Mirip Tom Hanks, Lelaki Suriah Ini Setahun Ditahan Bandara Turki

Liberty Jemadu

Senin, 15 Agustus 2016 | 14:39 WIB
Mirip Tom Hanks, Lelaki Suriah Ini Setahun Ditahan Bandara Turki

Suara.com - Fadi Mansour lebih dari setahun terperangkap di dalam Bandara Ataturk, Istanbul, Turki. Pemuda 28 tahun itu dilarang meninggalkan bandara karena masalah visa.

Mansour tentu membangkitkan ingatan akan kisah Tom Hanks dalam film "The Terminal". Masalah mereka kurang lebih sama. Bedanya kisah Hanks adalah cerita fiksi - ia sebagai Viktor Navorsk dari negara khayalan bernama "Krakozhia" yang terkurung dalam sebuah bandara New York, Amerika Serikat.

Kisah Mansour, di sisi lain, sungguh sebuah pengalaman nyata.

"Dia berada dalam situasi yang sama dengan saya," kata Mansour yang mengisi waktu dengan menonton film di komputer tabletnya. Salah satu film yang ditontonnya, tentu saja, "The Terminal", "Saya menontonnya karena saya pikir akan berguna bagi saya."

"Tetapi ketika saya menyaksikan film itu, saya sadar bahwa mereka menampilkan kisahnya dalam cara yang jenaka dan situasi saya sangat tidak lucu. Ia terbiasa makan hamburger dan demikian juga saya. Tetapi Tom Hanks bebas berkeliaran di dalam bandara, sementara saya mentok di dalam satu ruangan," tutur Mansour.

Pengalaman pahit Mansour, yang terkurung di dalam bandara Ataturk selama Februari 2015 - Maret 2016, tak lepas dari perang berkepanjangan di Tanah Airnya. Ketika pertempuran keji berlangsung di negerinya, Mansour cukup beruntung bisa masuk ke Turki pada November 2014.

Selamat dari pertempuran di Suriah, peruntungan Mansour berubah di negara tetangganya Turki. Di negeri itu dia rupanya tak bisa mendapatkan pekerjaan. Hukum di negeri yang dipimpin Tayyip Erdogan itu memang melarang warga Suriah diberi pekerjaan.

Tak hilang akal, tiga bulan kemudian Mansour membeli sebuah passport palsu dan sebuah tiket pesawat ke Jerman. Tetapi pesawat yang membawanya justru terbang ke Kuala Lumpur, Malaysia. Di sana dia ditahan. Otoritas Malaysia mengetahui bahwa passport yang dia gunakan palsu. Ia lantas dikirim pulang ke Turki.

Kembali ke Turki, Mansour ditahan di ruang detensi.

"Saya kira, saya hanya akan ditahan selama beberapa jam. Orang-orang bilang, saya akan dikirim lagi ke Malaysia, tetapi saya bilang mustahil. Saya orang Suriah," ia mengenang peristiwa itu.

Tetapi dia sekali lagi salah. Setelah dua jam ditahan, penjaga perbatasan Turki mengatakan bahwa dia akan dikirim lagi ke Malaysia.

"Saya mengatakan ingin mengajukan permohonan suaka, tetapi mereka bilang, 'Kami sudah menampung 2 juta warga Suriah di sini dan kami tak mau menambah lagi.'" cerita Mansour.

Sayang, Malaysia juga tak mau menerima Mansour. Setelah tiga hari menunggu di Kuala Lumpur, dia dipulangkan lagi ke Bandara Ataturk. Ia menghabiskan 12 bulan berikutnya di bandara utama Istanbul tersebut.

Jika dalam film Hanks menjalani hidup dengan cukup nyaman - tinggal dan tidur di sebuah ruangan tersembunyi dan menjalin persahabatan dengan para pekerja di bandara - Mansour justru mengalami masa-masa sukar. Ia hanya boleh bergerak di dalam sebuah ruangan sempit, bersama sekitar 40 orang yang mengalami masalah serupa.

"Tak ada jendela. Saya tak melihat cahaya matahari selama delapan bulan," kenang dia.

Lebih buruk lagi, salah satu tahanan dalam ruangan ini adalah seorang fanatik ekstrem yang tak menyukainya. Ia diduga telah tiga kali menyerang Mansour.

"Ia membuat hidup saya sulit. Ia menyebut saya kafir dan terang-terangan menghasut tahanan lain untuk membunuh saya agar bisa masuk surga," ujar dia.

Delapan bulan terkurung dalam bandara, Mansour berusaha pergi ke Libanon. Tetapi di Libanon dia kembali ditolak dan dipulangkan ke Turki.

Untuk menghibur dirinya, Mansour menonton film di iPad. Ia juga membaca buku karya aktivis Suriah, Mostafa Khalifa, yang bercerita tentang pengalamannya selama dipenjara oleh Presiden Bashar al Assad.

Tetapi Mansour mengaku sukar menemukan kesamaan antara kisahnya dengan cerita dalam film Hanks. Ia justru lebih tersentuh dengan buku Mehran Karimi Nasseri, pengungsi asal Iran yang terkurung dalam bandara Charles de Gaulle, Paris, Prancis selama 18 tahun. Film Hanks sendiri terinspirasi dari buku berjudul "The Terminal Man" itu.

"Saya rasa karakter dalam buku itu sangat dekat dengan saya ketimbang Tom Hanks dalam film," kata Mansour.

