Vaksin Palsu Tak Bikin Bayi Meninggal, Jadinya Susah Dikenali

Siswanto, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 28 Juni 2016 | 21:18 WIB
Vaksin Palsu Tak Bikin Bayi Meninggal, Jadinya Susah Dikenali
Ilustrasi vaksin flu. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bekasi Tety Manurung menjelaskan sulitnya membedakan vaksin palsu dengan vaksin asli. Pasalnya, tidak langsung bereaksi saat bayi diberi vaksin palsu.

"Susah sih ya (membedakan), karena ternyata dia oplosan juga. Makanya nggak langsung kelihatan maaf-maaf kelihatan kejang-kejang atau meninggal," ujar Tety kepada Suara.com, Selasa (28/6/2016).

Pernyataan Tety menyusul peredaran vaksin palsu di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi dalam sepekan terakhir.

Tety menilai para pembuat vaksin palsu pintar membuat vaksin menyerupai aslinya. Vaksin tersebut baru ketahuan kalau diuji di laboratorium.

"Dia (pelaku) emang pinter ini bikin oplosannya, jadi tidak murni. Jadi kalau dibedakan begitu memang susah, harus diuji di laboratorium," katanya.

Adapun cara membedakan vaksin palsu dan asli bisa dilihat dari kemasan, warna kemasan, hingga tanggal kadaluarsa. Menurutnya dari segi kemasan sangat bisa dibedakan.

"Kalau yang asli itu packaging-nya bagus, warnanya juga bagus yang palsu agak kurang. Lalu ada batch di situ, ada manufacturing-nya ada expired date , lalu ada nomor kode itu sama dengan nomor yang ada di dalam kemasan, yang palsu itu tulisannya seperti di-print," tutur Tety.

Selain itu, kata Tety, vaksin palsu bisa dilihat dari tutup botol vaksin yang warnanya lebih buram.

"Lalu rubber stopper (tutup viral) untuk tutup karet itu bagi vaksin yang dibotol, warnanya agak buram dibanding yang asli," kata dia.

Tety menuturkan harus ada pembanding antara vaksin palsu untuk melihat perbedaan tersebut.

"Tapi kan harus ada pembandingnya, harus ada vaksin palsu disandingkan dengan pembandingnya (vaksin asli), kalau nggak susah bandinginnya," kata dia.

Untuk harga, kata Tety, vaksin palsu jauh lebih murah dibanding yang asli.

"Tentu ada penawaran lebih murah. Kalau yang asli harganya macam-macam ada yang Rp1 juta, yang saya baca dia jual harga Rp400 ribu. Kalau harga vaksin macam-macam," kata Tety.

"Kalau vaksin dasar untuk imunisasi dasar kan dari kita Dinas Kesehatan dapat droping dari provinsi, pusat dan itu dipastikan semua dari Bio Farma dan dari testimoni susah itu dipalsukan. Jadi kita jaminlah, mudah-mudahan tidak ada temuan yang bikin miris," Tety menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi: Hukum Seberat-beratnya Semua yang Terlibat Vaksin Palsu

Jokowi: Hukum Seberat-beratnya Semua yang Terlibat Vaksin Palsu

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 20:33 WIB

Jokowi: Pembuatan Vaksin Palsu Kejahatan Luar Biasa

Jokowi: Pembuatan Vaksin Palsu Kejahatan Luar Biasa

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 19:36 WIB

Begini Keseharian Pasutri Pembuat Vaksin Palsu di Rumah Mewah

Begini Keseharian Pasutri Pembuat Vaksin Palsu di Rumah Mewah

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 19:00 WIB

Vaksin Palsu, Anggota DPR Kesal Saat Rapat dengan Menkes dan BPOM

Vaksin Palsu, Anggota DPR Kesal Saat Rapat dengan Menkes dan BPOM

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 18:35 WIB

Penampakan Rumah Mewah Dua Lantai Tempat Pembuatan Vaksin Palsu

Penampakan Rumah Mewah Dua Lantai Tempat Pembuatan Vaksin Palsu

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 19:14 WIB

Terkini

Raffi Ahmad Bikin RANS Anjlok Hingga 23%, Gimana Prospek Sahamnya?

Raffi Ahmad Bikin RANS Anjlok Hingga 23%, Gimana Prospek Sahamnya?

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 14:45 WIB

Jejak Karier Mentereng Listyo Sigit Prabowo: Ajudan Jokowi hingga Duduki Kursi KSP

Jejak Karier Mentereng Listyo Sigit Prabowo: Ajudan Jokowi hingga Duduki Kursi KSP

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:43 WIB

Warna Baju Pantangan Shio Naga dan Ular November 2026, Jangan Salah Pilih Outfit!

Warna Baju Pantangan Shio Naga dan Ular November 2026, Jangan Salah Pilih Outfit!

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:41 WIB

Perbedaan Boikot dan Cancel Culture yang Perlu Diketahui

Perbedaan Boikot dan Cancel Culture yang Perlu Diketahui

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:41 WIB

Buka Peluang Periksa Raja Juli! KPK Tunggu Fakta Baru yang Muncul di Sidang Bupati Kuansing

Buka Peluang Periksa Raja Juli! KPK Tunggu Fakta Baru yang Muncul di Sidang Bupati Kuansing

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:32 WIB

Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri

Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri

Jabar | Selasa, 03 November 2026 | 14:31 WIB

Full Count Tayang 2027, Kim Rae Won dan Park Hoon Bersaing Jadi Manajer

Full Count Tayang 2027, Kim Rae Won dan Park Hoon Bersaing Jadi Manajer

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 14:30 WIB

Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun

Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun

Jatim | Selasa, 03 November 2026 | 14:25 WIB

Kontroversi Listyo Sigit Prabowo Saat Jadi Kapolri: Dari Skandal Sambo hingga Tragedi Rantis Brimob

Kontroversi Listyo Sigit Prabowo Saat Jadi Kapolri: Dari Skandal Sambo hingga Tragedi Rantis Brimob

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:21 WIB

Hadapi PSMS Medan di League Cup, Persija Masih Ragu-ragu Turunkan Shayne Pattynama

Hadapi PSMS Medan di League Cup, Persija Masih Ragu-ragu Turunkan Shayne Pattynama

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

×