Aktivitas Sinabung Meningkat, Warga Dilarang Masuk Zona Merah

Esti Utami

Senin, 05 September 2016 | 21:00 WIB
Aktivitas Sinabung Meningkat, Warga Dilarang Masuk Zona Merah
GunuGunung Sinabung mengeluarkan material vulkanik ketika erupsi, di Karo, Sumatera Utara, Sabtu (3/9).

Suara.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karo mengingatkan para pengungsi di lokasi penampungan agar meningkatkan kewaspadaan karena luncuran awan panas erupsi Gunung Sinabung semakin membesar sehingga dapat membahayakan.

"Bahkan, saat ini terbuka jalur lava baru di puncak Sinabung yang mengarah ke Timur Tenggara," kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karo, Jhonson Tarigan dihubungi dari Medan, Senin (5/9/2016).

Jhonson meminta, dalam situasi aktivitas vulkanik Gunung Sinabung yang terus semakin tinggi itu, warga maupun pengungsi tidak berbuat nekad mencoba memasuki desa yang berada di zona merah dan berbahaya.

"Hal ini dapat menimbulkan jatuhnya korban jiwa, dan tidak ada alasan bagi pengungsi untuk pulang sebentar untuk melihat kebun mereka yang cukup lama telantar," tegasnya.

Ia mengatakan keselamatan para pengungsi lebih penting daripada harus melihat rumah dan kebun di desa yang masuk kawasan berbahaya, serta lintasan awan panas. Selain itu, beberapa desa yang harus dikosongkan itu, hanya berjarak lebih kurang 5 hingga 6 kilometer dari kaki Gunung Sinabung.

"Sedangkan, jika terjadi luncuran awan panas dan debu vulkanik Gunung Sinabung bisa mencapai sejauh 7 km, hal ini perlu diantisipasi Pemkab Karo untuk menyelamatkan pengungsi dari bencana alam itu," ucapnya.

Jhonson juga menyebutkan, warga yang berada di Kecamatan Berastagi, Namantran dan Tiganderket untuk selalu mengenakan masker guna menangkal pengaruh debu vulkanik Sinabung yang terus beterbangan. ebu vulkanik yang cukup tebal bisa memicu iritasi dan gangguan kesehatan lainnya.

"Pemkab Karo melalui Dinas Kesehatan dan instansi terkait lainnya membagi-bagikan masker pengamanan secara gratis kepada masyarakat, pengendara sepeda motor untuk mengatasi debu vulkanik Sinabung," kata mantan Humas Pemkab Karo.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan sejak pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB, terjadi 10 kali luncuran awan panas, tetapi jaraknya tidak teramati karena tertutup kabut.

Namun petugas Pos Sinabung Pusat Vulkanologi dan Mitigas Bencana Geologi (PVMBG) mengamati adanya guguran lava pijar sejauh 500 meter ke arah selatan dan tenggara, serta 1.000 meter ke arah tenggara dan timur.

Dalam catatan petugas PVMBG, tercatat telah terjadi 19 kali luncuran awan panas dan 137 kali guguran awan panas sepanjang hari Rabu. Kondisi itu mengindikasikan aktivitas vulkanik Gunung Sinabung terus menunjukkan peningkatan, terutama peningkatan gempa hybrid yang berpengaruh terhadap pertumbuhan kubah lava.

Dari pengamatan petugas PVMBG, aktivitas vulkanik dengan ditandai meningkatnya kegempaan tersebut menyebabkan kubah lava Gunung Sinabung sudah mencapai 2,6 juta meter kubik. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fenomena Sinkhole di Aceh Tengah, Tanah Seluas 3 Hektare Amblas

Fenomena Sinkhole di Aceh Tengah, Tanah Seluas 3 Hektare Amblas

Foto | Kamis, 05 November 2026 | 09:00 WIB

Usai Diterjang Puting Beliung, Ratusan Rumah di Bandung Barat Rusak

Usai Diterjang Puting Beliung, Ratusan Rumah di Bandung Barat Rusak

Foto | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:28 WIB

JK di Yale: Kemanusiaan Harus Melampaui Batas Negara

JK di Yale: Kemanusiaan Harus Melampaui Batas Negara

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Bukan Fenomena Alam, Irma Suryani Murka Karhutla Jadi Bencana Buatan: Habis Dibakar Ditanami Sawit

