Ahok Tengarai Banyak Plat Nomor Palsu dalam Sistem Ganjil Genap

Adhitya Himawan, Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 10 Agustus 2016 | 10:24 WIB
Ahok Tengarai Banyak Plat Nomor Palsu dalam Sistem Ganjil Genap
Penerapan sistem ganjil genap di Jalan Jenderal Sudirman, di Jakarta. [suara.com/Oke Atmaja]

Dua pekan uji coba pembatasan kendaraan pribadi dengan menggunakan sistem ganjil genap dinilai berhasil mengurangi kemacetan di sejumlah jalan protokol.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan, walaupun dinilai cukup mengurangi kemacetan, namun masih ada pelanggar yang mencoba masuk ke jalur yang  diterapkan ganjil-genap.

Selain banyak pelanggar yang mencoba masuk karena menganggap tidak akan  ditilang oleh petugas karena masih tahap uji coba, Ahok juga menemukan banyak mobil yang menggunakan plat nomor palsu.

"Banyak (plat nomor yang belakangnya) RF palsu. Makanya saya sengaja pakai yang merah tahu nggak. Kalau RFR dan S kan boleh. Karena dianggap mobil dinas," kata Ahok.

Dengan banyaknya mobil yang menggunakan plat nomor huruf belakangnya RFR atau RFS, Ahok tengah mengkaji lagi kebijakan tersebut. Bisa saja kata Ahok mobil dinas yang lewat nantinya hanya berplat merah.

"Saya juga lagi berpikir banyak yang palsuin. Semua orang nempel. Kita sudah tangkap kan satu yang Land Cruiser. Karena dia bodong," kata Ahok.

"Makanya saya juga lagi pikirin kalau itu nggak menolong, kalau mobil dinas makanya pakai yang merah aja deh supaya sama kayak saya. Daripada pakai RFR," Ahok menambahkan.

Untuk diketahui, penerapan sistem ganjil genap yang diterapkan saat ini merupakan pengganti sistem 3 in 1.

Kebijakan ini berlaku mulai hari Senin sampai dengan Jumat di sepanjang ruas Jalan Sudirman-Thamrin, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Medan Merdeka Barat dan sebagian Jalan Gatot Subroto.

Waktu pemberlakuan kebijakan tersebut adalah pukul 07.00 sampai 10.00 WIB dan pukul 16.30 sampai 19.00 WIB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tiga Pekan ke Depan, Pengawasan Sistem Ganjil Genap Diperketat

Tiga Pekan ke Depan, Pengawasan Sistem Ganjil Genap Diperketat

News | Senin, 08 Agustus 2016 | 13:40 WIB

Ahok Klaim Pengguna Jalan di Jakarta Makin Sadar Ganjil-Genap

Ahok Klaim Pengguna Jalan di Jakarta Makin Sadar Ganjil-Genap

News | Selasa, 02 Agustus 2016 | 15:32 WIB

Empat Hari Uji Coba Ganjil-Genap, 3.991 Pelanggar Ditegur

Empat Hari Uji Coba Ganjil-Genap, 3.991 Pelanggar Ditegur

News | Selasa, 02 Agustus 2016 | 10:57 WIB

Penjelasan Polisi Kenapa Pelanggar Ganjil Genap Tambah Terus

Penjelasan Polisi Kenapa Pelanggar Ganjil Genap Tambah Terus

News | Senin, 01 Agustus 2016 | 18:30 WIB

3 Hari Uji Coba Ganjil-Genap Masih Ada Pelanggar

3 Hari Uji Coba Ganjil-Genap Masih Ada Pelanggar

News | Jum'at, 29 Juli 2016 | 14:52 WIB

Ada Seribuan Pelanggaran di Hari Kedua Uji Coba Ganjil-Genap

Ada Seribuan Pelanggaran di Hari Kedua Uji Coba Ganjil-Genap

News | Jum'at, 29 Juli 2016 | 11:12 WIB

Ahok Sadar ERP Jauh Lebih Efektif daripada Ganjil-Genap

Ahok Sadar ERP Jauh Lebih Efektif daripada Ganjil-Genap

News | Kamis, 28 Juli 2016 | 11:23 WIB

Ganjil-Genap Turunkan Jumlah Kendaraan 20 Persen

Ganjil-Genap Turunkan Jumlah Kendaraan 20 Persen

News | Kamis, 28 Juli 2016 | 00:00 WIB

Ada Ganjil-Genap, Ahok Ganti Plat Mobil Dinas Jadi Merah

Ada Ganjil-Genap, Ahok Ganti Plat Mobil Dinas Jadi Merah

News | Rabu, 27 Juli 2016 | 16:35 WIB

Uji Coba Ganjil Genap

Uji Coba Ganjil Genap

Foto | Rabu, 27 Juli 2016 | 13:59 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×