"3 in 1" Dihapus, DKI Mulai Kaji 'Ganjil Genap'

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 12 Mei 2016 | 16:10 WIB
"3 in 1" Dihapus, DKI Mulai Kaji 'Ganjil Genap'
Suasana di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (10/5). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama dengan Polda Metro Jaya sepakat menghapus aturan "3 in 1" pekan depan. Sebagai gantinya, Pemprov DKI akan menerapkan sistem jalan berbayar atau electronic road pricing (ERP).

Sambiil menunggu aturan baru itu diterapkan di sejumlah ruas jalan di Jakarta, Pemprov DKI dikatakan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok untuk sementara akan memberlakukan aturan plat nomor ganjil genap.

"Pasti hapus, ERP tahun 2017 baru implemeneetasi, tapi kita mulai kaji hari ini bagaimana kalau ganjil genap sambil menunggu (ERP)," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (12/5/2016).

Ahok menyadari keinginan pemprov DKI untuk memindahkan masyarakat beralih ke transportasi umum masih belum efektif. Ini telihat masih banyak warga yang memilih menaiki kendaraan pribadi.

"Karena bagaimanapun volume kendaraan tetap nambah, orang tetap nggak berpikir buat naik bus, (karena) tetap lebih nyaman mobil pribadi," jelas Ahok.

Untuk memperkuat aturan "3 in 1" dihapus, rencananya mantan Bupati Belitung Timur ini akan menerbitkan Peraturan Gubernur baru. Sejauh ini aturan penerapan kawasan "3 in 1" menggunakan Pergub nomor 4104 tahun 2003 tentang perluasan dan perpanjangan jalur "3 in 1".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wakil Ketua DPRD Jakarta Tolak Penghapusan 3 In 1

Wakil Ketua DPRD Jakarta Tolak Penghapusan 3 In 1

News | Rabu, 11 Mei 2016 | 16:42 WIB

3 In 1 Tak Efektif, Per 15 Mei Dihapus dari Jakarta

3 In 1 Tak Efektif, Per 15 Mei Dihapus dari Jakarta

News | Rabu, 11 Mei 2016 | 12:51 WIB

Tak Cuma Sore, 3 in 1 Bisa Saja Dihapus Total dari Jakarta

Tak Cuma Sore, 3 in 1 Bisa Saja Dihapus Total dari Jakarta

News | Rabu, 11 Mei 2016 | 08:56 WIB

3 In 1 Diberlakukan Sore Hari

3 In 1 Diberlakukan Sore Hari

Foto | Selasa, 10 Mei 2016 | 18:13 WIB

Polisi Setuju Usulan Ahok, 3 in 1 Diberlakukan Sore Hari

Polisi Setuju Usulan Ahok, 3 in 1 Diberlakukan Sore Hari

News | Rabu, 04 Mei 2016 | 13:04 WIB

Pemberlakuan 3 In 1 Sore Hari, Tunggu Hasil Evaluasi Pemprov DKI

Pemberlakuan 3 In 1 Sore Hari, Tunggu Hasil Evaluasi Pemprov DKI

News | Rabu, 04 Mei 2016 | 12:30 WIB

Aturan 3 in 1 di Jakarta Tetap Berlaku Sore Hari

Aturan 3 in 1 di Jakarta Tetap Berlaku Sore Hari

News | Rabu, 04 Mei 2016 | 08:32 WIB

Yuke: Jangan Sampai Mobil Dipermudah, Tapi Motor Dipersulit

Yuke: Jangan Sampai Mobil Dipermudah, Tapi Motor Dipersulit

News | Rabu, 20 April 2016 | 13:47 WIB

Alasan Ahok Perpanjang Uji Coba Penghapusan "3 in 1"

Alasan Ahok Perpanjang Uji Coba Penghapusan "3 in 1"

News | Jum'at, 15 April 2016 | 14:31 WIB

Polisi: Banyak Masukan Selama Uji Coba Penghapusan 3 In 1

Polisi: Banyak Masukan Selama Uji Coba Penghapusan 3 In 1

News | Jum'at, 15 April 2016 | 13:20 WIB

Terkini

Waduk di Dunia Diam-Diam Kehilangan Kapasitas Air: Sedimentasi Jadi Ancaman yang Sering Terabaikan

Waduk di Dunia Diam-Diam Kehilangan Kapasitas Air: Sedimentasi Jadi Ancaman yang Sering Terabaikan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:50 WIB

BEM UBK Ngaku Terima Uang, PSI Bela Gibran: Tak Mungkin Mas Wapres Main-main dengan Mahasiswa

BEM UBK Ngaku Terima Uang, PSI Bela Gibran: Tak Mungkin Mas Wapres Main-main dengan Mahasiswa

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:38 WIB

Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?

Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:35 WIB

2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya

2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:33 WIB

Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas

Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:32 WIB

Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik

Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:04 WIB

Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief

Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:02 WIB

Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut

Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:55 WIB

Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang

Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:52 WIB

Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?

Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:27 WIB