Bukan Fenomena Alam, Irma Suryani Murka Karhutla Jadi Bencana Buatan: Habis Dibakar Ditanami Sawit

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:01 WIB

14 Titik Longsor Tapan-Batas Jambi Dibersihkan, Jalur Mulai Fungsional

14 Titik Longsor Tapan-Batas Jambi Dibersihkan, Jalur Mulai Fungsional

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:34 WIB

Panggung Kreativitas Jadi Strategi Baru Galang Dana Bantuan Korban Bencana

Panggung Kreativitas Jadi Strategi Baru Galang Dana Bantuan Korban Bencana

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:10 WIB

Mengapa Banjir Bandang Terjang Padang di Tengah Kemarau dan Karhutla?

Mengapa Banjir Bandang Terjang Padang di Tengah Kemarau dan Karhutla?

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02 WIB

Gempa Sumba Barat Daya Berdampak ke 3 Kabupaten, Ratusan Rumah dan Fasilitas Publik Rusak

Gempa Sumba Barat Daya Berdampak ke 3 Kabupaten, Ratusan Rumah dan Fasilitas Publik Rusak

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

Bukan Buat Perang, Ini Alasan RI Butuh Kapal Induk

Bukan Buat Perang, Ini Alasan RI Butuh Kapal Induk

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 18:15 WIB

Terkini

Cuekin Buzzer, Bagaimana Taktik Janonisme Kultural di Brasil Bisa Ditiru di Indonesia?

Cuekin Buzzer, Bagaimana Taktik Janonisme Kultural di Brasil Bisa Ditiru di Indonesia?

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:54 WIB

Kejagung Geledah 6 Lokasi Kasus Korupsi Nikel, Sita Uang Rp11,8 Miliar

Kejagung Geledah 6 Lokasi Kasus Korupsi Nikel, Sita Uang Rp11,8 Miliar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:53 WIB

Dibuatkan Air Minum Malah Merampok, Pria di Bandar Lampung Tega Seret Nenek 68 Tahun Pakai Motor

Dibuatkan Air Minum Malah Merampok, Pria di Bandar Lampung Tega Seret Nenek 68 Tahun Pakai Motor

Lampung | Jum'at, 06 November 2026 | 16:50 WIB

Harga Mirip Kisaran 100 Jutaan: Mending Beli Mitsubishi Pajero Sport atau Isuzu Panther Bekas?

Harga Mirip Kisaran 100 Jutaan: Mending Beli Mitsubishi Pajero Sport atau Isuzu Panther Bekas?

Otomotif | Jum'at, 06 November 2026 | 16:50 WIB

Dinkes Sleman Catat 112 Kasus Leptospirosis hingga Oktober 2026, Dua Meninggal Dunia

Dinkes Sleman Catat 112 Kasus Leptospirosis hingga Oktober 2026, Dua Meninggal Dunia

Jogja | Jum'at, 06 November 2026 | 16:43 WIB

Foto Jokowi Rapikan Berkas di Lantai Viral: Ajudan Sampai Mohon Maaf, Netizen Sindir Tajam

Foto Jokowi Rapikan Berkas di Lantai Viral: Ajudan Sampai Mohon Maaf, Netizen Sindir Tajam

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:42 WIB

Detik-Detik Menegangkan: Bandar Sabu 1,5 Kg di Kalsel Dilumpuhkan Usai Mau Tusuk Polisi

Detik-Detik Menegangkan: Bandar Sabu 1,5 Kg di Kalsel Dilumpuhkan Usai Mau Tusuk Polisi

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:38 WIB

Berikan Akses Pendidikan Berkualitas, BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Privilege Khusus

Berikan Akses Pendidikan Berkualitas, BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Privilege Khusus

Bali | Jum'at, 06 November 2026 | 16:37 WIB

Cegah Disinformasi, UNESCO Perkuat Penggunaan AI yang Etis bagi Kreator Konten

Cegah Disinformasi, UNESCO Perkuat Penggunaan AI yang Etis bagi Kreator Konten

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:37 WIB

Sejak SD Jadi Korban Pelecehan Ayah Tiri, Remaja di Sungkai Barat Akhirnya Speak Up ke Polisi

Sejak SD Jadi Korban Pelecehan Ayah Tiri, Remaja di Sungkai Barat Akhirnya Speak Up ke Polisi

Lampung | Jum'at, 06 November 2026 | 16:37 WIB

×