Jaksa Agung Tutup Kasus Samad dan BW, KPK Gembira dan Lega

Arsito Hidayatullah, Nikolaus Tolen

Kamis, 03 Maret 2016 | 18:46 WIB
Jaksa Agung Tutup Kasus Samad dan BW, KPK Gembira dan Lega
Ketua KPK Agus Rahardjo di gedung KPK, Jakarta, Jumat (19/2/2016) lalu. [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambut baik langkah yang diambil oleh pihak Kejaksaan Agung dengan menutup kasus yang menjerat mantan komisioner KPK, Abraham Samad dan Bambang Widjojanto (BW). Menurut Ketua KPK, Agus Rahardjo, keputusan Jaksa Agung untuk mengesampingkan perkara kedua orang tersebut sangat menggembirakan bagi KPK.

"Menggembirakan. Supaya pimpinan KPK yang baru bertugas dua bulan tidak terhambat dengan kasus-kasus lama, yang semestinya tidak perlu terjadi," kata Agus, saat dikonfirmasi, Kamis (3/3/2016).

 
Dengan ditutupnya dua kasus yang menghantui dua sosok penting KPK periode 2011-2015 tersebut, Agus berharap pihaknya dapat bergerak cepat dalam menyelesaikan segala perkara yang ada di KPK.

"Sekarang kita berharap bisa bergerak cepat dalam mengimplementasi program penindakan dan pencegahan tipikor (periode) 2015-2019," kata Agus.

Tidak hanya Agus, pimpinan KPK yang lainnya juga menyampaikan hal yang sama atas langkah yang diambil Jaksa Agung HM Prasetyo tersebut. Pasalnya, hal tersebut dinilai sudah mewakili harapan masyarakat, sehingga pemberantasan korupsi di Indonesia dapat terus dilakukan dengan baik.

"KPK menyambut baik apa yang dilakukan Jaksa Agung, di samping itu memenuhi harapan masyarakat. Kami sangat berterima kasih atas deponering kasus Abraham Samad dan Bambang Widjojanto," ungkap Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif.

Sebelumnya, dalam konferensi pers di Gedung Kejaksaan Agung, Jaksa Agung HM Prasetyo mengumumkan penutupan kasus yang menjerat Samad dan BW. Prasetyo mengaku bahwa sebelum keputusan tersebut diambil, dirinya sudah meminta banyak pendapat dan masukan dari lembaga negara dan juga masyarakat. Hingga akhirnya, politisi Partai Nasdem tersebut memutuskan untuk mengesampingkan perkara tersebut dan menutupnya untuk tidak dibuka kembali suatu saat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kalau UU KPK Tetap Direvisi, Rhoma Irama: Itu Terlalu

Kalau UU KPK Tetap Direvisi, Rhoma Irama: Itu Terlalu

News | Kamis, 03 Maret 2016 | 12:53 WIB

DPR Didatangi Guru Besar Minta Revisi UU KPK Dicabut

DPR Didatangi Guru Besar Minta Revisi UU KPK Dicabut

News | Selasa, 01 Maret 2016 | 18:11 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×