marcus ke Perempat Final

Taklukkan Mantan Juara Dunia, Kevin/Marcus ke Perempat Final

News | Kamis, 14 April 2016 | 17:30 WIB

Kalahkan Wakil Korsel, Greysia/Nitya Perpanjang Rekor Kemenangan

Kalahkan Wakil Korsel, Greysia/Nitya Perpanjang Rekor Kemenangan

News | Kamis, 14 April 2016 | 16:22 WIB

Ditanya Kans Pertahankan Gelar, Angga/Ricky: Fokus Satu per Satu

Ditanya Kans Pertahankan Gelar, Angga/Ricky: Fokus Satu per Satu

News | Rabu, 13 April 2016 | 22:00 WIB

Terkini

Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!

Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:34 WIB

Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi

Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:30 WIB

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:23 WIB

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:04 WIB

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:52 WIB

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:51 WIB

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:42 WIB

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:40 WIB

Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan

Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:33 WIB

Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM

Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:28 WIB