Ayah Pembunuh 2 Anak Kandung Dituntut Hukuman Mati

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 09 September 2016 | 01:12 WIB
Ayah Pembunuh 2 Anak Kandung Dituntut Hukuman Mati
Ilustrasi anak korban kekerasan [Shutterstock]

Suara.com - Terdakwa pembunuh dua anak kandung yakni Firman bin Bukhori dituntut hukuman mati oleh jaksa penuntut umum pada sidang yang di Pengadilan Negeri Pangkalpinang, Kamis (8/9/2016).

Firman terbukti bersalah membunuh dua anak kandungnya yakni Fauziah Dholifah (10) dan Fazril Ilham (4) pada 10 Februari 2016 sekitar pukul 01.00 WIB di rumahnya di Jalan Depati Hamzah, Gg Jamrud RT 09 Semabung, Pangkalpinang.

Jaksa penuntut umum, Mauliana Rachmawati mengatakan tuntutan hukuman mati itu diberikan karena terdakwa melakukan kekerasan yang menyebabkan dua anak kandungnya yakni Fauziah Dholifah (10) dan Fazril Ilham (4) meninggal dunia. Perbuatan terdakwa dinilai telah melanggar norma agama dan kesusilaan.

"Akibat perbuatan terdakwa salah satunya menjadi perhatian dari negara, pemerintah dan presiden yang saat ini semakin meningkat dalam hal tingkat kekerasan terhadap anak. Sehingga perlu diberi hukuman yang seberat-beratnya yang membuat terdakwa menjadi jera," kata Mauliana.

Dalam sidang yang digelar tadi siang, bagi jaksa tidak ada satupun yang meringankan terdakwa.

"Menyatakan terdakwa Firman bin Bukhori telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja dan dengan rencana dan terlebih dahulu dengan merampas nyawa orang lain dan melakukan kekerasan terhadap anak hingga yang mengakibatkan anak mati yang dilakukan orang tua dan dengan kekerasan memaksa melakukan persetubuhan terhadap anak yang dilakukan oleh orang tua sendiri," katanya.

Terdakwa dijerat dengan dakwaan ke 1 primair pasal 340 KUHP ke 2 pasal 80 ayat (4) Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak jo pasal 80 ayat 3 undang-undang RI nomor 35 tahun 2002 tentang perlindungan anak Jo pasal 81 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, sebagaimana dalam dakwaan ke satu primair dan dakwaan ke 2 dan 3 penuntut umum. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ada Kekerasan Pada Anak, Telepon ke TeSPA 1500771

Ada Kekerasan Pada Anak, Telepon ke TeSPA 1500771

News | Selasa, 02 Agustus 2016 | 19:23 WIB

Pulang Malam dan Marah-Marah, Ayah Tega Lempar Anak ke Dinding

Pulang Malam dan Marah-Marah, Ayah Tega Lempar Anak ke Dinding

News | Rabu, 15 Juni 2016 | 04:35 WIB

Presiden Bahas Hukuman Kejahatan Seksual

Presiden Bahas Hukuman Kejahatan Seksual

Foto | Rabu, 11 Mei 2016 | 22:04 WIB

Stop Kekerasan Seks terhadap Perempuan

Stop Kekerasan Seks terhadap Perempuan

Foto | Rabu, 11 Mei 2016 | 20:27 WIB

Kisi-kisi Isi Perpres Kekerasan di Lingkungan Pendidikan

Kisi-kisi Isi Perpres Kekerasan di Lingkungan Pendidikan

News | Jum'at, 22 Januari 2016 | 21:53 WIB

Menuai Pro-Kontra, Draf Rancangan Hukuman Kebiri Tetap Berjalan

Menuai Pro-Kontra, Draf Rancangan Hukuman Kebiri Tetap Berjalan

News | Minggu, 08 November 2015 | 05:31 WIB

Guru Curiga Ada Dalang di Balik Kematian Angeline

Guru Curiga Ada Dalang di Balik Kematian Angeline

News | Kamis, 11 Juni 2015 | 08:46 WIB

Kak Seto: Melindungi Anak Perlu Orang Sekampung

Kak Seto: Melindungi Anak Perlu Orang Sekampung

wawancara | Senin, 25 Mei 2015 | 07:00 WIB

Orang Tua Sekap Anak 12 Hari Tanpa Persediaan Air Minum

Orang Tua Sekap Anak 12 Hari Tanpa Persediaan Air Minum

News | Selasa, 13 Mei 2014 | 05:46 WIB

Sekap dan Siksa Anak Sendiri, Sepasang Suami Istri Masuk Bui

Sekap dan Siksa Anak Sendiri, Sepasang Suami Istri Masuk Bui

News | Senin, 12 Mei 2014 | 01:12 WIB

Terkini

Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta

Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 12:03 WIB

Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban

Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:59 WIB

KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR

KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:45 WIB

Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung

Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:44 WIB

OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama

OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:38 WIB

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:22 WIB

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:13 WIB

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB