Permintaan Global Loyo, Harga Acuan CPO Ambles di Agustus 2026

Dythia Novianty, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:19 WIB
Permintaan Global Loyo, Harga Acuan CPO Ambles di Agustus 2026
Ilustrasi Crude Palm Oil. [Unsplash]
baca 10 detik
  • Kementerian Perdagangan menetapkan Harga Referensi CPO periode Agustus 2026 turun menjadi 996,52 dolar AS per metrik ton akibat lesunya permintaan global dan minyak mentah.
  • Penurunan harga referensi CPO tersebut berdampak langsung pada terpangkasnya Bea Keluar CPO menjadi 148 dolar AS per metrik ton.
  • Harga referensi biji kakao pada Agustus 2026 melonjak menjadi 5.424,96 dolar AS per metrik ton karena gangguan pasokan di Afrika Barat.

Suara.com - Harga acuan minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) kembali melemah pada Agustus 2026.

Koreksi tersebut mencerminkan lesunya permintaan global terhadap komoditas andalan ekspor Indonesia, terutama dari India, di tengah penurunan harga minyak mentah dunia.

Kementerian Perdagangan (Kemendag) menetapkan Harga Referensi (HR) CPO periode 1-31 Agustus 2026 sebesar 996,52 dolar AS per metrik ton (MT). Angka itu turun 4,38 dolar AS atau 0,44 persen dibandingkan periode Juli 2026 yang sebesar 1.000,90 dolar AS per MT.

Penurunan HR turut memangkas Bea Keluar (BK) CPO menjadi 148 dolar AS per MT. Sementara tarif Pungutan Ekspor (PE) tetap sebesar 12,5 persen dari HR atau setara 124,56 dolar AS per MT.

"HR CPO pada Agustus 2026 turun dibandingkan dengan periode sebelumnya. Sesuai ketentuan yang berlaku, penurunan tersebut diikuti dengan penetapan BK sebesar 148 dolar AS per MT dan PE sebesar 12,5 persen dari HR CPO, atau setara 124,56dolar AS per MT," ujar Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Tommy Andana kepada wartawan, dikutip Jumat (7/8/2026).

Tommy menuturkan, pelemahan harga referensi CPO dipengaruhi berkurangnya permintaan global, terutama dari India sebagai negara importir utama.

Ilustrasi sawit. [Suara.com/Dicky Prastya]
Ilustrasi sawit. [Suara.com/Dicky Prastya]

Di saat bersamaan, harga minyak mentah dunia juga mengalami penurunan sehingga ikut menekan harga sawit di pasar internasional.

Penetapan HR CPO dilakukan berdasarkan rata-rata harga selama periode 20 Juni hingga 19 Juli 2026.

Pemerintah menggunakan rata-rata harga Bursa CPO Indonesia dan Bursa CPO Malaysia sebagai dasar perhitungan setelah selisih harga dengan Rotterdam melampaui batas yang diatur dalam ketentuan.

baca juga

Berbeda dengan CPO, harga kakao justru melesat. Kemendag menetapkan HR biji kakao periode Agustus 2026 sebesar 5.424,96 dolar AS per MT atau naik 1.455,41 dolar AS dibandingkan bulan sebelumnya.

Kenaikan tersebut ikut mendorong Harga Patokan Ekspor (HPE) biji kakao menjadi 5.064 dolar AS per MT atau melonjak 1.418 dolar AS. Gangguan pasokan di negara-negara produsen utama Afrika Barat menjadi pemicu utama kenaikan harga kakao.

Serangan hama, cuaca buruk, hingga penurunan produksi akibat fenomena El Nino membuat pasokan menyusut dan harga terdongkrak.

Untuk periode Agustus 2026, pemerintah menetapkan Bea Keluar dan Pungutan Ekspor biji kakao masing-masing sebesar 7,5 persen.

