Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Kritik Pernyataan Ketua KPK

Adhitya Himawan

Minggu, 14 Agustus 2016 | 10:14 WIB
Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Kritik Pernyataan Ketua KPK
Anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, Poempida Hidayatulloh. [Antara/Widodo S. Jusuf]

Pernyataan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menganggap Sistem remunerasi di Indonesia tidak adil. Sistem tersebut mengedepankan penilaian terhadap kinerja seorang pegawai yang didanai negara, tapi tidak mempertimbangkan tanggungjawabnya.

Agus mencontohkan gaji Presiden cuma Rp 62 juta, apa pantas (gaji) direktur BPJS Rp 300 juta. Namun, Agus tidak menyebut Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) mana yang ia maksud, apakah BPJS kesehatan yang dipimpin Fahmri Idris atau BPJS ketenagakerjaan dipimpin Agus Susanto.

Menanggapi hal itu, anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, Poempida Hidayatullah menyesalkan pernyataan Agus.

"Saya sangat menyayangkan pernyataan Ketua KPK seperti itu. Karena faktanya jauh panggang dari api," kata Poempida dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (14/8/2016).

Menurut Poempida, seharusnya statemen seorang Ketua KPK harus didukung oleh data yang akurat. Di mana pernyataan publik seperti ini dari seorang Ketua KPK dapat berdampak "menghakimi" secara terbuka.

Poempida pun mengingatkan Agus tentang rekannya  (Saut Situmorang) yang pernyataannya menyakiti kader HMI.

"Pak Agus Raharjo seharusnya dapat melihat secara akurat gaji Dirut BPJS dari laporan harta kekayaan pejabat negara (LHKPN) yang sudah diberikan kepada KPK. Di sana bisa terlihat angka yang sesungguhnya seperti apa," ujar Poempida.

Dalam konteks nominal gaji, Poempida  tidak bisa menyampaikan ke publik karena  SK penggajian bersifat rahasia  dari Seskabnya.

"Tetapi itu yang memutuskan Presiden. Bukan kami menggaji sendiri," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fadli Zon Meragukan Ketua KPK Soal Kasus RS Sumber Waras

Fadli Zon Meragukan Ketua KPK Soal Kasus RS Sumber Waras

News | Jum'at, 17 Juni 2016 | 13:53 WIB

Ikut BPJS Ketenagakerjaan, Gojek Dapat Pelatihan Keselamatan

Ikut BPJS Ketenagakerjaan, Gojek Dapat Pelatihan Keselamatan

Bisnis | Minggu, 17 April 2016 | 17:31 WIB

Ribuan Pengemudi GoJek Ikut BPJS Ketenagakerjaan

Ribuan Pengemudi GoJek Ikut BPJS Ketenagakerjaan

News | Minggu, 17 April 2016 | 10:16 WIB

Ini Prosedur Pengobatan Gratis untuk Kecelakaan Kerja

Ini Prosedur Pengobatan Gratis untuk Kecelakaan Kerja

News | Jum'at, 15 April 2016 | 13:01 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Tanggung Biaya Kecelakaan Kerja

BPJS Ketenagakerjaan Tanggung Biaya Kecelakaan Kerja

News | Jum'at, 15 April 2016 | 08:42 WIB

Puan Beri Contoh Sederhana Revolusi Mental BPJS Tenaga Kerja

Puan Beri Contoh Sederhana Revolusi Mental BPJS Tenaga Kerja

Bisnis | Rabu, 23 Maret 2016 | 13:50 WIB

Pemerintah Dinilai Masih Pelit Pada Penerima PBI BPJS Kesehatan

Pemerintah Dinilai Masih Pelit Pada Penerima PBI BPJS Kesehatan

Bisnis | Senin, 21 Maret 2016 | 20:50 WIB

Pegawai Kontrak DKI Dapat Jaminan BPJS Ketenagakerjaan

Pegawai Kontrak DKI Dapat Jaminan BPJS Ketenagakerjaan

News | Rabu, 16 Maret 2016 | 17:02 WIB

Jaksa Agung Tutup Kasus Samad dan BW, KPK Gembira dan Lega

Jaksa Agung Tutup Kasus Samad dan BW, KPK Gembira dan Lega

News | Kamis, 03 Maret 2016 | 18:46 WIB

Jaksa Agung Tutup Kasus Samad dan BW, KPK Gembira dan Lega

Jaksa Agung Tutup Kasus Samad dan BW, KPK Gembira dan Lega

News | Kamis, 03 Maret 2016 | 18:46 WIB

Terkini

Truk Molen Tabrak Kerumunan Warga di Bekasi, Tak Uji KIR Selama 6 Tahun

Truk Molen Tabrak Kerumunan Warga di Bekasi, Tak Uji KIR Selama 6 Tahun

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 19:53 WIB

Tantang Selangor FC di Final Singa Cup 2026, Wakil Indonesia Bawa Misi Balas Dendam

Tantang Selangor FC di Final Singa Cup 2026, Wakil Indonesia Bawa Misi Balas Dendam

Bola | Senin, 02 November 2026 | 19:51 WIB

PSI Tuding AHY Nafsu Gantikan Gibran, Andi Arief: Kami Pilih Jalur Kompetisi

PSI Tuding AHY Nafsu Gantikan Gibran, Andi Arief: Kami Pilih Jalur Kompetisi

News | Senin, 02 November 2026 | 19:51 WIB

Aksi Boikot Raffi Ahmad: Menyoal Efektivitas Cancel Culture di Media Sosial

Aksi Boikot Raffi Ahmad: Menyoal Efektivitas Cancel Culture di Media Sosial

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:50 WIB

Transformasi Holding BUMN Asuransi Tak Hanya Fokus Bisnis

Transformasi Holding BUMN Asuransi Tak Hanya Fokus Bisnis

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 19:48 WIB

Ferry Boboho Lapor soal Kasus Harvey Moeis, Febrie Adriansyah: Nggak Usah Ikut Campur

Ferry Boboho Lapor soal Kasus Harvey Moeis, Febrie Adriansyah: Nggak Usah Ikut Campur

News | Senin, 02 November 2026 | 19:37 WIB

Bima Sena Bongkar Momen Paling Effort di Prekuel Film 5cm: Revolusi Hati

Bima Sena Bongkar Momen Paling Effort di Prekuel Film 5cm: Revolusi Hati

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 19:36 WIB

Awas Bahaya Logistik Gratisan: Kasus Teh Berbusa Demo HI Jadi Pelajaran

Awas Bahaya Logistik Gratisan: Kasus Teh Berbusa Demo HI Jadi Pelajaran

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:35 WIB

Link Pengecekan NIK Penerima BSU 2026, Cek Status Penerima Rp900 Ribu di Sini

Link Pengecekan NIK Penerima BSU 2026, Cek Status Penerima Rp900 Ribu di Sini

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 19:35 WIB

Konsumen Eropa Beralih Beli Mobil Listrik Bekas Asal China Akibat Aturan Impor

Konsumen Eropa Beralih Beli Mobil Listrik Bekas Asal China Akibat Aturan Impor

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 19:35 WIB

×