Tim Thomas Indonesia Kalah di Final, Menpora Tetap Bangga

Reky Kalumata

Minggu, 22 Mei 2016 | 19:48 WIB
Tim Thomas Indonesia Kalah di Final, Menpora Tetap Bangga
Menpora Imam Nahrawi memberikan keterangan pers soal pencabutan SK Pembekuan PSSI [Suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengaku bangga dengan perjuangan tim Thomas Indonesia meski pada babak final harus mengakui keunggulan tim Denmark di Stadion Bulu Tangkis Kunshan, China, Minggu (22/5/2016).

"Kami tetap bangga. Jangan pernah ragukan kebanggaan kita pada Merah Putih. Apalagi perjuangan anak-anak kita sudah habis-habisan tadi difinal Piala Thomas," kata pria yang akrab dipanggil Cak Imam itu dalam keterangan yang diterima media di Jakarta, Minggu.

Menurut dia, perjuangan Tommy Sugiarto dan kawan-kawan luar biasa bahkan harus jatuh bangun. Hasil di Kunshan harus menjadi pembelajaran penting. Kedepan pihaknya berharap atlet bulu tangkis Indonesia terus berlatih serta memantau perkembangan bulu tangkis negara-negara lain.

Secara teknis, kata dia, kemampuan atlet bulu tangkis Indonesia luar biasa. Namun, sejak awal memang ada kelemahan terutama disektor tunggal putra. Kedepan, kelemahan ini harus segera dibenahi agar bisa mampu menyumbangkan poin di kejuaraan yang akan datang.

"Pemerintah mendorong agar pembinaan usia dini mutlak dilakukan dan pencarian bibit berbakat dari seluruh penjuru Tanah Air juga harus dilakukan. PBSI sebagai induk organisasi harus jeli dan detail serta jangan memberi fokus pada klub-klub tertentu sehingga klub lain tidak punya tempat dipelatnas," katanya menambahkan.

Pada babak final, tim Thomas Indonesia harus tertinggal terlebih dahulu setelah pemain tunggal Tommy Sugiarto menyerah dari Victor Axelsen, 17-21 dan 18-21. Beruntung pasangan Hendra Setiawan/Muhammad Ahsan mampu menyamakan kedudukan setelah mengalahkan Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding, 21-18 dan 21-13.

Indonesia kembali tertinggal 1-2 setelah pemain tunggal kedua yaitu Anthony Ginting harus menyerah dari pemain senior Denmark, Jan O Jorgensen dengan skor 17-21 dan 12-21. Namun, kekalahan ini langsung dibalas pasangan Ricky Karanda/Angga Pratama setelah mengalahkan Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen, 21-16 dan 21-14.

Pada laga penentuan, Indonesia menurunkan pemain muda Ihsan Maulana. Hanya saja, pada pertandingan penentuan ini harus menyerah dari pemain tunggal Denmark lainnya yaitu Hans Kristian Vittinghus dengan skor 15-21 dan 7-21. Dengan kekalahan ini maka Indonesia gagal meraih gelar yang ke-14.

Dengan kekalahan ini juga memperpanjang rekor tanpa gelar Piala Thomas sejak 14 tahun lalu. Sebenarnya pada 2010 lalu tim Indonesia masuk final. Hanya saja di partai puncak di Malaysia harus mengakui keunggulan China dengan skor telak 0-3.

Sementara itu bagi tim Denmark, kemenangan 3-2 atas tim Thomas Indonesia adalah sebuah sejarah karena kemenangan di Kunshan adalah yang pertama kali setelah sebelumnya delapan kali menjadi runner-up kejuaraan bulu tangkis beregu putra bergengsi di dunia ini. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Erick Thohir Lantik Sesmenpora dan Deputi Baru, Targetkan Industri Olahraga Indonesia Naik Kelas

Erick Thohir Lantik Sesmenpora dan Deputi Baru, Targetkan Industri Olahraga Indonesia Naik Kelas

Sport | Sabtu, 11 Juli 2026 | 01:50 WIB

Korupsi Haji Meluas! Dito Ariotedjo Diperiksa Terkait Sprindik Baru Tersangka Pihak Swasta

Korupsi Haji Meluas! Dito Ariotedjo Diperiksa Terkait Sprindik Baru Tersangka Pihak Swasta

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:53 WIB

Erick Thohir Puji IBL, Lima Musim Hadirkan Lima Juara Berbeda

Erick Thohir Puji IBL, Lima Musim Hadirkan Lima Juara Berbeda

Sport | Senin, 29 Juni 2026 | 12:50 WIB

WFH dari Hambalang, Prabowo Bahas Naturalisasi hingga Masa Depan Timnas Indonesia

WFH dari Hambalang, Prabowo Bahas Naturalisasi hingga Masa Depan Timnas Indonesia

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:44 WIB

Erick Thohir Sebut MotoGP Mandalika 2026 Perkuat Sport Tourism Kelas Dunia

Erick Thohir Sebut MotoGP Mandalika 2026 Perkuat Sport Tourism Kelas Dunia

Sport | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:57 WIB

Erick Thohir Ungkap Alasan Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery

Erick Thohir Ungkap Alasan Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 06:49 WIB

Persiapan Indonesia Jelang Asian Games 2026 Diselimuti Ketidakpastian, Dana Pelatnas Kena Efisiensi

Persiapan Indonesia Jelang Asian Games 2026 Diselimuti Ketidakpastian, Dana Pelatnas Kena Efisiensi

Sport | Kamis, 11 Juni 2026 | 08:23 WIB

Kericuhan Suporter Berulang, DPR Desak Menpora Evaluasi Total Pengurus PSSI

Kericuhan Suporter Berulang, DPR Desak Menpora Evaluasi Total Pengurus PSSI

News | Senin, 11 Mei 2026 | 15:21 WIB

Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026

Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026

Sport | Jum'at, 17 April 2026 | 00:00 WIB

Menpora Puji Keberanian Viona Ungkap Kasus Pelecehan Seksual di Kickboxing

Menpora Puji Keberanian Viona Ungkap Kasus Pelecehan Seksual di Kickboxing

Sport | Sabtu, 14 Maret 2026 | 12:39 WIB

Terkini

Pemerintah Punya Tiga Opsi Hadapi Tekanan Fiskal, Salah Satunya Tambah Utang

Pemerintah Punya Tiga Opsi Hadapi Tekanan Fiskal, Salah Satunya Tambah Utang

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:00 WIB

Memahami Zeus's Law dalam Film The Odyssey, Penyederhanaan Xenia Epos Homer

Memahami Zeus's Law dalam Film The Odyssey, Penyederhanaan Xenia Epos Homer

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:50 WIB

Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo

Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:45 WIB

Houthi Serang 'Tambang' Arab Saudi, Harga Minyak Hampir 100 Dolar AS per Barel

Houthi Serang 'Tambang' Arab Saudi, Harga Minyak Hampir 100 Dolar AS per Barel

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:36 WIB

Bisakah Laut Serap Lebih Banyak Karbon? Ilmuwan Uji Cara Baru Hadapi Perubahan Iklim

Bisakah Laut Serap Lebih Banyak Karbon? Ilmuwan Uji Cara Baru Hadapi Perubahan Iklim

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:30 WIB

4 Micellar Water Probiotic Jaga Keseimbangan Skin Barrier pada Kulit Kering

4 Micellar Water Probiotic Jaga Keseimbangan Skin Barrier pada Kulit Kering

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:20 WIB

Berdayakan UMKM Lokal, BRI Hadirkan Pelatihan Terpadu Lewat Rumah BUMN Demak

Berdayakan UMKM Lokal, BRI Hadirkan Pelatihan Terpadu Lewat Rumah BUMN Demak

Bri | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:11 WIB

Viral Denda Ban Gundul Rp250 Ribu, Korlantas Polri Ungkap Fakta Sebenarnya

Viral Denda Ban Gundul Rp250 Ribu, Korlantas Polri Ungkap Fakta Sebenarnya

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:10 WIB

Survei SMRC Beberkan Dua Faktor Utama Kepuasan Publik ke Presiden Prabowo Anjlok Tajam

Survei SMRC Beberkan Dua Faktor Utama Kepuasan Publik ke Presiden Prabowo Anjlok Tajam

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:08 WIB

Nasib Tragis Bintang Film Dewasa Alami Kerusakan Otak Permanen, Minta Ganti Rugi Rp45 M

Nasib Tragis Bintang Film Dewasa Alami Kerusakan Otak Permanen, Minta Ganti Rugi Rp45 M

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:03 WIB

×