Terlibat Suap, Mantan Ajudan Hu Jintao Dibui Seumur Hidup

Esti Utami

Senin, 04 Juli 2016 | 20:28 WIB
Terlibat Suap, Mantan Ajudan Hu Jintao Dibui Seumur Hidup
Ilustrasi bendera Cina. (shutterstock)

Suara.com - Pengadilan Cina pada Senin (4/7/2016) menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup terhadap mantan ajudan mantan Presiden Hu Jintao terkait kasus penyuapan, kepemilikan ilegal dokumen rahasia negara, dan penyalahgunaan kekuasaan.

Kasus yang disidangkan dalam persidangan tertutup ini, dianggap pihak penguasa sebagai citra buruk Partai Komunis Cina. Meski demikian, hasil persidangan dinilai sebagai dukungan atas misi Presiden Xi Jinping memberantas korupsi yang telah dimulai lebih dari tiga tahun lalu.

PKC mengumumkan hasil penyelidikan mantan ajudan Hu, Ling Jihua pada Desember 2014. Ling telah diberhentikan dari seluruh jabatan kementerian sejak September 2012, beberapa bulan setelah anaknya tewas dalam kecelakaan mobil sport mewah.

Pengadilan wilayah utara di Kota Tianjin, dekat Beijing menyidangkan perkara itu secara tertutup pada 7 Juni, demikian keterangan pemerintah terkait seperti dikutip kantor berita pemerintah Xinhua.

"Ling Jihua telah menerima banyak uang suap. Ia secara ilegal memiliki dokumen rahasia negara, dan kejahatannya itu cukup serius. Ia juga menyalahgunakan kekuasaannya serta memberi dampak buruk bagi masyarakat," tulis Xinhua.

Ling beserta keluarganya menerima lebih dari 77,08 juta yuan (sekitar 11,6 juta dolar Amerika Serikat). Pihak pengadilan juga mencatat sejumlah mantan politisi senior lain yang diduga terlibat kasus gratifikasi, termasuk Bai Enpei, mantan pemimpin Partai Komunis di Provinsi Yunnan. Bai disidangkan bulan lalu, tetapi hasilnya belum diumumkan.

Siaran televisi pemerintah, China Central Television (CCTV) pada Senin menyiarkan Ling yang rambutnya berwarna abu-abu tampak berdiri di hadapan hakim, diapit petugas kepolisian saat membacakan pembelaan terakhir. Ling menerima fakta di persidangan dan tidak menentang hal tersebut.

"Saya menerima seluruh tuduhan yang disangkakan dan tunduk pada keputusan hakim," ungkap Ling dalam pernyataan terakhirnya seperti dikutip Xinhua.

"Persidangan ini akan terus berbekas dalam ingatan saya." Ling menilai persidangan itu "sungguh khidmat, cermat, masuk akal, dan beradab," serta menjadi perwujudan atas penerapan hukum dan penghargaan atas kemanusiaan.

Istri Ling, Gu Liping turut bersaksi di persidangan dengan bantuan presentasi siaran video sebagai bagian dari alat bukti, tulis Xinhua. Dalam persidangan, mendiang anaknya Ling Gu juga sempat disebut menerima suap dengan sepengetahuan ayahnya tetapi terdakwa tak melakukan tindak pencegahan.

Satu sumber dekat lingkar kepemimpinan mengatakan, penyelidik menemukan dokumen rahasia dalam jumlah besar saat menggeledah rumah Ling di Beijing.

Xinhua menyebut seluruh aksi kejahatan Ling terjadi pada 2012, saat itu Ling telah berhenti sebagai ajudan Hu di kantor urusan umum partai, pihak yang mengawasi operasi harian elit politbiro. Dalam periode itu, ia mendapat akses rahasia negara dari Huo Ke, yang bekerja di kantor urusan umum, terang Xinhua.

Laporan itu tak merinci rahasia negara yang diambil Ling. Persidangan dilakukan secara tertutup karena melibatkan rahasia negara.
Komentar dari pihak Ling tampak sulit didapatkan, mengingat sosok pengacaranya yang tak jelas, berikut penunjukannya oleh partai yang masih dipertanyakan prosesnya.

Kasus Ling menempatkan pemerintah dalam dilema, pasalnya ia dikabarkan berhubungan dekat dengan mantan presiden Hu, pendahulu Presiden Xi Jinping. Juru bicara pemerintah menyangkal keterlibatan Hu dalam proses penyelidikan. Bahkan, salah satu sumber menyebut Hu mendukung proses persidangan terhadap Ling. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Semarak Perayaan Peh Cun di Berbagai Daerah Indonesia

Semarak Perayaan Peh Cun di Berbagai Daerah Indonesia

Foto | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:00 WIB

Lighter and Princess: Kesetiaan & Penghianatan yang Dieksekusi Membabi Buta

Lighter and Princess: Kesetiaan & Penghianatan yang Dieksekusi Membabi Buta

Your Say | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:50 WIB

Aktivitas Unik Saat Libur Panjang, Foto Ala Drama Cina Kini Banyak Diminati Anak Muda

Aktivitas Unik Saat Libur Panjang, Foto Ala Drama Cina Kini Banyak Diminati Anak Muda

Lifestyle | Senin, 25 Mei 2026 | 14:48 WIB

10 Mobil PHEV Terlaris April 2026, Merek China Kuasai Pasar Indonesia

10 Mobil PHEV Terlaris April 2026, Merek China Kuasai Pasar Indonesia

Otomotif | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:16 WIB

Prabowo Bangga, Gaji Hakim RI Naik 280 Persen dan Kini di Atas Malaysia

Prabowo Bangga, Gaji Hakim RI Naik 280 Persen dan Kini di Atas Malaysia

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:28 WIB

Resep Kaya ala Orang Cina: Ketika Strategi yang Tepat Terlihat Seperti Hoki

Resep Kaya ala Orang Cina: Ketika Strategi yang Tepat Terlihat Seperti Hoki

Your Say | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:09 WIB

4 Drama China yang Bakal Tayang di Bulan Mei, Mana yang Kalian Tunggu?

4 Drama China yang Bakal Tayang di Bulan Mei, Mana yang Kalian Tunggu?

Your Say | Jum'at, 01 Mei 2026 | 15:15 WIB

Modus Perusahaan Cangkang, Bareskrim Sikat Penyelundup 56 Ribu iPhone Ilegal Senilai Rp235 Miliar!

Modus Perusahaan Cangkang, Bareskrim Sikat Penyelundup 56 Ribu iPhone Ilegal Senilai Rp235 Miliar!

News | Rabu, 22 April 2026 | 10:24 WIB

Banjir Rendam 20 RT di Jakarta Timur, Titik Tertinggi Hampir Setinggi Orang Dewasa

Banjir Rendam 20 RT di Jakarta Timur, Titik Tertinggi Hampir Setinggi Orang Dewasa

News | Senin, 20 April 2026 | 11:24 WIB

Selat Hormuz Jadi Contoh, Andi Widjajanto Ungkap Ancaman Perang Rantai Pasok

Selat Hormuz Jadi Contoh, Andi Widjajanto Ungkap Ancaman Perang Rantai Pasok

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:17 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB