TNI Dianggap Manusiawi Saat Tangkap Istri Santoso

Adhitya Himawan

Sabtu, 23 Juli 2016 | 20:44 WIB
TNI Dianggap Manusiawi Saat Tangkap Istri Santoso
Istri Santoso, Umi Delima diperiksa kesehatannya di RS Bhayangkara, Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (23/7/2016). [Antara/Basri Marzuki]

Analis terorisme dan intelijen Ridlwan Habib menilai sikap TNI elegan dan beretika sebab tidak melukai ketika menangkap Delima, istri gembong teroris Poso, almarhum Santoso.

"Ini sikap kesatria dan beretika. TNI menunjukkan sikap yang baik bahwa buronan tak bersenjata tidak boleh disakiti," ujar peneliti terorisme UI Ridlwan Habib yang dihubungi di Jakarta, Sabtu (23/7/2016).

Ridlwan mengatakan, dalam etika peperangan sikap TNI ini sangat elegan dan proporsional.

Pada Sabtu pagi (23/7/2016), istri Santoso, Delima, ditangkap Satuan Raider 515 Kostrad yang merupakan bagian dari Satgas Tinombala. Delima diringkus di hutan Tambarana, Poso.

"Salut untuk Kostrad, karena istri Santoso bukan 'kombatan'. Dia sebenarnya juga korban, dia terjebak dalam situasi yang sulit dan putus asa, sehingga wajar kalau memilih keluar ke pinggiran hutan," ujar Ridlwan.

Alumni S-2 Intelijen Universitas Indonesia itu menduga setelah tertangkapnya istri Santoso, 16 anggota Santoso yang lain akan segera menyerahkan diri.

Dia mengatakan Satgas Tinombala tidak boleh melukai jika pengikut Santoso menyerahkan diri.

Sementara itu terkait penangkapan Delima, Ridlwan mengusulkan agar pengawalan Delima diserahkan pada anggota polisi wanita atau anggota korps wanita angkatan darat.

"Bagaimanapun dia muslimah, alangkah baiknya dikawal petugas wanita. Hal ini juga akan mengurangi resistensi dan kebencian dari simpatisan kelompok ini di luar Poso, sebab saat ini di sosial media sudah muncul glorifikasi, upaya menyanjung Santoso dan kelompoknya, jangan diberi amunisi baru," ujar Ridlwan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

LEMKAPI Dukung TNI Terlibat Tangani Ancaman Terorisme

LEMKAPI Dukung TNI Terlibat Tangani Ancaman Terorisme

News | Sabtu, 23 Juli 2016 | 20:11 WIB

Inilah Daftar Barang Kelompok Santoso Pada Saat Kontak Senjata

Inilah Daftar Barang Kelompok Santoso Pada Saat Kontak Senjata

News | Sabtu, 23 Juli 2016 | 16:12 WIB

Sabtu Pagi, Keluarga Ambil Jenazah Santoso

Sabtu Pagi, Keluarga Ambil Jenazah Santoso

News | Sabtu, 23 Juli 2016 | 11:48 WIB

Satu Perempuan Anggota Santoso Menyerahkan Diri

Satu Perempuan Anggota Santoso Menyerahkan Diri

News | Sabtu, 23 Juli 2016 | 11:18 WIB

Bupati Poso Siap Mediasi Anak Buah Santoso dengan Aparat

Bupati Poso Siap Mediasi Anak Buah Santoso dengan Aparat

News | Sabtu, 23 Juli 2016 | 03:21 WIB

Keluarga Santoso Sampaikan Permohonan Maaf

Keluarga Santoso Sampaikan Permohonan Maaf

News | Sabtu, 23 Juli 2016 | 00:20 WIB

Kapolri Pastikan Pemakaman Santoso Akan Dijaga Ketat

Kapolri Pastikan Pemakaman Santoso Akan Dijaga Ketat

News | Jum'at, 22 Juli 2016 | 18:14 WIB

Kematian Santoso Jadi Celah TNI Terlibat dalam Perburuan Teroris

Kematian Santoso Jadi Celah TNI Terlibat dalam Perburuan Teroris

News | Jum'at, 22 Juli 2016 | 17:36 WIB

Kapolri Tito Tolak TNI Diberi Kewenangan Penindakan Terorisme

Kapolri Tito Tolak TNI Diberi Kewenangan Penindakan Terorisme

News | Jum'at, 22 Juli 2016 | 16:32 WIB

Tito Pakai Cara Lebih Keras untuk Hajar Sisa Anggota Santoso

Tito Pakai Cara Lebih Keras untuk Hajar Sisa Anggota Santoso

News | Jum'at, 22 Juli 2016 | 13:45 WIB

Terkini

Kemensos Pastikan Sekolah Rakyat Siap Gelar MPLS Serentak Mulai 14 Juli 2026

Kemensos Pastikan Sekolah Rakyat Siap Gelar MPLS Serentak Mulai 14 Juli 2026

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:05 WIB

Banten Media Hub 2026 Dorong Keberlanjutan Media Lokal di Tengah Perubahan Digital

Banten Media Hub 2026 Dorong Keberlanjutan Media Lokal di Tengah Perubahan Digital

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:01 WIB

Krisna Murti Bandingkan Sony Sanjaya dengan Bharada E: Pelaku Penembakan Saja Dapat JC

Krisna Murti Bandingkan Sony Sanjaya dengan Bharada E: Pelaku Penembakan Saja Dapat JC

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:43 WIB

Daerah Masih Kekurangan Dokter, Menkes Nilai AI Belum Bisa Jadi Solusi

Daerah Masih Kekurangan Dokter, Menkes Nilai AI Belum Bisa Jadi Solusi

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:37 WIB

Wacana Gaji Guru Rp5 Juta Tuai Kritik: Apa Sudah Bisa Hidup Layak?

Wacana Gaji Guru Rp5 Juta Tuai Kritik: Apa Sudah Bisa Hidup Layak?

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:22 WIB

Detik-Detik Mencekam Gempa Venezuela, Warga: Awalnya Ada Peringatan, Lalu Semua Berguncang Hebat

Detik-Detik Mencekam Gempa Venezuela, Warga: Awalnya Ada Peringatan, Lalu Semua Berguncang Hebat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:14 WIB

Krisis Hunian di Ibu Kota, Pramono Setujui Pembangunan 11 Rusun Raksasa

Krisis Hunian di Ibu Kota, Pramono Setujui Pembangunan 11 Rusun Raksasa

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:05 WIB

Update Jumlah Korban Gempa Venezuela: 732 Warga, Ribuan Bangunan Rusak

Update Jumlah Korban Gempa Venezuela: 732 Warga, Ribuan Bangunan Rusak

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:05 WIB

PDIP Kritik Pernyataan Prabowo soal Demo Bayaran, Dinilai Bernada Ancaman ke Rakyat

PDIP Kritik Pernyataan Prabowo soal Demo Bayaran, Dinilai Bernada Ancaman ke Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:52 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Aliran Gratifikasi Proyek Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Aliran Gratifikasi Proyek Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:48 WIB