Di sektor kehutanan, HPE getah pinus juga mengalami kenaikan menjadi 1.013 dolar AS per MT. Sementara HPE sejumlah produk kayu naik, terutama untuk veneer dari hutan alam serta beberapa jenis kayu olahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minat Beli Logam Mulia Turun, Harga Patokan Ekspor Emas Jadi Merosot

Minat Beli Logam Mulia Turun, Harga Patokan Ekspor Emas Jadi Merosot

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 17:06 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Turun, Beras dan Gula Justru Naik

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Turun, Beras dan Gula Justru Naik

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:56 WIB

Harga Cabai Anjlok hingga 13%, Beras dan Daging Ayam Justru Kompak Naik

Harga Cabai Anjlok hingga 13%, Beras dan Daging Ayam Justru Kompak Naik

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:42 WIB

Komoditas Sawit Indonesia Bergantung pada CPO Mentah, Pengamat: Risiko Besar

Komoditas Sawit Indonesia Bergantung pada CPO Mentah, Pengamat: Risiko Besar

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:09 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Anjlok hingga 13 Persen, Minyak Goreng dan Gula Justru Naik

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Anjlok hingga 13 Persen, Minyak Goreng dan Gula Justru Naik

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:35 WIB

Pemerintah Atur Koperasi Bisa Kelola Tambang dan Komoditas Sawit, Ini Mekanismenya

Pemerintah Atur Koperasi Bisa Kelola Tambang dan Komoditas Sawit, Ini Mekanismenya

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:10 WIB

Terkini

Hujan Guyur Pekanbaru yang Tengah Dikepung Kabut Asap

Hujan Guyur Pekanbaru yang Tengah Dikepung Kabut Asap

Riau | Senin, 21 September 2026 | 14:33 WIB

Hasil Ekshumasi Sutrimo Diumumkan Pekan Ini!

Hasil Ekshumasi Sutrimo Diumumkan Pekan Ini!

News | Senin, 21 September 2026 | 14:32 WIB

Badai Dujuan Sapu Pesisir Jepang Hingga Lumpuhkan Penerbangan dan Kereta Api

Badai Dujuan Sapu Pesisir Jepang Hingga Lumpuhkan Penerbangan dan Kereta Api

News | Senin, 21 September 2026 | 14:31 WIB

Nusron Wahid Buka Suara Soal Isu Mundur dari Kepengurusan Golkar, Begini Katanya

Nusron Wahid Buka Suara Soal Isu Mundur dari Kepengurusan Golkar, Begini Katanya

News | Senin, 21 September 2026 | 14:31 WIB

Saat Pakar Disebut 'Goblok': Mengapa Pemimpin Negara Harus Berbicara Berbasis Data?

Saat Pakar Disebut 'Goblok': Mengapa Pemimpin Negara Harus Berbicara Berbasis Data?

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 14:31 WIB

Merangkul Keragaman dengan Komedi di Buku Pahlawan Tanpa Tanda Tangan

Merangkul Keragaman dengan Komedi di Buku Pahlawan Tanpa Tanda Tangan

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 14:30 WIB

Cara Hitung Weton Jodoh Berdasarkan Hari dan Pasaran, Lengkap Artinya

Cara Hitung Weton Jodoh Berdasarkan Hari dan Pasaran, Lengkap Artinya

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 14:29 WIB

AS Mendadak Hentikan Serangan ke Iran, Harga Minyak Langsung Turun?

AS Mendadak Hentikan Serangan ke Iran, Harga Minyak Langsung Turun?

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 14:28 WIB

Antara Fiksi dan Sejarah, Problematika Netflix di Serial Monster: The Lizzie Borden Story

Antara Fiksi dan Sejarah, Problematika Netflix di Serial Monster: The Lizzie Borden Story

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 14:24 WIB

5 Eye Cream Berbahan Kafein untuk Atasi Mata Panda, Kulit Segar Seketika

5 Eye Cream Berbahan Kafein untuk Atasi Mata Panda, Kulit Segar Seketika

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 14:24 WIB

×