NU Nilai Aksi Tangkap Ahok Provokatif

Dythia Novianty, Dian Rosmala

Jum'at, 14 Oktober 2016 | 13:37 WIB
NU Nilai Aksi Tangkap Ahok Provokatif
Ribuan demonstran telah memadai kawasan Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (14/10/2016). [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Hari ini, Jumat (14/10/2016), sejumlah Ormas Islam melakukan aksi demonstrasi besar-besaran dengan tema Tangkap Ahok di sekitaran Masjid Istiqlal. Aksi dilakukan sebagai respon atas ucapan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menyebut surat Al Maidah ayat 51 di depan para pengusaha budidaya ikan kerapu di Kepulauan Seribu.

Menanggapi hal itu, Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdatul Ulama, Ahmad Ishomuddin mengatakan bahwa tema aksi tersebut terlalu provokatif. Ia menilai, aksi tersebut merupakan bentuk ketidakpercayaan sebagian umat Islam Jakarta terhadap penegak hukum.

"Demo dengan judul Tangkap Ahok, dengan bahasa yang provokatif sudah pasti menyiratkan kemarahan dan sekaligus ketidakpercayaan sebagian umat Islam kepada aparat penegak hukum kita atau justru kepada pemerintah saat ini," kata Ishomuddin kepada Suara.com, Jumat (14/10/2016).

Jika tidak segera dikendalikan, lanjut Ishomuddin, maka aksi tersebut akan semakin memperkeruh suasana. Katanya, bukan tidak mungkin aksi tersebut akan memicu konflik baru.

"Apabila demonstrasi besar itu tidak segera bisa dikendalikan, bukan mustahil terjadi kekacauan dan memicu kerusuhan demi kerusuhan di Ibu Kota Jakarta," ujar Ishomuddin.

Ia juga mengingatkan kepada aparat keamanan yang mengawal aksi tersebut agar tidak terpancing emosi.

"Aparat kepolisian yang jumlahnya hanya sedikit dibandingkan masa yang berunjuk rasa, harus mengawal ketat mereka dan jangan pula terpancing amarahnya oleh setiap ulah para demonstran yang sedang memperturutkan nafsu amarahnya," katanya.

Lebih lanjut, Ishomuddin juga mengatakan bahwa seharusnya para tokoh agama bertanggungjawab untuk meredakan kemarahan serta mendinginkan hati umatnya.

"Bukan sebaliknya justru provokatif turut terlibat memanaskan suasana yang berpotensi destruktif dan ditunggangi oleh kepentingan-kepentingan politik sesaat atau mungkin saja kepentingan asing," terang dia.

Menurut Ishomuddin, persoalan dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok seharusnya diserahkan kepada penegak hukum.

"Allah melarang segala yang berlebihan karena pasti mengarah kepada kerusakan. Kasusnya serahkan dan percayakan saja kepada pihak berwajib yang telah menerima laporan dari berbagai perwakilan umat Islam," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Tak Mau Ladeni Tantangan Sandiaga Uno Soal Dana Pilkada

Ahok Tak Mau Ladeni Tantangan Sandiaga Uno Soal Dana Pilkada

News | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 13:36 WIB

Jelang Demo, Arus Lalu lintas Mulai Tersendat

Jelang Demo, Arus Lalu lintas Mulai Tersendat

News | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 12:41 WIB

Ansitipasi Kemacetan Aksi Demo Ormas, Ratusan Aparat Digerakkan

Ansitipasi Kemacetan Aksi Demo Ormas, Ratusan Aparat Digerakkan

News | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 12:03 WIB

Sebanyak 2800 Personil Polisi Kawal Aksi Demo Ormas Anti Ahok

Sebanyak 2800 Personil Polisi Kawal Aksi Demo Ormas Anti Ahok

News | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 11:21 WIB

Hari Ini Ahok Bakal Didemo Ribuan Ormas Islam

Hari Ini Ahok Bakal Didemo Ribuan Ormas Islam

News | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 11:05 WIB

Terkini

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:36 WIB

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:50 WIB

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:18 WIB

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB