Satelit Deteksi 82 Titik Panas di Sumatera

Dythia Novianty | Suara.com

Minggu, 10 Juli 2016 | 10:27 WIB
Satelit Deteksi 82 Titik Panas di Sumatera
Prediksi titik api berdasarkan kebakaranhutan.or.id.

Suara.com - Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru memantau 82 titik panas dengan tingkat kepercayaan kebakaran hutan dan lahan (karlahut) sebesar 50% di Sumatera.

"Pagi ini satelit mendetiksi 82 titik panas atau meningkat 1 titik dari kemarin sore 81 titik panas yang tersebar pada 8 provinsi di Sumatera," terang Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru, Sugarin di Pekanbaru, Minggu (10/7/2016).

Dia merinci, wilayah konsentrasi sebaran titik panas tersebut terjadi di Sumatera Barat dengan 23 titik, lalu di Riau dengan menyumbang 18 titik dan diikuti Sumatera Utara dengan jumlah 13 titik.

Lalu Sumatera Selatan dan Jambi sama-sama memberi sumbangan 8 titik panas, kemudian diikuti Jambi serta Bangka Belitung sama-sama berbagi menyumbang 5 titik dan wilayah Nanggroe Aceh Darussalam terpantau memberi sumbangan 3 titik panas.

"Itu, total titik panas di Sumatera pagi hari dan terpantau baik satelit Terra dan Aqua dengan 'level confident' (tingkat kepercayaan) 50%. Kalau mau tahu berapa banyaknya titik api, silakan ke BMKG masing-masing provinsi karena kita hanya punya tanggung jawab di Riau," tuturnya.

Sugarin menjelaskan, dari 18 titik panas di Riau, tersebar pada 6 kabupaten/kota dengan wilayah kosentrasi di Pelalawan terpantau 11 titik, lalu Rokan Hilir dan Siak masing-masing 2 titik, Indragiri Hilir, Dumai serta Bengkalis sama-sama menyumbang 1 titik panas.

Dari jumlah total titik panas tersebut, terdapat 7 titik api atau berpotensi terjadinya kebakaran lahan dan hutan terutama di lahan gambut dengan memiliki tingkat kepercayaan di atas 70%.

Sejumlah 7 titik api itu berada 2 kabupaten, yakni Pelalawan 5 titik, masing-masing di Kecamatan Pangkalan Kuras 4 titik serta Kecamatan Ukui 1 titik dan Rokan Hilir pada Kecamatan Bangko Pusako.

"Jumlah total titik panas tersebut, bisa dipastikan potensi sebagian kecil wilayah hutan atau lahan gambut dari 4,36 juta hektare kawasan hutan dan lahan bergambut di Riau, kini sangat berpotensi terbakar," ucap dia.

Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman telah menginstruksikan, seluruh pihak terkait terutama dalam upaya penanggulangan kebakaran lahan dan hutan harus terus berjalan dan tidak berhenti, meski kini dalam masa libur bersama terkait perayaan Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriah.

"Mereka bisa bagi tugas, karena yang di posko Siaga Darurat Kebakaran Lahan saja tidak ada (libur) Lebaran," tegas Arsyadjuliandi.

Satuan Tugas Siaga Darurat Kebakaran Lahan dan Hutan Riau melaporkan, kebakaran lahan dan hutan di daerah tersebut terus terjadi serta meluas ketika libur Lebaran.

Lokasi titik api paling banyak ditemukan berada di Kabupaten Pelalawan atau berlokasi di Selatan dari Kota Pekanbaru karena di daerah itu kebakaran besar melanda dua desa di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo yakni Segati, Kecamatan Langgam dan Kesuma, Kecamatan Pangkalan Kuras.

Kepala Seksi Pusat Operasi Lanud Roesmin Nurjadin, Mayor Lek Ferry Duwantoro, mengatakan helikopter MI-8 bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dikerahkan untuk memadamkan dua titik api di kawasan konservasi itu.

"Helikopter melakukan 'water bombing' ke Kecamatan Langgam dan Pangkalan Kuras, Pelalawan, dan lokasinya masuk ke kawasan taman nasional," ujar Ferry. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerintah Sebut Ada 35 Titik Api di Seluruh Indonesia

Pemerintah Sebut Ada 35 Titik Api di Seluruh Indonesia

News | Minggu, 10 Juli 2016 | 08:11 WIB

3000 Hektare Hutan di Sulawesi Tengah Terbakar

3000 Hektare Hutan di Sulawesi Tengah Terbakar

News | Sabtu, 18 Juni 2016 | 18:45 WIB

Sepanjang Kamis, 10 Titik Kebakaran Hutan Muncul di Riau

Sepanjang Kamis, 10 Titik Kebakaran Hutan Muncul di Riau

News | Jum'at, 17 Juni 2016 | 00:02 WIB

13 Titik Api Terdeteksi di Hutan Provinsi Riau

13 Titik Api Terdeteksi di Hutan Provinsi Riau

News | Jum'at, 06 Mei 2016 | 10:16 WIB

Terkini

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:21 WIB

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:45 WIB

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:31 WIB

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:26 WIB

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:20 WIB

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16 WIB

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:13 WIB

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:38 WIB