Array

Pembunuhan Polisi di Meranti Dilatarbelakangi Kisah Asmara

Esti Utami Suara.Com
Kamis, 25 Agustus 2016 | 15:06 WIB
Pembunuhan Polisi di Meranti Dilatarbelakangi Kisah Asmara
Ilustrasi pembunuhan (Freedigitalphotos/Toa55)

Suara.com - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo mengatakan, pembunuhan anggota Polres Kepulauan Meranti, Brigadir Adil Tambunan oleh warga sipil dilatarbelakangi kisah cinta segitiga.

"Motif cemburu. Anggota (korban) membawa seorang perempuan ke hotel. Pelaku datang kemudian bertengkar dan terlibat perkelahian hingga terbunuh," katanya dalam keteranganya di Pekanbaru, Kamis (25/8/2016).

Brigadir Adil Tambunan (31) tewas Kamis dini hari dengan sejumlah luka akibat senjata tajam di sejumlah bagian tubuhnya. Pelaku yang bernama Apri Andi Pratama (24) kemudian melarikan diri meninggalkan korban dalam keadaan tidak bernyawa.

Guntur menjelaskan kejadian itu berlangsung pada Kamis sekitar pukul 01.45 WIB di depan Hotel Furama, Kota Selatpanjang. Informasi yang diperoleh korban dan pelaku sudah saling kenal. Sebelumnya mereka disebut pernah terlibat perselisihan yang diduga juga disebabkan perempuan. Namun begitu, jajarannya masih terus mengembangkan hal itu dengan memeriksa sejumlah saksi.

Terkait siapa perempuan yang menjadi rebutan, Guntur belum dapat menjelaskan identitasnya. Korban yang tumbang dengan sedikitnya lima bekas lukas senjata tajam, tewas saat akan dibawa ke rumah sakit. Pascakejadian itu, polisi langsung mengejar pelaku. Pelaku berhasil dibekuk sekitar pukul 03.30 WIB atau dua jam pascapembunuhan itu.

"Pelaku pembunuhan dibekuk anggota di Desa Mekarsari, Kecamatan Merbau," ujarnya.

Pada saat penangkapan Andi, sapaan pelaku, melawan petugas menggunakan badik. Andi yang diketahui merupakan pegawai Honorer di Dinas Pendapatan Daerah Meranti itu terus melawan dan berupaya kabur.

Menurut Kapolres, seperti disampaikan Guntur, polisi sudah melakukan upaya persuasif dan memberikan tembakan peringatan. Namun, pelaku terus melawan sehingga dilumpuhkan melalui dua kali tembakan pada bagian kaki.

"Pelaku kemudian tewas akibat kehabisan darah saat akan dibawa ke RSUD," jelas Guntur.

Suasana Kota Selatpanjang Kamis siang disebutkan mencekam. Ratusan warga marah karena polisi diduga sengaja menganiaya pelaku hingga tewas. Warga pada Kamis pagi sempat mengepung RSUD Meranti dan saat ini dikabarkan sedang mengepung Polres Meranti. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI