DPR akan Bentuk Tim Pengawasan Dewan Terkait Kasus Vaksin Palsu

Adhitya Himawan, Dian Rosmala

Selasa, 19 Juli 2016 | 16:10 WIB
DPR akan Bentuk Tim Pengawasan Dewan Terkait Kasus Vaksin Palsu
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Ade Komarudin di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa di Kota Serang, Provinsi Banten [DPR]

Ketua DPR RI Ade Komarudin, secara tegas mengatakan pihaknya akan mengawal secara penuh proses penyelesaian kasus vaksin palsu. Katanya, hasil rapat dengar pendapat pimpinan dewan dengan orang tua korban vaksin palsu akan segera dibicarakan dalam rapat internal pimpinan dewan.

"Kita akan membawa hal ini (kasus vaksin palsu) ke rapat pimpinan dewan hari ini, untuk mengambil keputusan bersama," kata Ade, di hadapan sejumlah orang tua korban vaksin palsu, di gedung Nusatara III Lantai 2, Kompleks DPR, Jakarta, Selasa (19/7/2016).

Menurut Ade, apabila Panitia Kerja yang dibentuk Komisi IX tidak cukup untuk menangani masalah ini, maka DPR akan membentuk tim pengawasan dewan.

"Kalau tidak cukup di Panja, kita akan buat tim pengawasan dewan untuk vaksin palsu ini dan saya ingin semua pimpinan dewan ada didalamnya supaya efektif," tutur Ade.

Ade menegaskan, supaya tim pengawasan dewan bekerja secara efektif, sejumlah pihak dari internal DPR akan dilibatkan dalam proses penanganan kasus ini.

"Teman-teman dari Komisi IX mayoritas di sana dan tentu Komisi III dan Komisi 6,  anggotanya yang paling penting. Anggota dari tim pengawasan dewan itu biasanya 30 orang, jadi cukup efektif untuk melakukan pengawasan terhadap masalah vaksin palsu ini," kata Ade.

Untuk diketahui, Ade beserta wakil ketua DPR Fahri Hamzah, Agus Hermanto dan Fadli Zon, siang tadi menerima kedatangan sejumlah orang tua korban vaksin palsu dari RS Harapan Bunda dan RS Mutiara Bunda.

Sejumlah orangtua ini meminta pengawalan dari dewan, supaya ikut mendorong pemerintah untuk memberikan penjelasan terkait efek samping yang dapat ditimbulkan vaksin palsu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Jogja | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:16 WIB

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:09 WIB

707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?

707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:06 WIB

Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung

Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:01 WIB

Perusahaan Bursa Berjangka Perkuat Harga Referensi Komoditas Domestik

Perusahaan Bursa Berjangka Perkuat Harga Referensi Komoditas Domestik

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:01 WIB

7 Cara Menyiasati Posisi Meja Kerja yang Salah Menurut Feng Shui, Tidak Perlu Dipindah

7 Cara Menyiasati Posisi Meja Kerja yang Salah Menurut Feng Shui, Tidak Perlu Dipindah

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:01 WIB

Review Film M3GAN 2.0: Aksi Penuh Gaya dari Boneka Ikonik Generasi Baru!

Review Film M3GAN 2.0: Aksi Penuh Gaya dari Boneka Ikonik Generasi Baru!

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Sinyal Positif: Realisasi Pajak Lampung Meroket 25 Persen di Semester I

Sinyal Positif: Realisasi Pajak Lampung Meroket 25 Persen di Semester I

Lampung | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:55 WIB

Tak Hanya Soal Usia, Ini Perbedaan Pramuka Siaga, Penggalang, dan Penegak

Tak Hanya Soal Usia, Ini Perbedaan Pramuka Siaga, Penggalang, dan Penegak

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:50 WIB

×