Hotman Paris: Kalau Tidak Berani Debat, Jangan Nongol di TV Dong

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Selasa, 25 Oktober 2016 | 17:17 WIB
Hotman Paris: Kalau Tidak Berani Debat, Jangan Nongol di TV Dong
Hotman Paris Hutapea. [suara.com/Luh Wayanti]

Suara.com - Pengacara Hotman Paris Hutapea mengaku tidak permasalahkan terkait tuduhan telah melakukan pencemaran nama baik pengacara bernama Mahadin Jaya saat mengikuti acara debat di salah satu stasiun televisi swasta bertemakan 'Polemik Pro Penasehat Hukum dan Pro Jaksa Penuntut Umum'.

Hotman malah menganggap jika pernyataan Jaya yang menjadi pembicara tak berbobot. Bahkan, menurutnya Jaya dianggap belum bisa menandingi argumentasi dirinya ketika melakukan debat publik.

"Waktu itu memang dia (pelapor) ada di situ. Jadi kalau kita katakan pendapat dia salah dan tidak berbobot, apa itu pencemaran nama baik? Kenapa dia (Jaya) hadir di debat tersebut, kalau dia tidak berani berdebat apalagi lawannya Hotman. Harusnya jangan nongol dong," kata Hotman saat dihubungi, Selasa (25/10/2016).

Dia juga menjelaskan serangkaian perdebatannya Jaya diacara talkshow tersebut yang menyinggung soal teori hukum mengenai lebih kuat mana posisi saksi ahli dan jaksa penuntut umum di dalam persidangan. Dia menilai jika Jaya salah mengutip teori yang digunakan saa berdebat dengan dirinya

"Waktu itu yang jadi perdebatan adalah dia bilang bahwa secara teori hukum saksi ahli yang diajukan jaksa lebih kuat posisinya dari pada saksi ahli yang diajukan penasehat hukum. Itu melecehkan pengacara. Mana ada ketentuan itu, berarti jaksa akan selalu menang dong? Padahal teorinya bukan begitu. Teorinya itu saksi ahli jaksa dan penasehat hukum itu sama posisinya. Mana yang benar tergantung substansinya. Itu yang saya bilang pendapatnya tidak benar," kata dia

"Mana ada UU yang bilang saksi ahli jaksa lebih kuat dari saksi ahli penasehat hukum?" kata Hotman menambahkan.

Dia juga mempertanyakan laporan yang dibuat Jaya terkait tuduhan pencemaran nama baik tersebut. Kata dia, sudah sangat lumrah adanya silang pendapat antar pembicara di sebuah acara debat.

"Dia (Jaya) juga sudah tahu datang untuk berdebat panitia juga sudah kasi tahu bahwa pendapat kita berselisih. Jadi kalau saya serang pendapat dia itu bukan pencemaran nama baik dong. orangnya aja kok. Bahkan dalam berbagai debat ada orang yang hampir mau berkelahi kan?," kata Hotman.

Kendati demikian, Hotman mengaku tidak akan khawatir dengan tindakan Jaya yang melapotkannya ke polisi. Sebab dia menilai pengalaman Jaya sebagai pengacara masih jauh di bawah dirinya.

"Ngapain itu kan pengacara junior biarkan saja. Dengan ini kan dia jadi masuk TV kan? Pengacara junior kan ini bagian dari proses pembelajaran. Karena saya pun beranggapan itu acara TV jadi masyarakat harus dikasih penjelasan yang benar," kata Hotman.

Sebelumnya, Hotman Paris dilaporkan dengan tuduhan pencemaran nama baik lantaran dianggap telah melontarkan pernyataan keras yang menyinggung Jaya. Dalam laporannya itu, Jaya mengutip pernyataan Hotman yang cenderung dianggap telah melecehkannya sebagai pengacara.

