Produksi Gula Aren Lebak Banten Terbesar di Dunia

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Jum'at, 19 Agustus 2016 | 11:51 WIB
Produksi Gula Aren Lebak Banten Terbesar di Dunia
Ilustrasi gula aren. ( Antara)

Suara.com - Produksi gula aren hasil kerajinan masyarakat di Kabupaten Lebak, Banten, hingga kini masuk terbesar di dunia. Jumlah produksinya sampai ratusan ton per bulan.

"Kita bangga beberapa daerah di Tanah Air melakukan studi banding gula aren ke Lebak," kata Kepala Seksi Program Mesin dan Kimia Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak Sapei di Lebak, Jumat (19/8/2016).

Pemerintah daerah terus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan melalui usaha kerajinan gula aren jenis cetak dan halus. Kelebihan gula aren Kabupaten Lebak, selain rasanya manis dan dapat bertahan lama juga beraroma serta kadar gulanya relatif kecil sehingga cocok bagi penderita diabetes.

Permintaan gula aren untuk pasar domestik dan mancanegara hingga kini cenderung tinggi karena masuk kategori makanan organik tanpa menggunakan zat kimia. Selain itu juga gula arena Lebak memiliki sertifikat internasional sehingga menembus pasar dunia.

Mereka para konsumen produksi gula aren selain digunakan untuk pencampur makanan pemanis juga bisa menyembuhkan beberapa jenis penyakit.

"Kami yakin perajin gula aren di Lebak menjadikan andalan ekonomi masyarakat, juga menyerap lapangan pekerjaan," katanya.

Menurut dia, perajin gula aren itu tersebar di Kecamatan Sobang, Panggarangan, Cigemblong, Bayah, Cihara, Cibeber, dan Muncang. Saat ini, produksi gula aren di Kabupaten Lebak pada 2015 tercatat 8.722.500 kilogram (Kg) dengan nilai produksi perguliran ekonomi Rp96 miliar lebih dari 5.815 unit usaha dan menyerap tenaga kerja sebanyak 11.507 orang.

"Saya kira Lebak hingga kini sebagai penghasil gula aren terbesar di dunia dan mengalahkan Thailand, Malaysia dan Vietnam," katanya.

Ia mengatakan, produksi gula aren jenis semut kini sudah dipasarkan di sejumlah hotel berbintang di Provinsi Banten, DKI Jakarta, Bandung dan Bali. Tidak heran jika menginap di hotel berbintang selalui ditemukan gula semut Kabupaten Lebak.

Biasanya, gula semut itu dicampur dengan makanan roti, kopi dan makanan lainnya. Selain itu juga gula cetak dipasok ke beberapa negara di Eropa, seperti Belanda, Italia dan Inggris.

"Kami berharap kedepan produksi gula aren Lebak bisa memasok ke semua negara di dunia," katanya.

Sementara itu, Anwar, seorang perajin gula aren warga Sobang Kabupaten Lebak mengatakan dirinya setiap bulan mengekspor gula aren ke Belanda sekitar 20 ton dengan menggunakan angkutan dua kontainer. Ia memasok ke negara lain karena sudah memiliki sertifikat pangan organik internasional sehingga mendapat kepercayaan dari konsumen dunia.

"Dengan sertifikat internasional itu tentu omzet penjualan ke luar negeri meningkat," katanya.

Ia menjelaskan permintaan ekspor itu karena dilengkapi dengan sertifikat pangan organik internasional yang dikeluarkan pemerintah. Masyarakat Belanda sangat menyukai gula aren Kabupaten Lebak sebagai bahan pemanis minuman maupun aneka jenis makanan. Bahkan, gula aren bisa dicampur pemanis makanan roti.

"Kami menjamin gula aren ini alami dan menyehatkan karena tidak terdapat bahan kimia," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ribuan Rumah di Lebak Terendam Banjir

Ribuan Rumah di Lebak Terendam Banjir

News | Selasa, 26 Juli 2016 | 03:29 WIB

Hujan Sedikit Meningkat, Lebak Sudah Waspada Banjir

Hujan Sedikit Meningkat, Lebak Sudah Waspada Banjir

News | Selasa, 03 Mei 2016 | 21:49 WIB

Ratusan Jembatan Gantung di Lebak Banten Rusak Parah

Ratusan Jembatan Gantung di Lebak Banten Rusak Parah

News | Jum'at, 11 Maret 2016 | 01:01 WIB

Kasus Suap Akil Mochtar, Amir Hamzah Divonis 3,5 Tahun Penjara

Kasus Suap Akil Mochtar, Amir Hamzah Divonis 3,5 Tahun Penjara

News | Senin, 21 Desember 2015 | 16:39 WIB

Pembongkaran Stadion Lebak Bulus

Pembongkaran Stadion Lebak Bulus

Foto | Kamis, 24 September 2015 | 14:27 WIB

Amir Hamzah dan Kasmin Tunggu Sidang di Tipikor

Amir Hamzah dan Kasmin Tunggu Sidang di Tipikor

News | Jum'at, 04 September 2015 | 14:36 WIB

Bekas Wabup Lebak Diperiksa KPK Sebagai Tersangka

Bekas Wabup Lebak Diperiksa KPK Sebagai Tersangka

News | Selasa, 07 Juli 2015 | 13:10 WIB

Mantan Wakil Bupati Lebak akan Diperiksa KPK sebagai Tersangka

Mantan Wakil Bupati Lebak akan Diperiksa KPK sebagai Tersangka

News | Senin, 22 Juni 2015 | 14:12 WIB

Di Daerah Ini, Demam Batu Akik Dipuji Atasi Pengangguran

Di Daerah Ini, Demam Batu Akik Dipuji Atasi Pengangguran

News | Senin, 30 Maret 2015 | 03:40 WIB

Warga Ingin Jembatan Direnovasi, Bupati Lebak: Itu Pemborosan

Warga Ingin Jembatan Direnovasi, Bupati Lebak: Itu Pemborosan

News | Rabu, 18 Maret 2015 | 09:53 WIB

Terkini

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB