Polisi Siap Gelar Rekonstruksi Pengeroyokan di Transjakarta

Dythia Novianty, Ummi Hadyah Saleh

Sabtu, 03 September 2016 | 10:22 WIB
Polisi Siap Gelar Rekonstruksi Pengeroyokan di Transjakarta
Transjakarta yang siap digunakan untuk rekonstruksi pengeroyokan, di Jakarta, Sabtu (3/9/2016). [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Hari ini rencananya Polda Metro Jaya akan menggelar rekonstruksi terhadap pengeroyok Andrew Budikusuma di Transjakarta, di depan halte Transjakarta Balai Sidang Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Sabtu (3/9/2016).

Menurut pengamatan Suara.com, sebuah bus gandeng Transjakarta berwarna biru telah terparkir di depan Gedung Balai Sidang Jakarta Convention Center (JCC), Senayan. Tak hanya itu, sejumlah petugas Transjakarta juga telah berada di lokasi untuk menunggu proses jalannya rekonstruksi.

Salah satu saksi yang enggan ingin disebut namanya mengatakan, bus dengan plat nomor B 7543 IX dipakai untuk proses rekonstruksi.

"Saya disuruh kesini sama polisi (rekonstruksi). Ya, busnya memang yang kaya gini saat itu (pemukulan Andrew). Kayanya ini yang dipakai," ujar salah satu saksi di lokasi.

Hingga kini, aparat kepolisian belum melakukan rekonstruksi.

Sebelumnya, Anggota Polda Metro Jaya menangkap lima dari tujuh pengeroyok Andrew Budikusuma di Tambora, Jakarta Barat, Kamis (1/9/2016) dini hari. Andrew dipukuli karena wajahnya mirip Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Transjakarta kawasan JCC.

Kelima orang yang ditangkap yaitu, satu, Dwi Saputra, warga Jalan Duri Bakin, Rt 1, RW 8 Kelurahan Jembatan Besi, Kecamatan Tambora. Kedua, Heru Bagas Prasetio alias Hidung, warga Jalan Karendang Utara RT 6, RW 4, Kelurahan Tambora. Tiga, Muhammad Agus alias Aweng, warga Jalan Tambora 3, gang 4, RT 5, RW 6, nomor 7. Empat, Surjan, warga Jalan Duri Bangkit, RT 1, RW 8, nomor 1, Kelurahan Jembatan Besi, Tambora. Dan kelima, Aldi Rizaldi, warga Jalan Duri Bangkit, RT 2, RW 10, Kelurahan Jembatan Besi.

Penangkapan dipimpin oleh Ajun Komisaris Polisi Pius Ponggeng. Kelima orang tersebut ditangkap di rumah masing-masing pada pukul 04.00 WIB.

"Sementara dua orang lagi sampai sekarang masih diburu polisi," kata Kasubdit Resmob AKBP Budi Hermanto.

Selain menangkap, polisi juga mengamankan barang bukti baju yang dikenakan saat melakukan penganiayaan terhadap Andrew.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

November, Ahok Tambah 250 Bus Transjakarta  Baru Lagi

November, Ahok Tambah 250 Bus Transjakarta Baru Lagi

News | Jum'at, 02 September 2016 | 17:05 WIB

Dirut TJ Sambut Positif Hasil Uji Sistem Tap Out

Dirut TJ Sambut Positif Hasil Uji Sistem Tap Out

News | Jum'at, 02 September 2016 | 16:27 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×