Sekolah di Aceh Barat Ditutup Karena Banjir

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 19 Oktober 2016 | 22:01 WIB
Sekolah di Aceh Barat Ditutup Karena Banjir
Sejumlah pelajar mengikuti proses belajar mengajar di dalam ruang kelas Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya, Aceh, Kamis (29/9). (Antara)

Suara.com - Sebanyak 30 sekolah SD-SMP dan sederajat di Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh terhenti aktivitas belajar mangajar karena bencana alam banjir luapan Sungai Woyla akibat tingginya intensitas curah hujan.

Sekretaris Dinas Pendidikan Aceh Barat Thamren mengatakan, aktivitas belajar 30 sekolah tersebut terpaksa diliburkan karena air banjir memasuki ke dalam ruangan belajar, bahkan akses jalan menuju ke sekolah.

"Pihak sekolah sebenarnya bukan meliburkan muridnya, tapi karena kondisi tidak memungkinkan untuk melakukan aktivitas belajar mengajar sebab banjir memasuki ruangan kelas dalam tiga hari ini," katanya di Meulaboh, Rabu (19/10/2016).

Banjir luapan sungai akibat tingginya intensitas curah hujan telah melanda selama tiga hari terakhir. Banjir mengepung sembilan dari 12 kecamatan, meski sebagian kawasan dilaporkan berangsur surut, namun ada beberapa titik lain justru semakin bertambah.

Jelas Thamren, sebagian besar guru malahan tetap hadir ke sekolah mereka walaupun dalam kondisi banjir, kehadiran mereka tidak melaksankana aktivitas mengajar akan tetapi mengamankan semua mobiler dan fasilitas pendidikan.

Pihaknya belum mendata terhadap kerusakan material baik itu mobiler maupun prasarana sekolah karena sebagian sekolah hingga hari ketiga bencana alam ini masih tergenang air banjir dengan ketinggian berfariasi.

"Baru dapat berlangsung proses belajar mengajar di sekolah apabila kondisi alam sudah normal baru bisa diaktifkan kembali, Karena tidak mungkin mengajar digenangan air, sayang juga murid," tambahnya.

Sementara itu Mariati, salah seorang guru SDN 11 Blang Beurandang kepada wartawan menjelaskan, bahwa di sekolah itu telah terhenti aktivitas belajar sejak Sabtu (15/10) karena guyuran hujan lebat membuat siswa dan guru tidak bisa hadir.

"Kalau sekolah kami sudah sejak hari Sabtu pekan lalu tidak masuk karena hujan berat, anak anak tidak bisa sekolah. Kemudian sudah banjir sampai hari ini. Kalau besok surut bisa datang ke sekolah tapi untuk bersih-bersih, belum bisa belajar," katanya.

Data dirilis Pusdalop BPBD Aceh Barat pada 19 Oktober 2016 pukul 15.57 WIB, banjir meliputi sembilan kecamatan, 139 desa, dengan korban terdampak banjir serta pengungsian 14.245 kepala keluarga dengan 49.856 jiwa.

Sejumlah kawasan dilaporkan berangsur surut, namun di sisi lain masih banyak warga yang terisolir terutama di Kecamatan Woyla Barat dan Arongan Lambalek, tim resque BPBD bersama Satgas SAR masih akan melanjutkan evakuasi warga terisolir pada hari keempat dilanda banjir.

Sementara masyarakat pengungsian masih bertahan di tenda Desa Pasie Masjid dan Gedung SKB, sementara sebagian masyarakat pedalaman bertahan di tempat-tempat yang lebih tinggi dan aman atau tempat evakuasi sementara. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Waspada Sumatera Barat Rawan Banjir Bandang dan Longsor

Waspada Sumatera Barat Rawan Banjir Bandang dan Longsor

News | Selasa, 18 Oktober 2016 | 21:43 WIB

Tanggulangi Banjir Sampang, Jatim Siapkan Rp50 M

Tanggulangi Banjir Sampang, Jatim Siapkan Rp50 M

News | Kamis, 13 Oktober 2016 | 06:43 WIB

Tujuh Rumah di Trenggalek Rusak Diterjang Longsor

Tujuh Rumah di Trenggalek Rusak Diterjang Longsor

News | Selasa, 11 Oktober 2016 | 03:14 WIB

Dua Ribuan Rumah Terendam Banjir di Pangandaran

Dua Ribuan Rumah Terendam Banjir di Pangandaran

News | Selasa, 11 Oktober 2016 | 01:13 WIB

Puluhan Rumah di Cilegon Tergenang Banjir

Puluhan Rumah di Cilegon Tergenang Banjir

News | Senin, 10 Oktober 2016 | 23:00 WIB

Korban Bencana Rentan Alami Gangguan Kejiwaan

Korban Bencana Rentan Alami Gangguan Kejiwaan

Health | Senin, 10 Oktober 2016 | 19:24 WIB

Banjir dan Longsor Timpa Kota Banjar

Banjir dan Longsor Timpa Kota Banjar

News | Senin, 10 Oktober 2016 | 07:30 WIB

Banjir Bandang Rendam Beberapa Desa di Pangandaran

Banjir Bandang Rendam Beberapa Desa di Pangandaran

News | Senin, 10 Oktober 2016 | 03:10 WIB

Luapan Banjir Kalimalang

Luapan Banjir Kalimalang

Foto | Minggu, 09 Oktober 2016 | 20:01 WIB

Gara-gara Kebijakan, Pemkab Garut Kesulitan Dana untuk Bencana

Gara-gara Kebijakan, Pemkab Garut Kesulitan Dana untuk Bencana

News | Senin, 03 Oktober 2016 | 01:12 WIB

Terkini

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:29 WIB

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:21 WIB

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:15 WIB

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:45 WIB

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:34 WIB

Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini

Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24 WIB

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:45 WIB

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:45 WIB

Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan

Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:15 WIB

Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?

Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:00 WIB