Sembilan TKI dari Aleppo Diselamatkan ke Damaskus

Ruben Setiawan

Selasa, 19 Juli 2016 | 07:12 WIB
Sembilan TKI dari Aleppo Diselamatkan ke Damaskus
Kelompok pemberontak di jalanan Manbij, Aleppo, Suriah. (Reuters)

Suara.com - KBRI Damaskus menerima kedatangan sembilan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari Kota Aleppo, Senin (18/7) setelah selesai diperjuangkan hak-haknya oleh pengacara retainer dan petugas konsuler KBRI Damaskus Cabang Aleppo.

"Kami menempuh 10 jam perjalanan dari Aleppo ke Damaskus. Jalanan rusak parah dan memutar jauh menghindari wilayah bahaya," ujar Muhammad Akra, pengacara retainer KBRI Damaskus, yang mendampingi perjalanan para TKI itu, sebagaimana disampaikan dalam keterangan tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Selasa.

Ia menjelaskan di Suriah saat ini sedang musim panas, yakni sekitar 40 derajat celcius.

"Itu pun kami diizinkan lewat oleh check point militer Suriah tanpa harus membuka semua koper-koper bawaan. Kalau harus membuka semua koper, bisa dua hari perjalanan belum tiba di Damaskus," ujar Akra dengan menceritakan adanya puluhan check point dari Aleppo-Damaskus yang dijaga super ketat oleh militer Suriah.

Pengacara asal Aleppo juga menceritakan Kota Aleppo yang seminggu terakhir babak belur dihujani mortir oleh pemberontak sehingga air dan listrik menjadi barang langka.

"Alhamdulillah akhirnya saya dan teman-teman sampai dengan selamat di Damaskus," tutur Enday bt Tarwan, salah satu TKI Aleppo, yang telah enam tahun terjebak di wilayah konflik Aleppo.

"Saya kira tadinya kita tidak akan selamat tiba di Damaskus," ujar Sema bt Kusan Sunip, TKI yang bekerja lima tahun di Aleppo dengan membawa seluruh hak-haknya.

Ia menceritakan bahwa selama di perjalanan mencekam sekali sehingga semua orang ketakutan.

Aleppo dikenal sebagai kota kedua terbesar di Suriah setelah Ibu Kota Damaskus yang kini hancur lebur akibat konflik. Pemerintah hanya menguasai sekitar 25 persen Kota Aleppo. Sebelum konflik, puluhan perwakilan asing membuka kantor di Aleppo. Kini hanya KBRI Damaskus, satu-satunya kedutaan yang masih membuka kantor cabang konsulernya di wilayah konflik Aleppo.

"Kita jelas masih punya kepentingan perlindungan WNI di wilayah Aleppo," ujar AM. Sidqi, Pejabat Konsuler KBRI Damaskus.

Menurut dia, kini masih banyak TKI yang terjebak di wilayah konflik Aleppo. KBRI Damaskus masih terus berjuang untuk bisa memulangkan seluruh WNI dari Suriah ini.

Sejak tahun 2012, KBRI Damaskus telah merepatriasi 12.430 WNI dari Suriah yang sebagian besar TKI dalam 276 gelombang.

Pengiriman TKI ke Suriah sudah disetop sejak 2011 dan ke seluruh Timur Tengah sejak 2015. Namun, di tengah gelombang pengungsi rakyat Suriah ke luar negeri, ternyata masih marak praktik perdagangan manusia ke Suriah berkedok pengiriman TKI.

"Perempuan Indonesia masih diperjualbelikan ke Suriah sebagai pembantu rumah tangga di tengah konflik. Menyedihkan," ujar Sidqi.

Menurut dia, masalahnya berada di Tanah Airnya. "Jika serius menutup pengiriman, kami di Suriah tidak akan kewalahan seperti ini," kata dia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penampakan Langit Suriah Mendadak Jadi Merah! Jarak Padang Nol Akibat Fenomena Alam

Penampakan Langit Suriah Mendadak Jadi Merah! Jarak Padang Nol Akibat Fenomena Alam

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 15:39 WIB

Siapa Atef Najib? Eks Petinggi Suriah yang Dijatuhi Hukuman Mati Bersama Bashar al-Assad

Siapa Atef Najib? Eks Petinggi Suriah yang Dijatuhi Hukuman Mati Bersama Bashar al-Assad

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:21 WIB

Daftar Tuduhan Mantan Presiden Suriah Bashar Al Assad Hingga Divonis Hukuman Mati

Daftar Tuduhan Mantan Presiden Suriah Bashar Al Assad Hingga Divonis Hukuman Mati

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:17 WIB

Kecelakaan Maut di Jalur Tengkorak! Bus Adu Banteng 35 Orang Tewas

Kecelakaan Maut di Jalur Tengkorak! Bus Adu Banteng 35 Orang Tewas

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 08:30 WIB

Balasan Rudal Iran Menyasar Pusat Komando Pasukan Khusus Amerika Serikat di Suriah

Balasan Rudal Iran Menyasar Pusat Komando Pasukan Khusus Amerika Serikat di Suriah

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:54 WIB

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Potret Pengungsi Perang Suriah dalam As Long as the Lemon Trees Grow

Potret Pengungsi Perang Suriah dalam As Long as the Lemon Trees Grow

Your Say | Minggu, 01 Maret 2026 | 17:00 WIB

Harapan Kecil untuk Tetap Hidup dalam Novel As Long as the Lemon Trees Grow

Harapan Kecil untuk Tetap Hidup dalam Novel As Long as the Lemon Trees Grow

Your Say | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 09:54 WIB

Di Bawah Presiden Baru, Suriah Ingin Belajar Islam Moderat dan Pancasila dari Indonesia

Di Bawah Presiden Baru, Suriah Ingin Belajar Islam Moderat dan Pancasila dari Indonesia

News | Kamis, 09 Oktober 2025 | 22:46 WIB

Kuwait Batal Hadapi Timnas Indonesia Malah Lawan Suriah, Erick Thohir Geleng-geleng

Kuwait Batal Hadapi Timnas Indonesia Malah Lawan Suriah, Erick Thohir Geleng-geleng

Bola | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 16:30 WIB

Terkini

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:56 WIB

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:29 WIB

Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi

Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi

Jatim | Jum'at, 04 September 2026 | 23:16 WIB

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang

Jabar | Jum'at, 04 September 2026 | 23:09 WIB

Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO

Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO

Sumut | Jum'at, 04 September 2026 | 23:09 WIB

Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21

Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21

Jakarta | Jum'at, 04 September 2026 | 23:04 WIB

Viral Tudingan soal Mantan Istri Polisi di Sumut, Akun Medsos Dilaporkan

Viral Tudingan soal Mantan Istri Polisi di Sumut, Akun Medsos Dilaporkan

Sumut | Jum'at, 04 September 2026 | 22:59 WIB

Java United FC Tak Gentar Mulai Liga dengan Minus Dua Poin

Java United FC Tak Gentar Mulai Liga dengan Minus Dua Poin

Jawa Tengah | Jum'at, 04 September 2026 | 22:56 WIB

Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif

Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif

Jabar | Jum'at, 04 September 2026 | 22:51 WIB

Eks Perawat Culik Bayi di RS Medan Secara Acak untuk Dijual ke Pasutri, Ini Kronologisnya

Eks Perawat Culik Bayi di RS Medan Secara Acak untuk Dijual ke Pasutri, Ini Kronologisnya

Sumut | Jum'at, 04 September 2026 | 22:51 WIB

×