Donald Trump Dituding Berkhianat pada Amerika, Kenapa?

Ruben Setiawan | Suara.com

Kamis, 28 Juli 2016 | 14:06 WIB
Donald Trump Dituding Berkhianat pada Amerika, Kenapa?
Capres AS dari Partai Republik, Donald Trump. (Reuters)

Suara.com - Capres Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump, pada Rabu (27/7/2016) meminta Rusia untuk mengungkap puluhan ribu email Hillary Clinton yang hilang, saat dirinya menjabat Menteri Luar Negeri AS. Alhasil, pernyataan Trump memicu keriuhan. Bahkan Partai Demokrat menuduhnya memberi angin kepada pihak asing untuk memata-matai warga Amerika.

"Rusia, apabila Anda mendengarkan, saya harap Anda bisa menemukan 30.000 email (Hillary Clinton) yang hilang," kata Trump kepada wartawan di salah satu resor golfnya.

Tak puas hanya berkoar di depan awak media, Trump juga membuat cuitan di Twitter.

"Jika Rusia atau negara atau orang lain memiliki 33.000 email Hillary Clinton yang dihapus, mungkin mereka harus membagikannya kepada FBI!" kicau Trump.

Untuk diketahui, Hillary Clinton, pada tahun 2015 memang pernah tersangkut kasus memalukan soal email. Hillary, kala menjabat sebagai menlu AS, alih-alih menggunakan server pemerintah, ia malah menggunakan server email pribadi keluarganya. Padahal, tak sedikit email yang dikirimkan berisi informasi rahasia.

Ketika ditanya apakah dirinya tak menyadari bahwa perkataannya justru memberi angin kepada Rusia untuk memata-matai partai politik AS, Trump menjawab dengan enteng: "Jika Rusia atau Cina atau negara-negara lain punya email-email tersebut, jujur saja, saya ingin melihatnya".

Kontroversi ini terjadi menyusul pengungkapan Wikileaks terhadap sekitar 20.000 email dari Komite Nasional Demokratik (DNC) Partai Demokrat. Email-email itu mengungkap sebuah rencana untuk melemahkan kampanye rival Hillary Clinton, Bernie Sanders.

Sejumlah media AS memberitakan, para pakar intelijen meyakini bahwa pemerintah Rusia berada di belakang peretasan email DNC. Juru bicara Clinton mengatakan, Trump, terlibat dalam pembocoran email-email tersebut. Namun, Trump membantah keras.

Penyataan Trump pun menjadi bola panas di kalangan netizen. Tak sedikit yang menuding Trump melakukan pengkhianatan terhadap negara. Analis politik CNN, Christine Quinn, seperti dikutip Independent mengatakan, "Sejujurnya, ini hampir bisa disebut pengkhianatan".

Mantan Direktur CIA Leon Panetta, kepada CNN, juga mengatakan bahwa komentar Trump menimbulkan pertanyaan soal kesetiaannya terhadap AS.

"Anda memiliki seorang capres yang meminta Rusia untuk ikut campur dalam dunia politik AS. Saya hanya berpikir ini benar-benar di luar perkiraan. Saya kita pernyataan itu hanya menunjukkan bahwa ia tidak layak menjadi presiden AS," kata Panetta.

Rusia membantah berada di balik peretasan email tersebut.

"Moskow berupaya untuk menghindari kata-kata yang bisa diinterpretasikan sebagai bentuk ikut campur dalam proses pemilihan baik langsung maupun tidak langsung," kata juru bicara Istana Kremlin, Dmitry Peskov lewat sambungan telepon dengan Reuters. (Independent/Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Donald Trump Kesal Mahalnya Tiket Piala Dunia 2026: Saya Nggak Mau Beli

Donald Trump Kesal Mahalnya Tiket Piala Dunia 2026: Saya Nggak Mau Beli

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:48 WIB

Donald Trump Ancam Hancurkan Siapa Pun yang Dekati Uranium Iran

Donald Trump Ancam Hancurkan Siapa Pun yang Dekati Uranium Iran

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:21 WIB

Nasib Pasokan Energi Global Kini di Tangan Xi Jinping, Harga Minyak Sudah Melambung Tinggi!

Nasib Pasokan Energi Global Kini di Tangan Xi Jinping, Harga Minyak Sudah Melambung Tinggi!

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 11:08 WIB

Dokumen UFO Cuma Pengalihan Isu, Publik Diminta Jangan Percaya Omong Kosong Trump

Dokumen UFO Cuma Pengalihan Isu, Publik Diminta Jangan Percaya Omong Kosong Trump

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:24 WIB

Dokumen UFO AS Bongkar Objek Misterius Berputar Spiral Pada Ketinggian 41 Ribu Kaki di Asia

Dokumen UFO AS Bongkar Objek Misterius Berputar Spiral Pada Ketinggian 41 Ribu Kaki di Asia

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:12 WIB

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 08:05 WIB

Link Download Dokumen UFO dari Pemerintah AS: Trump dan Alien Trending Global

Link Download Dokumen UFO dari Pemerintah AS: Trump dan Alien Trending Global

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:40 WIB

Donald Trump Rilis 160 Dokumen Rahasia UFO: Bahas Alien dan Objek Misterius

Donald Trump Rilis 160 Dokumen Rahasia UFO: Bahas Alien dan Objek Misterius

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:59 WIB

Donald Trump Serang FIFA: Harga Tiket Piala Dunia 2026 Kemahalan!

Donald Trump Serang FIFA: Harga Tiket Piala Dunia 2026 Kemahalan!

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:08 WIB

Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz

Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:34 WIB

Terkini

Kronologi Lengkap Pria Depok Ngamuk Bumper Ambulans, Berawal dari Cekcok Soal Lampu Rotator

Kronologi Lengkap Pria Depok Ngamuk Bumper Ambulans, Berawal dari Cekcok Soal Lampu Rotator

News | Senin, 11 Mei 2026 | 14:01 WIB

Dari Kantong Kuning dan Hijau, Jakarta Bisa Mulai Benahi Sampahnya

Dari Kantong Kuning dan Hijau, Jakarta Bisa Mulai Benahi Sampahnya

News | Senin, 11 Mei 2026 | 13:58 WIB

Yusril Ingatkan Hakim Militer di Kasus Andrie Yunus: Jangan Sekadar Formalitas

Yusril Ingatkan Hakim Militer di Kasus Andrie Yunus: Jangan Sekadar Formalitas

News | Senin, 11 Mei 2026 | 13:52 WIB

Warga RT 02 Tebet Tak Lagi Buang Sampah Dapur ke TPA: Diubah Jadi Pupuk dalam Sumur Teba

Warga RT 02 Tebet Tak Lagi Buang Sampah Dapur ke TPA: Diubah Jadi Pupuk dalam Sumur Teba

News | Senin, 11 Mei 2026 | 13:48 WIB

Waspada Hantavirus, Arab Saudi Perketat Pengawasan Gerbang Masuk ke Negara

Waspada Hantavirus, Arab Saudi Perketat Pengawasan Gerbang Masuk ke Negara

News | Senin, 11 Mei 2026 | 13:48 WIB

Wali Kota Jaktim Larang Lapak Kurban di Trotoar, Nekat Bakal Ditegur dan Ditertibkan!

Wali Kota Jaktim Larang Lapak Kurban di Trotoar, Nekat Bakal Ditegur dan Ditertibkan!

News | Senin, 11 Mei 2026 | 13:47 WIB

Mengenal Teba Modern, Rahasia Warga Gudang Peluru Jadi Pionir Pilah Sampah Mandiri

Mengenal Teba Modern, Rahasia Warga Gudang Peluru Jadi Pionir Pilah Sampah Mandiri

News | Senin, 11 Mei 2026 | 13:41 WIB

Polisi Ungkap Kondisi 11 Bayi di Penitipan Sleman: Tiga Masih Dirawat di Rumah Sakit

Polisi Ungkap Kondisi 11 Bayi di Penitipan Sleman: Tiga Masih Dirawat di Rumah Sakit

News | Senin, 11 Mei 2026 | 13:28 WIB

Polemik RDF Rorotan: Benarkah Paparan Bau Sampah Bisa Ganggu Kesehatan Anak?

Polemik RDF Rorotan: Benarkah Paparan Bau Sampah Bisa Ganggu Kesehatan Anak?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 13:28 WIB

Perum Bulog Rayakan HUT ke-59 dengan Kegiatan Sosial dan Pelayanan Masyarakat

Perum Bulog Rayakan HUT ke-59 dengan Kegiatan Sosial dan Pelayanan Masyarakat

News | Senin, 11 Mei 2026 | 13:27 WIB