Crutchlow: Seharusnya Ducati Jangan Rekrut Lorenzo, Tapi...

Rizki Nurmansyah

Rabu, 28 September 2016 | 20:37 WIB
Crutchlow: Seharusnya Ducati Jangan Rekrut Lorenzo, Tapi...
Pebalap Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo, dan pebalap Repsol Honda, Marc Marquez [AFP/Jose Jordan]

Suara.com - Pebalap LCR Honda, Cal Crutchlow, mengkritik keras keputusan Ducati merekrut Jorge Lorenzo untuk bertandem dengan Andrea Dovizioso pada kompetisi balapan MotoGP tahun depan.

Crutchlow menjelaskan, gaya balap juara bertahan MotoGP itu tidak cocok dengan karakter motor Ducati jika pabrikan motor terkemuka asal Italia itu ingin kembali ke jalur tangga juara dunia.

Pebalap asal Inggris itu pun menilai, seharusnya Ducati merekrut kompatriot Lorenzo asal Spanyol yang juga juara dunia MotoGP dua kali, Marc Marquez, sebagai pebalap utama mereka musim depan.

Pernyataan Crutchlow bukan tanpa alasan. Pasalnya, dia pernah semusim merasakan betapa sulitnya mengoptimalkan kinerja motor Ducati Desmosedici.

Pengalaman itu dia rasakan pada musim 2014. Kala itu, Crutchlow yang berduet dengan Dovizioso, hanya menempati peringkat 13 klasemen akhir dengan poin 74.

Prestasi terbaiknya saat itu adalah menempati peringkat ketiga pada Grand Prix Aragon, di bawah Lorenzo dan Aleix Espargaro (NGM Forward Racing).

"Jika mereka (Ducati) mencari pebalap yang bisa memenangkan gelar juara dunia, apakah saya berpikir itu adalah dia (Lorenzo)? Tidak. Harusnya Marc Marquez," kata Crutchlow, 30 tahun.

"Padahal, waktu itu dia (Marc) akan habis kontraknya. Hanya saja, Ducati tidak memberikan penawaran yang bagus untuknya--atau Marc yang tidak mau," tambahnya.

Seperti diketahui, musim depan Lorenzo akan hijrah ke Ducati setelah sembilan musim bersama Yamaha. Pebalap berusia 29 tahun itu menggeser posisi Andrea Iannone yang akhirnya berlabuh ke Suzuki.

Sementara itu, Ducati belum lagi jadi juara dunia kontruktor sejak musim 2007. Ketika itu, mereka berhasil mendominasi balapan kuda besi ini berkat pebalapnya, Casey Stoner, yang juga keluar sebagai juara dunia di musim tersebut. (Motorsport)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Soal Kans Raih Juara Dunia di Motegi, Ini Kata Marquez

Soal Kans Raih Juara Dunia di Motegi, Ini Kata Marquez

News | Senin, 26 September 2016 | 20:11 WIB

Kalah di Aragon, Rossi: "Memalukan"

Kalah di Aragon, Rossi: "Memalukan"

News | Senin, 26 September 2016 | 12:11 WIB

Pecundangi Rossi di Aragon, Ini Strategi Jitu Marquez

Pecundangi Rossi di Aragon, Ini Strategi Jitu Marquez

News | Senin, 26 September 2016 | 10:48 WIB

Kalah di Aragon, Rossi Enggan Pikirkan Gelar

Kalah di Aragon, Rossi Enggan Pikirkan Gelar

News | Senin, 26 September 2016 | 07:27 WIB

Terkini

Ingin Perkuat Komunikasi Publik, BGN Tunjuk Wakil Kepalanya Jadi Juru Bicara

Ingin Perkuat Komunikasi Publik, BGN Tunjuk Wakil Kepalanya Jadi Juru Bicara

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:36 WIB

Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya

Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:31 WIB

Bongkar Modus Mi Instan Isi 5,2 Kg Ganja! Bareskrim Tangkap Pengedar Sugiono di Malang

Bongkar Modus Mi Instan Isi 5,2 Kg Ganja! Bareskrim Tangkap Pengedar Sugiono di Malang

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:23 WIB

Kata-kata Donald Trump soal Dana Rekontruksi Iran Pasca Perang Rp4.900 Triliun dari AS

Kata-kata Donald Trump soal Dana Rekontruksi Iran Pasca Perang Rp4.900 Triliun dari AS

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:20 WIB

Bobby Nasution Larang Keras ASN dan Pegawai BUMD di Sumut Pakai Vape

Bobby Nasution Larang Keras ASN dan Pegawai BUMD di Sumut Pakai Vape

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:14 WIB

Jokowi Resmi Berjaket PSI? Pengamat Sebut Bisa Jadi Ancaman Elektoral bagi PDIP

Jokowi Resmi Berjaket PSI? Pengamat Sebut Bisa Jadi Ancaman Elektoral bagi PDIP

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:07 WIB

Bukan Sedotan, Penelitian Global Temukan Kemasan Makanan Jadi Penyumbang Utama Sampah Plastik Laut

Bukan Sedotan, Penelitian Global Temukan Kemasan Makanan Jadi Penyumbang Utama Sampah Plastik Laut

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:55 WIB

Wapres AS Bocorkan Isi Perjanjian Damai, Iran Bakal Cuan Banyak

Wapres AS Bocorkan Isi Perjanjian Damai, Iran Bakal Cuan Banyak

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:26 WIB

Mendagri dan Menteri PKP Bakal Revisi Definisi MBR Serta Menghapus Hambatan Domisili

Mendagri dan Menteri PKP Bakal Revisi Definisi MBR Serta Menghapus Hambatan Domisili

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:24 WIB

Konsentrasi Karbon Dioksida di Atmosfer embali Cetak Rekor: Apa Artinya bagi Indonesia?

Konsentrasi Karbon Dioksida di Atmosfer embali Cetak Rekor: Apa Artinya bagi Indonesia?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:15 WIB