Pengamat: Pokemon Tak Bahaya, BIN Tak Perlu Awasi

Adhitya Himawan

Senin, 18 Juli 2016 | 14:42 WIB
Pengamat: Pokemon Tak Bahaya, BIN Tak Perlu Awasi
Kepala Badan Intelijen Negara Sutiyoso didampingi Deputi 6 Bidang Komunikasi dan Informasi Bambang Wiyono dan Deputi 2 Bidang Dalam Negeri Tamrin [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Wacana pengawasan game Pokemon oleh Badan Intelijen Negara dinilai berlebihan. Masih banyak masalah besar bangsa yang lebih penting daripada game Pokemon.

"Saya kira itu terlalu berlebihan. Sebuah ketakutan yang tidak perlu, "ujar peneliti intelijen UI Ridlwan Habib di Jakarta, Senin (18/7/2016). BIN memang berencana melakukan pengawasan orang yang bermain Pokemon di objek vital nasional.

Menurut Ridlwan, teknologi augmented reality yang digunakan Pokemon bukan ancaman. Teknologi ini hanya menggabungkan pemetaan gps dengan animasi yang disimulasikan. "Basis petanya justru sudah ada sebelumnya. Mereka menggunakan google map lalu meramunya dengan apik di simulasi," katanya. 

Game ini digandrungi semua orang, dan dimainkan di hampir setiap tempat. "Himbauan agar berhati hati terkait lingkungan sekitar saja, misalkan kalau cari Pokemon di jalan raya, awas trafic lalu lintas, "katanya.

Menurut Ridlwan, BIN sudah mempunyai tugas pokok fungsi rutin. Saat ini, berbagai masalah nasional lebih mendesak untuk diselesaikan. Misalnya, soal penyanderaan ABK oleh Abu Sayyaf, soal vaksin palsu, carut marut impor daging, dan sebagainya. "Sayang kalau energi staf BIN yang digaji dengan APBN harus mengurusi Pokemon , " kata alumni S2 Kajian Stratejik Intelijen UI tersebut. 

Meski begitu, Ridlwan memuji Kepala BIN yang update dengan fenomena generasi Y. "Ini bagus karena untuk generasi Pak Sutiyoso, game Pokemon ini relatif rumit dipahami, "katanya 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pokemon Go Dinilai Tak Bahaya bagi Keamanan Negara

Pokemon Go Dinilai Tak Bahaya bagi Keamanan Negara

Tekno | Senin, 18 Juli 2016 | 10:30 WIB

Makin Jago Main Pokemon Go, Makin Keren Barang-barang di Pokestop

Makin Jago Main Pokemon Go, Makin Keren Barang-barang di Pokestop

Tekno | Senin, 18 Juli 2016 | 09:57 WIB

Bisa Digunakan untuk Kejahatan, DPR Minta Pokemon Go Dikaji Lagi

Bisa Digunakan untuk Kejahatan, DPR Minta Pokemon Go Dikaji Lagi

News | Minggu, 17 Juli 2016 | 17:11 WIB

Lelaki Ini Berhenti Kerja di Kafe Demi Jadi Pemburu Pokemon

Lelaki Ini Berhenti Kerja di Kafe Demi Jadi Pemburu Pokemon

News | Minggu, 17 Juli 2016 | 06:23 WIB

Indonesia Jadi Negara Asia Terdepan yang Mainkan Pokemon Go

Indonesia Jadi Negara Asia Terdepan yang Mainkan Pokemon Go

Tekno | Sabtu, 16 Juli 2016 | 22:17 WIB

Ini Dampak Positif dan Negatif Pokemon Go Bagi Anak-anak

Ini Dampak Positif dan Negatif Pokemon Go Bagi Anak-anak

Tekno | Sabtu, 16 Juli 2016 | 17:49 WIB

Ini Cara Mendapatkan Pikachu di Pokemon Go

Ini Cara Mendapatkan Pikachu di Pokemon Go

Tekno | Sabtu, 16 Juli 2016 | 12:50 WIB

Pimpinan Komisi I DPR Ingatkan Bahaya yang Menyertai "Pokemon Go"

Pimpinan Komisi I DPR Ingatkan Bahaya yang Menyertai "Pokemon Go"

News | Sabtu, 16 Juli 2016 | 07:01 WIB

Pokemon Ditemukan di Area Vital Negara, BIN Waspada

Pokemon Ditemukan di Area Vital Negara, BIN Waspada

News | Jum'at, 15 Juli 2016 | 19:07 WIB

Jangkiti Pejabat, Demam Pokemon Go Masuk Istana

Jangkiti Pejabat, Demam Pokemon Go Masuk Istana

News | Jum'at, 15 Juli 2016 | 16:17 WIB

Terkini

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo

Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:36 WIB

Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor

Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor

Entertainment | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:31 WIB

Presiden FIFA Kirim Pesan ke Lionel Messi Cs usai Argentina ke Final Piala Dunia 2026, Apa Isinya?

Presiden FIFA Kirim Pesan ke Lionel Messi Cs usai Argentina ke Final Piala Dunia 2026, Apa Isinya?

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tak Perlu Transit, Wings Air Buka Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Mulai 7 Agustus

Tak Perlu Transit, Wings Air Buka Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Mulai 7 Agustus

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:28 WIB

Mitsubishi Xforce Hybrid Diproduksi di Indonesia

Mitsubishi Xforce Hybrid Diproduksi di Indonesia

Otomotif | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:23 WIB

Ulah Jukir Liar Bikin 21 Motor di Trotoar Satrio Kuningan Kena Razia

Ulah Jukir Liar Bikin 21 Motor di Trotoar Satrio Kuningan Kena Razia

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:19 WIB

Wajah Baru Malioboro, Becak Kayuh Kini Jadi Bekalista yang Canggih dan Ramah Lingkungan

Wajah Baru Malioboro, Becak Kayuh Kini Jadi Bekalista yang Canggih dan Ramah Lingkungan

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:16 WIB

BTN Cetak Kinerja Cemerlang, Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% dan NPL Turun Jadi 2,99%

BTN Cetak Kinerja Cemerlang, Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% dan NPL Turun Jadi 2,99%

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:12 WIB

Bukan Sekadar Hutan, Menhut Sebut Konservasi Gajah Kini Jadi Urusan Lintas Sektor

Bukan Sekadar Hutan, Menhut Sebut Konservasi Gajah Kini Jadi Urusan Lintas Sektor

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:07 WIB

×