Sejarawan: Demokrasi Sering Disalahartikan dan Disalahgunakan

Adhitya Himawan

Kamis, 13 Oktober 2016 | 19:15 WIB
Sejarawan: Demokrasi Sering Disalahartikan dan Disalahgunakan
Sejarawan Anhar Gonggong di Diklatnas HIPMI, Jakarta, Rabu (12/10/2016). [Dok HIPMI]

Sejarawan Anhar Gonggong menyatakan kemerdekaan Indonesia masih “cacat” karena kaitan demokrasi dan kesejahretaannya belum terhubung dengan benar. Menurutnya, demokrasi sering disalahartikan dan disalahgunakan.

“Demokrasi masih kerap disalahartikan, ada yang menganggap bahwa berdemokrasi berarti kita bebas memaki orang, bebas melakukan aksi unjuk rasa dengan membakar ban di jalan. Saya beritahu, itu bukan demokrasi.  Itu adalah anarkisme,” tegasnya saat menjadi pembicara di acara Diklatnas HIPMI Angkatan IV di Gedung Panca Gatra Lemhamnas RI, Rabu (12/10/2016).

Lebih lanjut Anhar juga menilai nilai- nilai kebangsaan sudah semakin menurun akibat faktor globalisasi, masuknya budaya asing, dan kisruh politik.

“Ada persoalan kebangsaan yang harus kita perhatikan dan diskusikan untuk mengingatkan kembali bagaimana proses kita menjadi bangsa. Ia juga menyebutkan ada dua hal yang harus dibenahi agar krisis kebangsaan tidak berlangsung lama, yaitu birokrasi dan partai politik. Birokrasi di Indonesia sudah sangat buruk. Karena itu, rekrutmen dalam pemerintahan harus diubah,” tuturnya. 

Menurut dia, ada dua hal yang harus dibenahi agar krisis kebangsaan tidak berlangsung lama, yaitu birokrasi dan partai politik. Menurut dia, birokrasi Indonesia sangat buruk. Karenanya rekrutmen dalam pemerintahan harus diubah. Begitu pula dalam proses pencarian pemimpin. Saat ini kecenderungan masyarakat lebih terfokus dalam melihat sosok atau pribadi sang pemimpin ketimbang melihat kinerjanya. “Pemimpin yang baik adalah orang yang bersedia dan mampu melampaui dirinya. Tapi yang banyak di Indonesia bukanlah pemimpin melainkan birokrat. Karena kalau pemimpin tidak akan melakukan korupsi, tidak akan mempan disuap,” tegasnya.

Anhar juga mengatakan, bahwa Indonesia mengalami berbagai proses dalam membangsa dan terdapat perubahan- perubahan nilai sejak zaman kerajaan, zaman penjajahan Belanda,hingga saat ini. Namun, Anhar menyayangkan meski Indonesia sudah merdeka dari penjajahan namun ia melihat kekayaan Indonesia yang melimpah tidak hentinya diincar oleh bangsa asing, perusahaan- perusahaan di dalam negeri juga banyak yang dikuasai oleh asing.

“Menjadi kewajiban bagi para pengusaha- pengusaha muda untuk menjaga dan mengelola sumber daya alam Indonesia agar tidak dikuasai asing,” pungkas sejarawan UI ini.

Ketua Diklatnas HIPMI, Heru Cokro menyatakan kini yang menjadi pahlawan dalam menjaga kedaulatan bangsa adalah pengusaha.

“Prinsipnya zaman sudah berubah. Pahlawan kini sudah tidak pegang senjata lagi. Tapi lebih kepada pengusaha yang memperjuangkan Indonesia kuat di bidang ekonomi dan turut menjaga kedaulatan rakyat,” tutup Heru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menuju Indonesia Emas 2045, SDI Soroti Korupsi dan Kesenjangan Kesejahteraan

Menuju Indonesia Emas 2045, SDI Soroti Korupsi dan Kesenjangan Kesejahteraan

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:14 WIB

Dijejali Jargon NKRI tapi Warga Perbatasan Melarat: Di Mana Keadilan Itu?

