Daud Yordan Menang atas Rafael Coria

Ardi Mandiri

Minggu, 05 Juni 2016 | 00:46 WIB
Daud Yordan Menang atas Rafael Coria
Daud Yordan (kiri) melepaskan hook kiri yang menghantam telak wajah petinju Jepang, Yoshitaka Kato, (5/2). [Antara/Wahyu Putro A]

Suara.com - Juara kelas ringan (61,2 kilogram) WBO Asia Pasifik Daud Yordan berhasil memenangi pertarungan melawan petinju Argentina Cristian Rafael Coria di di Radisson Victoria Plaza, Montevideo, Uruguay, Sabtu.

Dalam pertarungan di Semarang, Jateng, Sabtu (6/4/2016) malam, Daud Yordan berhasil memenangkan pertarungan tersebut dengan angka mutlak (97-92,96-93, dan 97-92).

Dengan kemenangan ini maka petinju Sasana Kayong Utara, Kalimantan Barat, tersebut memiliki rekor bertarung 36 kali menang (24 di antaranya dengan KO) dan tiga kali kalah, sedangkan lawannya petinju Argentina tersebut memiliki rekor bertarung 24 kali menang (sembilan di antaranya dengan KO), dua kali seri, dan lima kali kalah.

Pada ronde pertama, begitu bel dibunyikan Daud Yordan langsung menekan lawannya dengan melancarkan pukulan jab tangan kirinya, sementara itu Coria terlihat menjaga jarak dan lebih banyak menunggu Daud melancarkan pukulan baru yang bersangkutan melancarkan serangan.

Pada akhir ronde pertama ini Daud Yordan sempat terjatuh karena terkena pukulan hook kiri petinju Argentina tersebut.

Tetapi hal itu tidak memengaruhi semangat dan mental bertarung Daud Yordan karena setelah itu pada ronde kedua, petinju kelahiran Sukadana, Kalimantan, 10 Juni 1987 tersebut tetap dengan pola permainan menekan lawannya dan itu berlangsung sepanjang pertarungan. Bahkan, pada ronde ini dua kali pukulan hook Daud Yordan bersang di wajah Coria.

Kemudian pada ronde ketiga juga lebih banyak didominasi Daud Yordan dengan pukulan kombinasi baik hook, straight, maupun upper cut tetapi tidak sampai menggoyahkan pertahanan Coria yang lebih banyak melakukan rangkulan kepada Daud Yordan begitu mendapat pukulan.

Pada ronde keempat juga masih didominasi Daud Yordan kemudian pada ronde kelima seperti halnya ronde-ronde sebelumnya, Coria terlihat lebih mengandalkan pukulan balasan atau "counter attack" begitu Daud Yordan melancarkan pukulan.

Pada ronde ketujuh, petinju Argentina sempat terjatuh karena terpeleset, sedangkan pada ronde berikutnya terlihat stamina kedua petinju mulai menurun dan pukulan yang dilancarkan menjadi tidak begitu keras.

Dengan kemenangan ini maka membuka peluang bagi Daud Yordan untuk menantang juara dunia kelas ringan WBA. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Matangkan Persiapan, Daud Lakukan Latih Tanding Lawan Dua Petinju

Matangkan Persiapan, Daud Lakukan Latih Tanding Lawan Dua Petinju

News | Kamis, 26 Mei 2016 | 21:03 WIB

Petinju Australia, Jadi Lawan Daud Yordan

Petinju Australia, Jadi Lawan Daud Yordan

News | Senin, 18 April 2016 | 18:38 WIB

Terkini

Kabut Asap Tebal, Warga di Pangkalan Bun Rasakan Sesak dan Batuk

Kabut Asap Tebal, Warga di Pangkalan Bun Rasakan Sesak dan Batuk

Kaltim | Rabu, 02 September 2026 | 15:23 WIB

Weaponized Incompetence di Rumah: Mengapa Laki-laki Perlu Belajar Mengurus Pekerjaan Domestik?

Weaponized Incompetence di Rumah: Mengapa Laki-laki Perlu Belajar Mengurus Pekerjaan Domestik?

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 15:22 WIB

Slow Living: Gaya Hidup Berkelanjutan atau Privilege Kelas Atas?

Slow Living: Gaya Hidup Berkelanjutan atau Privilege Kelas Atas?

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 15:22 WIB

Tiru Inggris dan AS, RUU Perampasan Aset Bakal Sasar Bandar Narkoba Hingga Teroris

Tiru Inggris dan AS, RUU Perampasan Aset Bakal Sasar Bandar Narkoba Hingga Teroris

News | Rabu, 02 September 2026 | 15:20 WIB

Angka Korban Keracunan MBG Sidoarjo Melonjak Jadi 512 Orang, BGN Fokus Penyelamatan

Angka Korban Keracunan MBG Sidoarjo Melonjak Jadi 512 Orang, BGN Fokus Penyelamatan

News | Rabu, 02 September 2026 | 15:17 WIB

Sempat Dirawat, Panti Rapih Pastikan 6 Mahasiswa Korban Demo Sudah Dipulangkan

Sempat Dirawat, Panti Rapih Pastikan 6 Mahasiswa Korban Demo Sudah Dipulangkan

Jogja | Rabu, 02 September 2026 | 15:17 WIB

Satu Korban Saja Tak Boleh Terjadi, Komisi X Soroti Dugaan Keracunan MBG Ratusan Santri di Sidoarjo

Satu Korban Saja Tak Boleh Terjadi, Komisi X Soroti Dugaan Keracunan MBG Ratusan Santri di Sidoarjo

News | Rabu, 02 September 2026 | 15:15 WIB

Rayo Vallecano Resmi Rekrut Emil Audero, Hanya Dikontrak Sampai Tanggal Ini

Rayo Vallecano Resmi Rekrut Emil Audero, Hanya Dikontrak Sampai Tanggal Ini

Bola | Rabu, 02 September 2026 | 15:15 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen Tone Up Lokal Tidak Bikin Dempul untuk Kulit Sawo Matang

5 Rekomendasi Sunscreen Tone Up Lokal Tidak Bikin Dempul untuk Kulit Sawo Matang

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 15:15 WIB

Ciri-ciri Pria Tewas Dalam Gardu Listrik LRT Pancoran: Rambut Gondrong dan Beruban

Ciri-ciri Pria Tewas Dalam Gardu Listrik LRT Pancoran: Rambut Gondrong dan Beruban

News | Rabu, 02 September 2026 | 15:13 WIB

×