Duterte Meminta Seluruh Pasukan Khusus AS Keluar dari Filipina

Ruben Setiawan

Selasa, 13 September 2016 | 05:56 WIB
Duterte Meminta Seluruh Pasukan Khusus AS Keluar dari Filipina
Presiden Filipina Rodrigo Duterte menunjukkan sejumlah foto yang diklaim bukti pembunuhan warga Muslim oleh tentara AS di era tahun 1900-an. (AFP)

Suara.com - Presiden Filipina Rodrigo Duterte, pada Senin (12/9/2016), melontarkan kebijakan yang mengejutkan, yakni memerintahkan seluruh pasukan khusus Amerika Serikat yang bertugas di Filipina bagian selatan untuk meninggalkan negara tersebut. Para anggota pasukan khusus tersebut bertugas melatih pasukan Filipina memerangi pemberontak.

Perintah Duterte ini dia berikan sepekan setelah ia menyebut Presiden AS Barack Obama "putri pelacur". Pernyataan itu membuat Obama membatalkan pertemuan bilateral dengan Duterte di Laos.

Sebagai informasi, para pasukan khusus hanya bertindak sebagai penasihat. Mereka diperkenankan melatih pasukan tempur Filipina namun dilarang terlibat dalam pertempuran kecuali jika memang terpaksa membela diri.

Sebelumnya, ada sekitar 500 hingga 600 personel AS yang dirotasi di kawasan Mindanao. Namun pada tahun 2014, Menhan Filipina pada saat itu, mengatakan bahwa jumlah tersebut akan dikurangi hingga hanya 200 orang saja.

Duterte tidak menyebut secara rinci kapan atau bagaimana orang-orang AS tersebut akan dipulangkan. Namun, menurut Duterte, program kerja sama antara AS dan Filipina itu merupakan akar dari munculnya pemberontakan.

"Pasukan khusus AS ini, mereka harus keluar dari Mindanao," kata Duterte dalam pertemuan kabinetnya.

"Orang-orang (garis keras) akan merasa terganggu. Jika mereka melihat orang Amerika, mereka akan membunuhnya," lanjutnya.

Departemen Pertahanan Amerika Serikat di Pentagon mengaku sudah mendengar pernyataan Duterte. Namun, mereka belum dihubungi oleh otoritas bersangkutan mengenai hal itu.

"Kami akan melanjutkan berkomunikasi dengan mitra kami di Filipina untuk tetap memberikan bantuan kami dalam bentuk apapun yang diterima oleh pemerintahan baru," kata juru bicara Pentagon Gary Ross.

AS adalah sekutu utama militer Filipina dan pernah berkuasa atas Filipina hingga tahun 1946. Dalam pidatonya, Duterte memperlihatkan sejumlah foto yang membuktikan pembunuhan warga Muslim oleh tentara AS di awal tahun 1900-an untuk memperkuat keputusannya.

Juru bicara Duterte, Ernesto Abella, mengatakan bahwa pernyataan Duterte mencerminkan arah baru pemerintahan menuju kebijakan luar negeri yang independen. (AFP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rekam Jejak Kontroversial Sara Duterte: Dari Pukul Petugas hingga Ancam Pembunuhan Ferdinand Marcos

Rekam Jejak Kontroversial Sara Duterte: Dari Pukul Petugas hingga Ancam Pembunuhan Ferdinand Marcos

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:28 WIB

Wakil Presiden Dimakzulkan DPR! Perang Dinasti Politik Filipina Memanas Jelang Pemilu 2028

Wakil Presiden Dimakzulkan DPR! Perang Dinasti Politik Filipina Memanas Jelang Pemilu 2028

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41 WIB

Pengadilan Kriminal Internasional Adili Rodrigo Duterte Atas Tuduhan Pembunuhan Massal di Filipina

Pengadilan Kriminal Internasional Adili Rodrigo Duterte Atas Tuduhan Pembunuhan Massal di Filipina

News | Sabtu, 25 April 2026 | 06:34 WIB

Duterte Ditangkap dan Diadili, 20.000 Pendukung Mengguncang Filipina!

Duterte Ditangkap dan Diadili, 20.000 Pendukung Mengguncang Filipina!

News | Senin, 17 Maret 2025 | 04:50 WIB

Di Balik Penahanan Mantan Presiden Rodrigo Duterte: Benarkah Ada Seteru Dinasti Politik Filipina?

Di Balik Penahanan Mantan Presiden Rodrigo Duterte: Benarkah Ada Seteru Dinasti Politik Filipina?

News | Kamis, 13 Maret 2025 | 14:00 WIB

Seumur Hidup di Penjara? Duterte Ditahan, ICC Siap Mengadili Kejahatan Kemanusiaan

Seumur Hidup di Penjara? Duterte Ditahan, ICC Siap Mengadili Kejahatan Kemanusiaan

News | Kamis, 13 Maret 2025 | 06:22 WIB

Putri Duterte Rodrigo Murka Usai Penangkapan Ayahnya oleh ICC

Putri Duterte Rodrigo Murka Usai Penangkapan Ayahnya oleh ICC

News | Rabu, 12 Maret 2025 | 17:23 WIB

Ayah Wapres Filipina Resmi Ditangkap Polisi, Publik Sentil Fufufafa: Bapaknya Kapan?

Ayah Wapres Filipina Resmi Ditangkap Polisi, Publik Sentil Fufufafa: Bapaknya Kapan?

Tekno | Rabu, 12 Maret 2025 | 16:12 WIB

Duterte Ditangkap! Wapres Filipina Tuduh "Penyerahan" ke Asing dan Pelanggaran Hak!

Duterte Ditangkap! Wapres Filipina Tuduh "Penyerahan" ke Asing dan Pelanggaran Hak!

News | Rabu, 12 Maret 2025 | 10:00 WIB

Gereja Katolik Filipina Desak Duterte Buktikan Omongan Soal Hukum: Siap Hadapi Konsekuensi?

Gereja Katolik Filipina Desak Duterte Buktikan Omongan Soal Hukum: Siap Hadapi Konsekuensi?

News | Rabu, 12 Maret 2025 | 06:56 WIB

Terkini

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:34 WIB

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Jakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:26 WIB

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:10 WIB

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog

Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Bekaci | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:32 WIB

Shio Monyet Tanah Tahun Berapa? Ini Karakteristik, Peruntungan, dan Kecocokannya

Shio Monyet Tanah Tahun Berapa? Ini Karakteristik, Peruntungan, dan Kecocokannya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT

Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:23 WIB

×