Ahok Bicara Komunisme: Kalau Ganti Ideologi Tangkap Dong

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 17 Mei 2016 | 16:25 WIB
Ahok Bicara Komunisme: Kalau Ganti Ideologi Tangkap Dong
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memenuhi panggilan KPK, Jakarta, Selasa (10/5). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan aparat keamanan seharusnya mengamankan penyebar ajaran komunisme yang dilakukan secara paksaan, bukan malah menangkapi orang yang memakai kaos berlambang palu arit atau menyita buku yang dianggap berisi komunisme.

"Ya tergantung, kalau dia sebarkan memaksa, mengganti ideologi ya ditangkap dong," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (17/5/2016).

Pernyataan Ahok terkait tindakan aparat keamanan belakangan ini terhadap para pengguna kaos berlambang palu arit dan penyitaan buku berjudul Palu Arit di Ladang Tebu di kawasan Kramatjati, Jakarta Timur.

"Kalau cuma sekedar itu (buku) kan, sekarang kita alat demokrasi kan bebas, yang penting kamu ngumpul nggak, kalau mau ganti ideologi ya ditangkep," kata Ahok.

"Komunis kan ekstrim kiri, ekstrim kanan bahaya nggak menurut kamu? (Misal) teriak-teriak mau ganti pancasila, tangkap itu harusnya, itu saja," kata mantan Bupati Belitung Timur itu menambahkan.

Sebelumnya, Ketua Setara Institute Hendardi menilai ultimatum Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu terkait buku-buku yang memuat sejarah, ajaran, hasil investigasi yang berhubungan dengan peristiwa 1965 dan PKI merupakan tindakan yang bertentangan dengan nalar publik, mengancam kebebasan berpikir, kebebasan berekspresi, dan ilmu pengetahuan.

Menurut Hendardi penyisiran sejumlah toko buku juga merupakan tindakan dan reaksi berlebihan atas fenomena kebangkitan PKI, yang justru diduga diproduksi oleh TNI konservatif berkolaborasi dengan kelompok Islam garis keras.

"Perintah Menhan kemungkinan keluar jalur dari apa yang diperintahkan oleh (Presiden) Jokowi beberapa waktu sebelumnya. Sebagai perintah penegakan hukum, maka sesungguhnya perintah itu bukan untuk TNI, melainkan tugas Polri sebagai penegak hukum," kata Hendardi melalui pesan tertulis kepada Suara.com, Minggu (15/5/2016).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Cari Lurah Tegas dan Jujur, yang Curang Siap-siap Ditendang

Ahok Cari Lurah Tegas dan Jujur, yang Curang Siap-siap Ditendang

News | Selasa, 17 Mei 2016 | 15:59 WIB

Taufik Tantang Janji Ahok Gugat Media, KPK dan Podomoro

Taufik Tantang Janji Ahok Gugat Media, KPK dan Podomoro

News | Selasa, 17 Mei 2016 | 14:57 WIB

Anak Muda Golkar Dukung Ahok, Novanto Masih Tanda Tanya

Anak Muda Golkar Dukung Ahok, Novanto Masih Tanda Tanya

News | Selasa, 17 Mei 2016 | 14:36 WIB

Setya Novanto Ketua Umum Golkar, Ini Komentar Ahok

Setya Novanto Ketua Umum Golkar, Ini Komentar Ahok

News | Selasa, 17 Mei 2016 | 13:57 WIB

Jokowi Diyakini Menang di Pilpres 2019, Ahok Siapkan Gebrakan

Jokowi Diyakini Menang di Pilpres 2019, Ahok Siapkan Gebrakan

News | Senin, 16 Mei 2016 | 22:37 WIB

Terkini

Produksi Batu Bara Turun, Bahlil Klaim PNBP Justru Meningkat

Produksi Batu Bara Turun, Bahlil Klaim PNBP Justru Meningkat

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 18:51 WIB

Nekat Seberangi Rel, Pejalan Kaki Tertemper KRL di Dekat Stasiun Karet

Nekat Seberangi Rel, Pejalan Kaki Tertemper KRL di Dekat Stasiun Karet

News | Senin, 21 September 2026 | 18:50 WIB

Menkeu Suahasil Tegaskan Pelantikan Pejabat Era Purbaya Tetap Sah

Menkeu Suahasil Tegaskan Pelantikan Pejabat Era Purbaya Tetap Sah

Video | Senin, 21 September 2026 | 18:48 WIB

Dipimpin Dasco, DPR-Pemerintah Sepakati RUU Reforma Agraria Lanjut ke Paripurna

Dipimpin Dasco, DPR-Pemerintah Sepakati RUU Reforma Agraria Lanjut ke Paripurna

News | Senin, 21 September 2026 | 18:46 WIB

Tolak Gelar Pahlawan Soeharto, Korban Tragedi Tanjung Priok 1984 Bersaksi di PTUN

Tolak Gelar Pahlawan Soeharto, Korban Tragedi Tanjung Priok 1984 Bersaksi di PTUN

News | Senin, 21 September 2026 | 18:46 WIB

7 Rekomendasi Tinted Sunscreen Lokal Pengganti Foundation Harian

7 Rekomendasi Tinted Sunscreen Lokal Pengganti Foundation Harian

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 18:45 WIB

Ketika Estetika Membuat Barang Kehilangan Umur Pakainya

Ketika Estetika Membuat Barang Kehilangan Umur Pakainya

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 18:42 WIB

Tim Tenis Indonesia Tunduk 0-4 dari Rumania di Ajang Piala Davis 2026

Tim Tenis Indonesia Tunduk 0-4 dari Rumania di Ajang Piala Davis 2026

Video | Senin, 21 September 2026 | 18:40 WIB

Ulasan Your Lie in April: Tentang Belajar Hidup sebelum Semuanya Terlambat

Ulasan Your Lie in April: Tentang Belajar Hidup sebelum Semuanya Terlambat

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 18:40 WIB

Polda Metro Usut Kasus Mafia Tanah PTSL Bogor: Beda dengan KPK

Polda Metro Usut Kasus Mafia Tanah PTSL Bogor: Beda dengan KPK

News | Senin, 21 September 2026 | 18:36 WIB

×