Puisi Menggetarkan untuk Yuyun

Siswanto

Jum'at, 06 Mei 2016 | 13:10 WIB
Puisi Menggetarkan untuk Yuyun
Aksi solidaritas untuk Yuyun di depan Istana Merdeka, Jakarta [suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Rupa-rupa cara digunakan masyarakat Indonesia untuk mengekspresikan keprihatinan dan empati atas kasus yang menimpa Yuyun (14), pelajar kelas II SMP Negeri 5, Kecamatan Padang Ulak Tanding, Bengkulu. Yuyun diperkosa oleh 14 pemuda usai pulang sekolah pada pertengahan April, dan setelah itu dibunuh.

"Tidak tahu harus empati apalagi yang akan ditunjukkan. Dengan berulang-ulangnya kasus kematian anak dalam perkosaan. Dan kisah Yuyun akan jadi pengulangan pemberitaan," kata Majelis Pelayanan Sosial Pimpinan Pusat Muhammadiyah Farid Ari Fandi melalui pesan tertulis yang diterima Suara.com, Minggu (6/5/2016).

Itu sebabnya, kata Farid, perlu aksi luar biasa ekstrim untuk menggugah kesadaran masyarakat agar kasus serupa tak terulang.

Yuyun hanyalah satu dari sekian anak yang selama ini menjadi korban kekerasan. Kasus kekerasan terhadap anak ibarat gunung es. Banyak yang belum teridentifikasi.

Farid mengekspresikan perasaannya melalui sebuah puisi. Dia berharap puisi ini dapat mewakili, sebab tak ada cara lain lagi untuk berekspresi.

"Semua terlalu berlebihan, bila tidak bicara substansi perubahan perlindungan anak," katanya.

Berikut ini puisi karya Farid:

Puisi dari Negeri Seberang
3 Denting Kematian Yang Sia Sia

Puisi ini kami teriakkan dalam hati
Bukan untuk kami perdengarkan, apalagi sekedar menyebarluaskannya
Puisi ini untuk kami para anak yang siap jadi korban berikutnya

Kami menanyakan,
Sampai kapan berita kematian kami menjadi produksi berita yang tiada pernah ujungnya
Berapa lama harga diri kami sebagai anak terus dikomersialisasikan
Berapa lama lagi kami dibisniskan untuk memenuhi keinginanmu

Dan sekarang kau berteriak atas dampak massif kesalahanmu
Berteriak ke sana kemari untuk menunjukkan kehebatanmu
Padahal setiap hari kami diperdagangkan olehmu
Demi ambisi menciptakan generasi bangsa yang kamu idamkan

Sebentar lagi kau akan berkumpul membicarakan penderitaanku
Tapi itu semua percuma, reaktif, karena aku telah tiada

Masih ingat kisah kami….
Kisah anak dilampung yang mahkotanya harus dionggrok kayu,
Kisah anak di Bali yang dikubur hidup hidup
Kisah anak di Bengkulu yang dibuang di jurang dalam onggokan kenistaan
Kisah anak sekolah hari ini dihukum merokok dan memakai bra

Semuanya hanya menjadi berita berita kepiluan,
Semakin diberitakan memilukan
Semakin digambarkan semakin mengebalkan kita akan rasa kepedihan
Karena akhirnya rasa kemanusiaan itu terus membeku,
Menguakkan kita akan ketidak kuatan mendengarnya
Semakin menguatkan kita menutup kuping, untuk melupakannya

Dan tinggal menunggu bagian cerita berikutnya
Untuk kembali membuka telinga, menyebarkan berita, meneriakkan orang berkuasa
Dengan harapan mampu mendengarkan penderitaannya

Sambil berdoa:
Ya Tuhan kembalikan hak kami anak anak Indonesia
Yang telah direnggut orang orang tidak bertanggung jawab
Ya Tuhan sadarkan mereka yang diberi tampuk kekuasaan dan anggaran untuk anak anak Indonesia
Agar bekerja sungguh sungguh, demi kami yang terus menderita

Tiada tempat berharap selain padaMU

Tertanda,
Anak anak yang siap siap menjadi korban kekerasan berikutnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pesan Terakhir Mendiang Yuyun sebelum Tewas Diperkosa 14 Lelaki

Pesan Terakhir Mendiang Yuyun sebelum Tewas Diperkosa 14 Lelaki

News | Jum'at, 06 Mei 2016 | 06:15 WIB

Ketua MPR: Pemerkosaan Perbuatan Biadab!

Ketua MPR: Pemerkosaan Perbuatan Biadab!

News | Jum'at, 06 Mei 2016 | 03:12 WIB

Mendiang Yuyun Supel dan Rajin Yasinan

Mendiang Yuyun Supel dan Rajin Yasinan

News | Jum'at, 06 Mei 2016 | 06:09 WIB

Cerita Mendiang Yuyun yang Pintar Mengaji dan Ingin Jadi Guru

Cerita Mendiang Yuyun yang Pintar Mengaji dan Ingin Jadi Guru

News | Jum'at, 06 Mei 2016 | 06:01 WIB

Ini Pasal Berlapis yang Cocok Buat Pemerkosa dan Pembunuh Yuyun

Ini Pasal Berlapis yang Cocok Buat Pemerkosa dan Pembunuh Yuyun

News | Jum'at, 06 Mei 2016 | 06:31 WIB

Terkini

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:00 WIB

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:30 WIB

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB