Karniti Jatuh Pingsan di Depan Presiden Jokowi

Suwarjono

Senin, 04 Juli 2016 | 15:50 WIB
Karniti Jatuh Pingsan di Depan Presiden Jokowi
Presiden Jokowi blusukan ke pasar tradisional di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (2/7/2016). [Suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Karniti (65), warga Balepunah Desa Ranca Garut Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak jatuh pingsan di depan Presiden Joko Widodo saat pembagian paket sembako di daerah itu, Senin (4/7/2016).

Karniti, sejak pagi mendatangi lokasi pusat pembagian sembako di kampung Ranca Garut dengan berjalan kaki sepanjang 3 kilometer dari rumahnya.

Kemungkinan ia jatuh pingsan akibat kelelahan dan kecapaian, setelah menunggu berjam-jam sejak pagi.

Apalagi, ia menjalankan ibadah puasa Ramadhan dengan kondisi perut kosong.

"Kami mengobati Karniti hingga kembali sadar," kata Ketua Tim Medis Pos Pelayanan Kesehatan Heru Haerudin di Lebak, Senin.

Menurut dia, petugas medis telah mengecek kondisi kesehatan Karniti, namun tidak begitu membahayakan. Kondisi tubuhnya tidak mengalami penyakit penyerta, seperti darah tinggi maupun jantung.

Ia jatuh pingsan di depan Presiden Joko Widodo itu hanya kelelahan dan kecapaian saja.

Pembagian sembako juga saling berdesakan, sehingga mengeluarkan tenaga banyak.

"Kami berharap Karniti banyak istirahat dan tidak kecapaian lagi, terlebih bulan puasa itu," katanya.

Sementara itu, Karniti mengaku dirinya jatuh pingsan itu karena seperti mimpi melihat Bapak Presiden Jokowi secara langsung.

Selama ini, dirinya melihat orang nomor satu di Indonesia hanya dalam kaca televisi.

Selain itu juga kelelahan dan kecapaian setelah berjalan kaki sepanjang 3 kilometer.

Perjalanan ke pusat lokasi pembagian sembako itu melintasi perbukitan juga kawasan aliran sungai.

"Kami hanya beberapa meter dari Jokowi langsung lemas dan mata berkunang-kunang hingga tak sadarkan diri," katanya.

Begitu juga Ny Uni (65) seorang janda miskin warga Cikadueun Desa Sanging Tanjung Kecamatan Kalanganyar Kabupaten Lebak mengaku dirinya merasa bahagia setelah menerima bantuan paket kebutuhan bahan pokok dari Presiden Jokowi.

Apalagi, besok lusa memasuki Idul Fitri 1437 Hijriah sehingga bantuan tersebut tentu sedikit membantu ekonomi keluarga.

"Kami tidak lelah dan capai setelah menerima bantuan paket dari Jokowi, meskipun berjalan kaki sepanjang 10 kilometer pulang pergi ke lokasi titik pembagian," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Paspampres Kesulitan Atur Warga di Alun-alun Pandeglang

Paspampres Kesulitan Atur Warga di Alun-alun Pandeglang

News | Senin, 04 Juli 2016 | 14:09 WIB

Komentar Kocak, Jokowi Adu Panco dengan Si Bungsu Kaesang

Komentar Kocak, Jokowi Adu Panco dengan Si Bungsu Kaesang

News | Minggu, 03 Juli 2016 | 19:14 WIB

Presiden Jokowi Bagikan Sembako Kepada Warga Bogor

Presiden Jokowi Bagikan Sembako Kepada Warga Bogor

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 15:32 WIB

Prijanto-Lulung Ingatkan Jokowi Hati-Hati dengan Ahok!

Prijanto-Lulung Ingatkan Jokowi Hati-Hati dengan Ahok!

News | Sabtu, 25 Juni 2016 | 21:00 WIB

Terkini

Anggaran Riset Rp4 Triliun Belum Cukup! DPR Dorong Prabowo Naikkan hingga Rp8 Triliun

Anggaran Riset Rp4 Triliun Belum Cukup! DPR Dorong Prabowo Naikkan hingga Rp8 Triliun

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:04 WIB

Hakim Sebut Nadiem Makarim Rugikan Negara Rp1,5 Triliun

Hakim Sebut Nadiem Makarim Rugikan Negara Rp1,5 Triliun

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:04 WIB

Bukan Musibah Biasa, Pemerintah Didesak Bentuk Tim Independen Usut Kematian 5 Peserta Latsarmil

Bukan Musibah Biasa, Pemerintah Didesak Bentuk Tim Independen Usut Kematian 5 Peserta Latsarmil

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:58 WIB

Bukan Cuma Soal Injak Kepala Kerbau, Lukas Luwarso Soroti Tokoh di Balik Acara Jokowi di Lampung

Bukan Cuma Soal Injak Kepala Kerbau, Lukas Luwarso Soroti Tokoh di Balik Acara Jokowi di Lampung

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:57 WIB

Modus PKBM Indonesia Negeriku Korupsi Dana Pendidikan Ratusan Pelajar

Modus PKBM Indonesia Negeriku Korupsi Dana Pendidikan Ratusan Pelajar

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Gus Yaqut Jalani Tindakan Medis di RS Polri, KPK Berharap Segera Kembali Hadapi Proses Hukum

Gus Yaqut Jalani Tindakan Medis di RS Polri, KPK Berharap Segera Kembali Hadapi Proses Hukum

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:52 WIB

Prabowo Bentuk Satgas Guru Besar, Komisi X DPR Siap 'Pelototi' Lewat Pengawasan

Prabowo Bentuk Satgas Guru Besar, Komisi X DPR Siap 'Pelototi' Lewat Pengawasan

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:45 WIB

Fakta Mengerikan di Balik Tato 'Love Topik TH' Korban Penyekapan Bandung

Fakta Mengerikan di Balik Tato 'Love Topik TH' Korban Penyekapan Bandung

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:35 WIB

Alasan Meringankan Vonis 10 Tahun Penjara Nadiem: Jadi Tokoh Inovasi Pendidikan dan Teknologi

Alasan Meringankan Vonis 10 Tahun Penjara Nadiem: Jadi Tokoh Inovasi Pendidikan dan Teknologi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:33 WIB

Update Perdamaian AS - Iran, Kapan Berunding Lagi?

Update Perdamaian AS - Iran, Kapan Berunding Lagi?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:26 WIB

×