Satu Orang Ditangkap Terkait Serangkaian Bom di Thailand

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Minggu, 14 Agustus 2016 | 14:43 WIB
Satu Orang Ditangkap Terkait Serangkaian Bom di Thailand
Serangakaian Ledakan terjadi di lokasi wisata di Thailand, Jumat (12/8). (Reuters)

Suara.com - Kepolisian Thailand menangkap seorang lelaki yang diduga terkait dalam serangkaian bom di Thailand. Bom meledak di kawasan selatan Thailand sejak, Kamis (11/8/2016).

Serangkaian bom dan serangan pembakaran di Thailand selatan menewaskan empat orang dan puluhan luka-luka. Menurut polisi peristiwa itu didalangi oleh satu orang.

Ledakan Kamis dan Jumat lalu ditargetkan beberapa resor wisata paling terkenal di Thailand. Bom meledak setelah beberapa hari Thailand menerima konstitusi yang didukung oleh militer.

"Berbagai tindakan ini dilakukan oleh sebuah kelompok di banyak daerah secara bersamaan, perintah dari satu orang berikut," Pongsapat Pongcharoen, seorang wakil kepala polisi nasional Thailand kepada wartawan.

Dia tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang sosok lelaki yang dicurigai sebagai dalang pemboman itu.

Sebelumnya, Mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Sinawathra membantah ikut terlibat dalam teror bom di lima daerah wisata di Thailand, Jumat (12/8/2016) lalu yang menelan 4 korban jiwa serta 35 luka-luka. Seperti diketahui, teror terjadi tak lama setelah pemerintah menyetujui konstitusi soal peran militer dalam pemilihan umum 2017 mendatang.

Adik Thaksin, Yingluck Shinawatra serta pengikut setia Thaksin yang bisa disebut "baju merah" belakangan ikut dicurigai punya andil.

"Masyarakat, lewat media sosial menyampaikan komentarnya jika Thaksin Shinawatra adalah dalang dibalik teror," kata Noppadon Pattama, mantan Menteri Luar Negeri Thailand.

"Ini merupakan fitnah dan pencemaran nama baik. Siapapun yang pernah menjadi perdana menteri pasti mengkhawatirkan negaranya, dan tidak mungkin melakukan (teror) ini," lanjut Noppadon. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Thailand Tahan Dua Orang Pascaledakan Bom

Polisi Thailand Tahan Dua Orang Pascaledakan Bom

News | Jum'at, 12 Agustus 2016 | 23:02 WIB

Tersangka Bom Bangkok Jalani Rekonstruksi

Tersangka Bom Bangkok Jalani Rekonstruksi

News | Sabtu, 26 September 2015 | 17:15 WIB

Polisi: Terduga Pembom Bangkok Kedua Punya Peran Kunci

Polisi: Terduga Pembom Bangkok Kedua Punya Peran Kunci

News | Selasa, 01 September 2015 | 18:33 WIB

Pascabom, Pariwisata Thailand Optimis Membaik di Akhir Tahun

Pascabom, Pariwisata Thailand Optimis Membaik di Akhir Tahun

News | Rabu, 26 Agustus 2015 | 17:47 WIB

Terkini

Dampak Kasus Amsal Sitepu: Pekerja Kreatif Khawatir Kerjasama dengan Pemerintah

Dampak Kasus Amsal Sitepu: Pekerja Kreatif Khawatir Kerjasama dengan Pemerintah

News | Jum'at, 03 April 2026 | 10:06 WIB

Demi Selat Hormuz, PBB Hari Ini Akan Putuskan Pengerahan Kekuatan Militer untuk Keroyok Iran

Demi Selat Hormuz, PBB Hari Ini Akan Putuskan Pengerahan Kekuatan Militer untuk Keroyok Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 09:22 WIB

Prinsip 'No Service No Pay': Badan Gizi Nasional Bakal Cabut Insentif SPPG yang Lalai

Prinsip 'No Service No Pay': Badan Gizi Nasional Bakal Cabut Insentif SPPG yang Lalai

News | Jum'at, 03 April 2026 | 09:10 WIB

Hemat BBM, Pejabat Pemkot Mataram Wajib Bersepeda ke Kantor Mulai Pekan Depan

Hemat BBM, Pejabat Pemkot Mataram Wajib Bersepeda ke Kantor Mulai Pekan Depan

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:52 WIB

Safaruddin Ngamuk di DPR, Soroti Gaji Guru Polri Rp 100 Ribu per Jam: Harusnya Rp 5 Juta per Jam!

Safaruddin Ngamuk di DPR, Soroti Gaji Guru Polri Rp 100 Ribu per Jam: Harusnya Rp 5 Juta per Jam!

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:37 WIB

BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sebagian Besar Ibu Kota Provinsi saat Jumat Agung

BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sebagian Besar Ibu Kota Provinsi saat Jumat Agung

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:31 WIB

Dikritik DPR soal Kasus Amsal Sitepu, Kajari Karo Minta Maaf dan Janji Evaluasi

Dikritik DPR soal Kasus Amsal Sitepu, Kajari Karo Minta Maaf dan Janji Evaluasi

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:24 WIB

Beda dengan Indonesia, Pakistan Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen

Beda dengan Indonesia, Pakistan Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:12 WIB

Operasi True Promise 4 Iran Target Alutsista AS di UEA, Puluhan Perwira Masuk Rumah Sakit

Operasi True Promise 4 Iran Target Alutsista AS di UEA, Puluhan Perwira Masuk Rumah Sakit

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:10 WIB

Sekretaris Pertahanan AS Minta Kepala Staf Angkatan Darat Mundur di Tengah Perang dengan Iran

Sekretaris Pertahanan AS Minta Kepala Staf Angkatan Darat Mundur di Tengah Perang dengan Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:01 WIB