Gerindra Kritik Pembangunan di Jakarta Tak Sentuh Wong Cilik

Adhitya Himawan, Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 05 Oktober 2016 | 20:16 WIB
Gerindra Kritik Pembangunan di Jakarta Tak Sentuh Wong Cilik
Suasana kawasan kumuh di Jakarta, Selasa (20/9). [suara.com/Oke Atmaja]

Pemerintahan Jakarta dibawah kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat dinilai Partai Gerindra belum menunjukan pembangunan di Ibu Kota berpihak kepada rakyat kecil.

Demikian disampaikan Anggota DPRD DKI Jakarta dari fraksi Partai Gerindra Aristo Purboadji dalam rapat paripurna pandangan umum fraksi-fraksi terhadap rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan 2016, di Gedung DPRD DKI, Rabu (5/10/2016).

"Pembangunan Jakarta masih belum menyentuh Wong Cilik," kata dia.

Aristo mengatakan berdasarkan pidato Ahok mengenai realisasi makro ekonomi belum terlihat pembangunan di Jakarta berpihak kepada rakyat miskin. Hal tersebut kata dia berbanding terbalik dengan pertumbuhan ekonomi triwulan II tahun 2016. Diamana, Ahok menyampaikan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,86 persen.

"Dimana angka pertumbuhan tersebut berdasarkan data BPS 2016 atas struktur perekonomian Jakarta menpurut lapangan usaha triwulan II tahun 2016 didominasi oleh empat lapangan usaha," ucap dia.

Empat lapangan usaha yang dimaksud adalah perdagangan besar dan eceran dan reparasi mobil dan sepeda motor (16,67 persen), industri pengolahan (13,84 persen), konstruksi (12,95 persen) dan jasa keuangan dan asuransi (10,46 persen).

"Namun bagaimana dengan pembangunan ekonomi mikro pengembangan usaha UMKM yang ternyata faktanya justru banyak terjadi penggusuran PKL, seperti penggusuran di Pasar Tanah Abang, Pasar Minggu, Stasiun Kota dan masih banyak lagi," kata Aristo.

Menurut Gerindra, penggusuran yang dilakukan oleh pemerintah DKI tidak disertai dengan pembinaan terhadap pedagang dan fasilitasi untuk pengembangan usahanya. Padahal kata Aristo ekonomi mikro inilah yang dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat Jakarta.

Selanjutnya, pada triwulan II tahun 2016 laju pertumbuhan Product Domestic Regional Bruto (PDRB) DKI Jakarta untuk bidang konstruksi mengalami kenaikan minimal sebesar 0,19 persen, sedangkan pertumbuhan triwulan II tahun 2015 sebesar 4,46 persen.

"Padahal sebagai Ibu Kota negara pastinya rakyat Jakarta mendambakan pembangunan konstruksi dalam mengubah Ibu Kota dengan infrastruktur sebagi kota modern dan ramah linkungan," katanya.

Suara.com - BERITA MENARIK LAINNYA: 

Jaksa Cecar Misteri Hilangnya Celana Robek, Ini Jawaban Jessica

Biadab, Bayi 1 Tahun Dimutilasi Ibu Kandungnya Sendiri

Ini Pengakuan Pengikut Dimas Kanjeng yang Sulit Dinalar

Tak Direstui Keluarga, Ini Alasan Asty Ananta Tetap Nikah di Bali

Inilah Pekerjaan Mario Teguh Sebelum Menjadi Motivator Terkenal

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Minta Kontingen Atlet DKI Sportif di Pospenas dan Peparnas

Ahok Minta Kontingen Atlet DKI Sportif di Pospenas dan Peparnas

News | Selasa, 04 Oktober 2016 | 18:30 WIB

Pahit Getir Perjuangan Sopir Bajaj Menghidupi Sang Anak

Pahit Getir Perjuangan Sopir Bajaj Menghidupi Sang Anak

News | Kamis, 29 September 2016 | 22:44 WIB

MK Kembali Gelar Sidang Uji Materi Gugatan Ahok

MK Kembali Gelar Sidang Uji Materi Gugatan Ahok

News | Kamis, 15 September 2016 | 09:24 WIB

Djarot: Harus Samakan Persepsi untuk Stop Kemiskinan di Jakarta

Djarot: Harus Samakan Persepsi untuk Stop Kemiskinan di Jakarta

News | Kamis, 11 Agustus 2016 | 11:54 WIB

Harga Pangan Melonjak, Kemiskinan di Jakarta Naik

Harga Pangan Melonjak, Kemiskinan di Jakarta Naik

News | Senin, 18 Juli 2016 | 21:59 WIB

Terkini

Tak Cuma Kapolres, 3 Petinggi Polres Sukoharjo Ikut Dicopot Buntut Geledah Ponpes

Tak Cuma Kapolres, 3 Petinggi Polres Sukoharjo Ikut Dicopot Buntut Geledah Ponpes

News | Senin, 02 November 2026 | 19:29 WIB

2.000 Pelari Ramaikan Xiaomi POP Run 2026, REDMI Note 17 Pamer Baterai Jumbo

2.000 Pelari Ramaikan Xiaomi POP Run 2026, REDMI Note 17 Pamer Baterai Jumbo

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 19:25 WIB

AURA: Cara Membuat Konten Dikutip ChatGPT dan Gemini dengan Teknik GEO

AURA: Cara Membuat Konten Dikutip ChatGPT dan Gemini dengan Teknik GEO

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 19:20 WIB

Antisipasi Kendaraan Tabrak Separator, Transjakarta Cat Ulang Pembatas Koridor 9

Antisipasi Kendaraan Tabrak Separator, Transjakarta Cat Ulang Pembatas Koridor 9

News | Senin, 02 November 2026 | 19:20 WIB

BPBD Kabupaten Malang Tangani Banjir dan Longsor di Sejumlah Kecamatan

BPBD Kabupaten Malang Tangani Banjir dan Longsor di Sejumlah Kecamatan

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 19:18 WIB

Pajak Pembalut Jadi Bukti Nafsu Belanja Negara Ugal-ugalan Saat Penerimaan Terbatas

Pajak Pembalut Jadi Bukti Nafsu Belanja Negara Ugal-ugalan Saat Penerimaan Terbatas

News | Senin, 02 November 2026 | 19:17 WIB

Dari Lereng Muria, Tradisi Guyang Cekathak Jadi Simbol Perhomatan pada Alam

Dari Lereng Muria, Tradisi Guyang Cekathak Jadi Simbol Perhomatan pada Alam

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 19:15 WIB

Kenapa BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif? Ini Penyebab Utamanya Menurut Aturan Terbaru!

Kenapa BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif? Ini Penyebab Utamanya Menurut Aturan Terbaru!

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 19:15 WIB

Sengketa Tanah Sejak 2018 Memanas di Palembang, Ketua RT dan RW Dibacok Saat Pengukuran Lahan

Sengketa Tanah Sejak 2018 Memanas di Palembang, Ketua RT dan RW Dibacok Saat Pengukuran Lahan

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 19:14 WIB

Dapur-dapur MBG Kerek Penjualan Daihatsu Gran Max hingga 20 Persen

Dapur-dapur MBG Kerek Penjualan Daihatsu Gran Max hingga 20 Persen

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 19:10 WIB

×