Pemisahan Bayi Kembar Siam Dempet Dada Libatkan 70 Dokter

Suwarjono

Selasa, 27 September 2016 | 19:06 WIB
Pemisahan Bayi Kembar Siam Dempet Dada Libatkan 70 Dokter
Bayi Kembar Siam

Sebanyak 70 dokter spesialis dari berbagai disiplin ilmu kesehatan dilibatkan dalam operasi pemisahan bayi kembar siam dempet bagian dada sampai perut (conjoined twin omphalopagus) asal Kabupaten Ciamis, Jabar, di RS Umum Pemerintah Hasan Sadikin Bandung.

"Jadi masing-masing dokter yang terlibat punya tugas tersendiri, mulai dari yang mempersiapkan alat-alat operasi hingga yang ikut dalam operasinya," kata Anggota Tim Dokter Pemisahan Bayi Kembar Siam asal Ciamis RSHS Bandung, dr Diki Drajat, dalam jumpa pers di Bandung, Selasa.

Ia menuturkan ke-70 dokter yang terlibat dalam operasi pemisahan tersebut terdiri dari beberapa divisi dan satu divisinya bisa diisi oleh empat hingga lima dokter.

"Jadi ada anestisi, kemudian ada dokter ahli bedah, ahli bedah plastik dan masing-masing ada divisi dan sub divisinya," kata dia.

Sementara itu, Ketua Tim Operasi Pemisahan Kembar Siam asal Ciamis Prof Sjarief Hidajat mengatakan operasi pemisahan bayi kembar siam bernama Gesya Ummaya Ramadhani dan Gisha Bizanti Ramadhani terpaksa dipercepat dari jadwal semula (seharusnya 3 Oktober 2016).

"Alasan kami mempercepat operasi pemisahan karena bayi Ghina satu (Sisha Bizanti) mengalami kelainan jantung dan tubuhnya kerap membiru, awalnya serangan kebiruan di bayi Ghina satu tidak terlalu sering namun beberapa hari kemarin menjadi sering," kata dia.

Menurut dia, saat ini bayi kembar siam tersebut mendapatkan perawatan ekstra di Ruang Intensive Care Unit (ICU) RS Umum Pemerintah Hasan Sadikin Bandung. (antara)

"Kami dari tim dokter akan mengawasi bayi kembar siam ini secara intensif selama satu hingga dua pekan ke depan," katanya.

Pada Selasa siang, Rumah Sakit Umum Pemerintah Hasan Sadikin Bandung sukses menyelesaikan operasi pemisahan bayi kembar siam dempet bagian dada sampai perut (conjoined twin omphalopagus) asal Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, bernama Gesya Ummaya Ramadhani dan Gisha Bizanti Ramadhani.

Operasi pemisahan bayi kembar siam tersebut membutuhkan waktu sekitar satu jam 30 menit. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Senangnya Keluarga Tani Ini, Pulang Bawa Bayi Safira dan Saqira

Senangnya Keluarga Tani Ini, Pulang Bawa Bayi Safira dan Saqira

News | Jum'at, 19 Agustus 2016 | 18:17 WIB

Begini Kebahagiaan Ibu Bayi Kembar Dempet Usai Operasi Pemisahan

Begini Kebahagiaan Ibu Bayi Kembar Dempet Usai Operasi Pemisahan

News | Jum'at, 19 Agustus 2016 | 16:18 WIB

Mudah-mudahan Operasi Perut Dempet Bayi Kembar di RSCM Sukses

Mudah-mudahan Operasi Perut Dempet Bayi Kembar di RSCM Sukses

News | Kamis, 21 Juli 2016 | 19:15 WIB

Begini Persiapan Pemisahan Perut Dempet Bayi Kembar di RSCM

Begini Persiapan Pemisahan Perut Dempet Bayi Kembar di RSCM

News | Kamis, 21 Juli 2016 | 12:02 WIB

Bayi Kembar Siam Perut Dempet Dioperasi di RSCM Hari Ini

Bayi Kembar Siam Perut Dempet Dioperasi di RSCM Hari Ini

News | Kamis, 21 Juli 2016 | 10:44 WIB

Satu Bayi Kembar Sidoarjo Akhirnya Meninggal Dunia

Satu Bayi Kembar Sidoarjo Akhirnya Meninggal Dunia

Health | Jum'at, 25 Desember 2015 | 04:19 WIB

Terkini

A Stone Sat Still, Buku Anak yang Mengajarkan Empati Lewat Sebuah Batu

A Stone Sat Still, Buku Anak yang Mengajarkan Empati Lewat Sebuah Batu

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:30 WIB

Indonesia Kecam Serangan Israel ke Gaza yang Ancam Gencatan Senjata

Indonesia Kecam Serangan Israel ke Gaza yang Ancam Gencatan Senjata

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:28 WIB

Kubu Febrie Ajukan Praperadilan, Klaim untuk Menjernihkan Proses Hukum

Kubu Febrie Ajukan Praperadilan, Klaim untuk Menjernihkan Proses Hukum

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:25 WIB

Ciri-Ciri Orang yang Memiliki Weton Tulang Wangi, Kenali Sifat dan Aura Menurut Kepercayaan Jawa

Ciri-Ciri Orang yang Memiliki Weton Tulang Wangi, Kenali Sifat dan Aura Menurut Kepercayaan Jawa

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:25 WIB

Link Daftar Upacara 17 Agustus Istana Merdeka 2026 Tak Bisa Diakses? Ini Solusinya

Link Daftar Upacara 17 Agustus Istana Merdeka 2026 Tak Bisa Diakses? Ini Solusinya

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:24 WIB

Pria Bersenjata Senapan Serbu Teror Area Klub Golf Donald Trump di California

Pria Bersenjata Senapan Serbu Teror Area Klub Golf Donald Trump di California

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:17 WIB

Head to Head Ter Stegen vs Maarten Paes: Siapa Lebih Layak Jadi Kiper Nomor 1 Ajax?

Head to Head Ter Stegen vs Maarten Paes: Siapa Lebih Layak Jadi Kiper Nomor 1 Ajax?

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:16 WIB

Purbaya Janji Tambah Dana SAL ke Bank Jika Rp 400 Triliun Masih Kurang

Purbaya Janji Tambah Dana SAL ke Bank Jika Rp 400 Triliun Masih Kurang

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:16 WIB

Dari Desa Wisata Menuju Lestari, Cara Kemiren Belajar Mencintai Lingkungan

Dari Desa Wisata Menuju Lestari, Cara Kemiren Belajar Mencintai Lingkungan

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:11 WIB

5 Sepatu Lari Kiprun Terbaik: Nyaman Dipakai Jogging, Tempo Run hingga Maraton

5 Sepatu Lari Kiprun Terbaik: Nyaman Dipakai Jogging, Tempo Run hingga Maraton

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:10 WIB

×