Menhub Minta Pemudik Jangan Protes Jika Pesawat "Delay"

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 24 Juni 2016 | 13:19 WIB
Menhub Minta Pemudik Jangan Protes Jika Pesawat "Delay"
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengimbau kepada para pemudik bahwa lebih baik terlambat berangkat daripada melawan cuaca buruk dalam musim Mudik Lebaran tahun ini.

Jonan dalam konferensi pers pemantauan Posko Angkutan Lebaran Kemenhub 2016 mengatakan imbauan tersebut khususnya ditujukan kepada pemudik melalui moda angkutan laut dan udara.

"Khususnya laut dan udara, kalau 'delay' ya 'delay' saja, pasti banyak yang protes ke saya, kalau soal cuaca jangan ke saya, tapi ke Yang Buat cuaca," katanya di Jakarta, Jumat (24/6/2016).

Upaya tersebut lebih baik dilakukan untuk menghindari risiko yang lebih besar dan berdampak pada keselamatan di perjalanan.

"Kalau dipaksakan, nanti tidak akan pernah sampai, malah akan lebih lama nyarinya, yang penting itu perjalanan selamat. Tidak boleh ada target waktu," katanya.

Jonan mengatakan kepadatan penumpang di semua moda meningkat, di laut dan udara, peningkatannya hampir dua kali lipat daripada hari biasa atau 1,75 kali dari akhir pekan. Sementara itu, untuk moda angkutan jalan empat hingga lima kali lipat daripada hari biasa.

Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, moda transportasi udara diprediksi mengalami kenaikan tertinggi dibandingkan dengan seluruh moda, yakni mencapai 7,62 persen menjadi 4,6 juta penumpang pada Lebaran tahun ini dari 4,3 juta penumpang dibandingkan dengan Lebaran tahun lalu.

Untuk moda laut, juga diprediksi mengalami kenaikan 2,9 persen menjadi 910.191 penumpang pada Lebaran tahun ini dari 883.681 penumpang dibandingkan dengan Lebaran tahun lalu.

Namun, untuk moda darat, Jonan mengimbau kepada para pemangku kepentingan terkait, seperti Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, kepolisian, operator dan regulator untuk bersiaga, seperti menyiapkan alat berat (traktor, ekskavator) untuk mengantisipasi daerah rawan longsor, seperti di Nagrek dan bagian selatan lainnya.

Sementara itu Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan sepanjang Ramadhan dan Lebaran akan diselimuti cuaca kemarau basah. Kepala BMKG Andi Eka Sakya menjelaskan hal itu disebabkan munculnya La Nina sepanjang Juli, Agustus, dan September 2016.

"Munculnya La Nina ini karena fenomena Dipole Mode Negatif atau kondisi suhu muka laut di bagian barat Sumatra lebih hangat dari suhu muka laut di Pantai Timur Afrika, sehingga menambah pasokan uap air yang menimbulkan bertambahnya curah hujan untuk wilayah Indonesia bagian barat," katanya.

Daerah-daerah yang terdampak, dia menyebutkan, di antaranya Sumatera Utara bagian barat, Sumatera Barat bagian barat, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa bagian barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Papua. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mudik, Warga Jakarta Bisa Titip Motor ke Kelurahan/Kecamatan

Mudik, Warga Jakarta Bisa Titip Motor ke Kelurahan/Kecamatan

News | Jum'at, 24 Juni 2016 | 13:03 WIB

Djarot Ingatkan Usai Lebaran Jangan Bawa Orang Baru ke Jakarta

Djarot Ingatkan Usai Lebaran Jangan Bawa Orang Baru ke Jakarta

News | Jum'at, 24 Juni 2016 | 12:35 WIB

Berburu Baju Lebaran di Tanah Abang? Catat Tips Ini!

Berburu Baju Lebaran di Tanah Abang? Catat Tips Ini!

Lifestyle | Jum'at, 24 Juni 2016 | 13:00 WIB

KAI Gratiskan 15.000 Sepeda Motor Diangkut saat Mudik

KAI Gratiskan 15.000 Sepeda Motor Diangkut saat Mudik

News | Jum'at, 24 Juni 2016 | 12:03 WIB

Djarot Ingatkan Pengusaha, Bus Bobrok Jangan Angkut Pemudik

Djarot Ingatkan Pengusaha, Bus Bobrok Jangan Angkut Pemudik

News | Jum'at, 24 Juni 2016 | 11:00 WIB

Jelang Lebaran, Komisi V Cek Infrastruktur Mudik Jalur Pantura

Jelang Lebaran, Komisi V Cek Infrastruktur Mudik Jalur Pantura

DPR | Jum'at, 24 Juni 2016 | 10:19 WIB

Kawal Lebaran, Honda Ada di 93 Titik dan Buka Hotline

Kawal Lebaran, Honda Ada di 93 Titik dan Buka Hotline

Otomotif | Kamis, 23 Juni 2016 | 16:07 WIB

Waspada Pencurian Rumah Kosong Ditinggal Mudik

Waspada Pencurian Rumah Kosong Ditinggal Mudik

News | Kamis, 23 Juni 2016 | 15:28 WIB

Pos Pelayanan Mudik Polda Metro Punya Berbagai Fasilitas

Pos Pelayanan Mudik Polda Metro Punya Berbagai Fasilitas

News | Kamis, 23 Juni 2016 | 15:01 WIB

Inspirasi Kue Lebaran, Es Teler Tart

Inspirasi Kue Lebaran, Es Teler Tart

Ramadan1437h | Kamis, 23 Juni 2016 | 19:58 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×