Motif Pembantaian Kaum Disabilitas di Jepang Belum Jelas

Adhitya Himawan

Selasa, 26 Juli 2016 | 09:43 WIB
Motif Pembantaian Kaum Disabilitas di Jepang Belum Jelas
Ilustrasi pembunuhan [shutterstock]

Seorang pria yang menggunakan pisau menyerang satu instalasi buat orang cacat di Prefektur Kanagawa di Jepang Timur pada Selasa pagi (26/7/2016), dan menewaskan 15 orang serta melukai 45 orang lagi, kata petugas pemadam setempat.

Tersangka penyerang dengan pisau yang berusia 26 tahun, yang disebutkan bernama Satoshi Uematsu, menyerahkan diri ke Kantor Polisi Tuskui sekitar pukul 03.00 waktu setempat, Selasa (26/7/2016). Ia mengakui telah melakukan serangan itu, kata petugas pemadam.

Polisi sedang menyelidiki motif serangan tersebut, yang terjadi sekitar pukul 02.30 waktu setempat di Instalasi Tsukui Yamayuri En (Kebun Lili Tsukui), kata Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa pagi. Gedung itu memiliki dua lantai dan berada dua kilometer di sebelah timur Stasiun SagamiKo di Kota Sagamihara, kata mereka.

Polisi mengatakan lelaki tersebut memberitahu mereka bahwa ia adalah bekas pegawai di pusat penampungan itu.

Seorang pegawai di instalasi tersebut menelepon polisi setelah pukul 02.30 pada Selasa. Ia dilaporkan mengatakan seorang lelaki dengan membawa pisau memasuki gedung itu, kata polisi.

Instalasi tersebut dibangun oleh Pemerintah Prefektur Kanagawa dan dioperasikan oleh satu perusahaan kesejateraan sosial. Hingga akhir Juni, sebanyak 149 orang yang mengalami cacat mental tinggal di instalasi itu.

Di antara mereka, 40 orang berusia di atas 60 tahun dan 32 orang telah tinggal di instalasi tersebut selama lebih dari 30 tahun, sementara orang yang paling lama tinggal di sana selama 52 tahun.

Instalasi itu menyediakan layanan 24 jam, dengan delapan staf pada giliran tugas malam hari, demikian keterangan di jejaring instalasi tersebut. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pembantaian Resto Bangladesh, Ini Permintaan Polisi Pada Youtube

Pembantaian Resto Bangladesh, Ini Permintaan Polisi Pada Youtube

News | Kamis, 07 Juli 2016 | 11:04 WIB

Mengerikan, Hasil Autopsi Korban Pembantaian Resto Bangladesh

Mengerikan, Hasil Autopsi Korban Pembantaian Resto Bangladesh

News | Kamis, 07 Juli 2016 | 06:17 WIB

Penjahat Bantai 31 Penumpang Kendaraan Umum di Madagaskar

Penjahat Bantai 31 Penumpang Kendaraan Umum di Madagaskar

News | Kamis, 23 Juni 2016 | 09:41 WIB

Bansos Disabilitas Bertambah 136 Ribu Tahun 2016

Bansos Disabilitas Bertambah 136 Ribu Tahun 2016

News | Sabtu, 14 Mei 2016 | 10:31 WIB

UU Sudah Ada, Mensos Yakin Kaum Difabel Makin Terlindungi

UU Sudah Ada, Mensos Yakin Kaum Difabel Makin Terlindungi

News | Sabtu, 19 Maret 2016 | 20:32 WIB

PKS Berharap Kemensos Percepat Pembahasan RUU Disabilitas

PKS Berharap Kemensos Percepat Pembahasan RUU Disabilitas

News | Jum'at, 18 Maret 2016 | 00:01 WIB

Bagaimana Cara Membeli Tas Karya Penyandang Disabilitas?

Bagaimana Cara Membeli Tas Karya Penyandang Disabilitas?

Press Release | Selasa, 01 Maret 2016 | 09:00 WIB

Komnas HAM Sarankan Pembentukan Komnas Disabilitas

Komnas HAM Sarankan Pembentukan Komnas Disabilitas

News | Kamis, 18 Februari 2016 | 15:15 WIB

Tuntut Bentuk Komisi Nasional Disabilitas

Tuntut Bentuk Komisi Nasional Disabilitas

Foto | Rabu, 10 Februari 2016 | 13:42 WIB

Bus Sekolah Khusus Disabilitas

Bus Sekolah Khusus Disabilitas

Foto | Selasa, 02 Februari 2016 | 12:59 WIB

Terkini

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:13 WIB

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:45 WIB

×