Dijejali Jargon NKRI tapi Warga Perbatasan Melarat: Di Mana Keadilan Itu?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Memugar Bilik Retak Peradaban: 2 Tahun Kerja Prabowo-Gibran untuk Pendidikan

Memugar Bilik Retak Peradaban: 2 Tahun Kerja Prabowo-Gibran untuk Pendidikan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:09 WIB

Harga Pupuk Turun 20 Persen, Pemerintahan Prabowo Dorong Kesejahteraan Petani

Harga Pupuk Turun 20 Persen, Pemerintahan Prabowo Dorong Kesejahteraan Petani

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:54 WIB

Prabowo Bentuk Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan, Ekonomi Keluarga Jadi Fondasi Kekuatan Bangsa

Prabowo Bentuk Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan, Ekonomi Keluarga Jadi Fondasi Kekuatan Bangsa

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:14 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Relawan Tegaskan Tekad Tumbuh Merakyat dan Makmur Bersama

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Relawan Tegaskan Tekad Tumbuh Merakyat dan Makmur Bersama

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:55 WIB

Potongan Dibatasi 8 Persen, Riset UGM Ungkap Penghasilan Ojol Masih Rendah

Potongan Dibatasi 8 Persen, Riset UGM Ungkap Penghasilan Ojol Masih Rendah

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:40 WIB

Kekayaan Alam indonesia Melimpah, tapi Kenapa Kesejahteraan Rakyat Tidak Merata?

Kekayaan Alam indonesia Melimpah, tapi Kenapa Kesejahteraan Rakyat Tidak Merata?

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:02 WIB

Warga Natuna Diduga Jadi Tentara Bayaran, Lapangan Kerja di Perbatasan jadi Sorotan

Warga Natuna Diduga Jadi Tentara Bayaran, Lapangan Kerja di Perbatasan jadi Sorotan

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:06 WIB

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

News | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

Terkini

Alasan Istana Penyadapan Prabowo Mengarah ke Tindakan Makar

Alasan Istana Penyadapan Prabowo Mengarah ke Tindakan Makar

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:56 WIB

Pria 59 Tahun di Banda Aceh Ditangkap, Diduga Lecehkan Dua Anak di Bawah Umur

Pria 59 Tahun di Banda Aceh Ditangkap, Diduga Lecehkan Dua Anak di Bawah Umur

Sumut | Rabu, 04 November 2026 | 12:55 WIB

Dari Ajudan Jokowi, Kapolda Banten hingga Kapolri, Listyo Sigit Kini Jadi Tersangka

Dari Ajudan Jokowi, Kapolda Banten hingga Kapolri, Listyo Sigit Kini Jadi Tersangka

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 12:54 WIB

Kasus Penyadapan Seret Eks Kapolri, Akademisi Sebut Ini Ujian Supremasi Hukum dan Netralitas Polri

Kasus Penyadapan Seret Eks Kapolri, Akademisi Sebut Ini Ujian Supremasi Hukum dan Netralitas Polri

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:54 WIB

Respons Istana soal Desakan Pencabutan Tanda Kehormatan Listyo Sigit Prabowo

Respons Istana soal Desakan Pencabutan Tanda Kehormatan Listyo Sigit Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:53 WIB

Toshiyuki Morikawa, Pengisi Suara Hokage ke-4 Jadi Doctor Doom Versi Jepang

Toshiyuki Morikawa, Pengisi Suara Hokage ke-4 Jadi Doctor Doom Versi Jepang

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 12:51 WIB

Manga Mashle: Magic and Muscles Umumkan Adaptasi Film Live Action 2027

Manga Mashle: Magic and Muscles Umumkan Adaptasi Film Live Action 2027

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 12:50 WIB

Viral Fuji Jadi Nasabah BCA Solitaire, Minimal Saldonya Harus Berapa Miliar?

Viral Fuji Jadi Nasabah BCA Solitaire, Minimal Saldonya Harus Berapa Miliar?

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 12:48 WIB

Persib Cuma Butuh Hasil Imbang Lawan Melbourne Victory untuk Lolos 16 Besar ACL 2, Ini Skenarionya

Persib Cuma Butuh Hasil Imbang Lawan Melbourne Victory untuk Lolos 16 Besar ACL 2, Ini Skenarionya

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 12:48 WIB

Viral Video Detik-detik Foto Wapres Gibran Diturunkan, Massa Bergemuruh Teriakkan Allahu Akbar

Viral Video Detik-detik Foto Wapres Gibran Diturunkan, Massa Bergemuruh Teriakkan Allahu Akbar

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:47 WIB

×