Mansour kini sudah bisa tersenyum lega. Dia saat ini telah bebas dan diberi suaka oleh Australia. Setelah ramai diberitakan media dunia pada awal 2016 lalu, Mansour dibantu dicarikan suaka oleh Amnesty Internasional. Permohonan suaka Mansour akhirnya diterima oleh Australia.

Dia diizinkan meninggalkan ruang detensi di bandara Ataturk dan akhirnya terbang ke Australia pada awal Juni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:47 WIB

Kronologis 9 WNI Bebas dari Tentara Israel Setelah Diculik di Laut Menuju Gaza

Kronologis 9 WNI Bebas dari Tentara Israel Setelah Diculik di Laut Menuju Gaza

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 06:18 WIB

Upaya Terakhir AS Gagalkan Timnas Iran ke Piala Dunia 2026! Team Melli Tertahan di Turki

Upaya Terakhir AS Gagalkan Timnas Iran ke Piala Dunia 2026! Team Melli Tertahan di Turki

Bola | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:19 WIB

Ulasan Serial The Palu Family: Sajikan Episodic Horror yang Berbasis Fakta!

Ulasan Serial The Palu Family: Sajikan Episodic Horror yang Berbasis Fakta!

Your Say | Senin, 18 Mei 2026 | 16:35 WIB

OIC Youth Capital Konya 2026 Resmi Dibuka, Astrid Nadya Rizqita Wakili Indonesia

OIC Youth Capital Konya 2026 Resmi Dibuka, Astrid Nadya Rizqita Wakili Indonesia

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:47 WIB

Honda Resmikan Pabrik Baru di Turki, Ada Apa di Baliknya?

Honda Resmikan Pabrik Baru di Turki, Ada Apa di Baliknya?

Otomotif | Minggu, 10 Mei 2026 | 15:00 WIB

Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002

Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:54 WIB

Jejak Sejarah di Balik Layar: Mengintip Megahnya Bozda Film Platosu di Istanbul

Jejak Sejarah di Balik Layar: Mengintip Megahnya Bozda Film Platosu di Istanbul

Video | Rabu, 22 April 2026 | 20:05 WIB

Menjelajahi Menara Galata: Ikon Istanbul dengan Panorama 360 Derajat

Menjelajahi Menara Galata: Ikon Istanbul dengan Panorama 360 Derajat

Video | Rabu, 22 April 2026 | 09:30 WIB

Menemukan Sisi Tenang Uskudar di Tengah Istanbul

Menemukan Sisi Tenang Uskudar di Tengah Istanbul

Foto | Selasa, 21 April 2026 | 14:25 WIB

Terkini

Pertemuan Langka di Gedung Pancasila: Prabowo, Megawati, JK, hingga Ma'ruf Amin Kumpul Satu Meja

Pertemuan Langka di Gedung Pancasila: Prabowo, Megawati, JK, hingga Ma'ruf Amin Kumpul Satu Meja

News | Senin, 01 Juni 2026 | 15:04 WIB

Teror Api di Rumah Warga Sleman Belum Usai, Kebakaran Terjadi 73 Kali di 65 Titik

Teror Api di Rumah Warga Sleman Belum Usai, Kebakaran Terjadi 73 Kali di 65 Titik

News | Senin, 01 Juni 2026 | 15:01 WIB

Prabowo Sebut Ada Kelompok yang Melawan Negara, Singgung Koruptor hingga Pelaku Ekonomi Ilegal

Prabowo Sebut Ada Kelompok yang Melawan Negara, Singgung Koruptor hingga Pelaku Ekonomi Ilegal

News | Senin, 01 Juni 2026 | 14:53 WIB

Hasto: Jangan Seperti Papua dan Aceh, Kaya SDA tapi Rakyat Belum Sejahtera

Hasto: Jangan Seperti Papua dan Aceh, Kaya SDA tapi Rakyat Belum Sejahtera

News | Senin, 01 Juni 2026 | 14:52 WIB

Bumi Diprediksi Makin Panas hingga 2030, Sudah Cukupkah Upaya Mitigasinya?

Bumi Diprediksi Makin Panas hingga 2030, Sudah Cukupkah Upaya Mitigasinya?

News | Senin, 01 Juni 2026 | 14:32 WIB

Prabowo Prediksi akan Ada Perlawanan dari Kelompok Tak Cinta Tanah Air

Prabowo Prediksi akan Ada Perlawanan dari Kelompok Tak Cinta Tanah Air

News | Senin, 01 Juni 2026 | 14:23 WIB

Prabowo: Ekonomi Indonesia Tak Boleh Hanya Menguntungkan Segelintir Orang

Prabowo: Ekonomi Indonesia Tak Boleh Hanya Menguntungkan Segelintir Orang

News | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Prabowo: Ekonomi Indonesia Memang Tumbuh, Tapi Apa Sudah Merata dan Adil?

Prabowo: Ekonomi Indonesia Memang Tumbuh, Tapi Apa Sudah Merata dan Adil?

News | Senin, 01 Juni 2026 | 14:08 WIB

Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu

Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu

News | Senin, 01 Juni 2026 | 13:53 WIB

NASA Siapkan ' Buruh Robot' Masa Depan: Kecerdasan Buatan dan Drone Bakal Bangun Pangkalan di Bulan

NASA Siapkan ' Buruh Robot' Masa Depan: Kecerdasan Buatan dan Drone Bakal Bangun Pangkalan di Bulan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 13:45 WIB