Laporan yang dibuat Jaya telah diterima pihak kepolisian dengan nomor LP/5164/X/2016/PMJ/DITRESKRIMUM. Hotman terancam dikenakan Pasal 310 KUHP tentang pencemaran nama baik dan Pasal 311 KUHP tentang fitnah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hotman Paris Siap Diperiksa Polisi Gara-gara Bentak Goblok

Hotman Paris Siap Diperiksa Polisi Gara-gara Bentak Goblok

News | Selasa, 25 Oktober 2016 | 16:50 WIB

Buntut Kasus Jessica, Hotman Paris Dilaporkan Pengacara ke Polisi

Buntut Kasus Jessica, Hotman Paris Dilaporkan Pengacara ke Polisi

News | Selasa, 25 Oktober 2016 | 16:04 WIB

Hotman Paris Bantah Raffi Konsultasi soal Perceraian

Hotman Paris Bantah Raffi Konsultasi soal Perceraian

Entertainment | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 11:28 WIB

Kiswinar ke Deddy Corbuzier: Om, Saya Disomasi Ayah Sendiri

Kiswinar ke Deddy Corbuzier: Om, Saya Disomasi Ayah Sendiri

Entertainment | Senin, 26 September 2016 | 20:13 WIB

Hotman Tantang Mario Teguh

Hotman Tantang Mario Teguh

Foto | Senin, 26 September 2016 | 17:54 WIB

Tantang Mario Teguh Taruhan, Hotman: Saya Kasih Gaji Kamu 5 Tahun

Tantang Mario Teguh Taruhan, Hotman: Saya Kasih Gaji Kamu 5 Tahun

Entertainment | Senin, 26 September 2016 | 17:42 WIB

Dipecat SBY, Ruhut Diledek Hotman Paris

Dipecat SBY, Ruhut Diledek Hotman Paris

Press Release | Selasa, 23 Agustus 2016 | 15:49 WIB

Hotman Paris Bersyukur Selamat dari Teror Nice

Hotman Paris Bersyukur Selamat dari Teror Nice

Entertainment | Jum'at, 15 Juli 2016 | 22:01 WIB

Datangi Polda Bali, Hotman Akan Temui Tersangka Pembunuh Angeline

Datangi Polda Bali, Hotman Akan Temui Tersangka Pembunuh Angeline

News | Kamis, 02 Juli 2015 | 11:20 WIB

Hotman Paris Jadi Pengacara Agus, Ini Kata Tim Hotma Sitompoel

Hotman Paris Jadi Pengacara Agus, Ini Kata Tim Hotma Sitompoel

News | Jum'at, 26 Juni 2015 | 14:10 WIB

Terkini

Kepala Bapanas dan Dirut Bulog Turun Langsung ke Alor Serahkan Bantuan Pangan Perdana ke Alor

Kepala Bapanas dan Dirut Bulog Turun Langsung ke Alor Serahkan Bantuan Pangan Perdana ke Alor

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:11 WIB

Aksi Penembakan Pecah di Festival Budaya Lembah Baliem Papua, 2 Orang Jadi Korban

Aksi Penembakan Pecah di Festival Budaya Lembah Baliem Papua, 2 Orang Jadi Korban

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Amran Sulaiman Semprot Pengamat Pangan: Saat Impor Diam, Swasembada Malah Teriak!

Amran Sulaiman Semprot Pengamat Pangan: Saat Impor Diam, Swasembada Malah Teriak!

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Bukan Cuma Enak, Ini Alasan Udang Sulsel Jadi Favorit Orang Jepang

Bukan Cuma Enak, Ini Alasan Udang Sulsel Jadi Favorit Orang Jepang

Sulsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:55 WIB

7 Cara Pakai Concealer Bawah Mata Agar Tidak Crack dan Halus Seharian

7 Cara Pakai Concealer Bawah Mata Agar Tidak Crack dan Halus Seharian

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:55 WIB

Flawless Tanpa Dempul! 3 Foundation Full Coverage Buat Tutupi Bekas Jerawat

Flawless Tanpa Dempul! 3 Foundation Full Coverage Buat Tutupi Bekas Jerawat

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Kang Edai dan Kemiren: Ketika Budaya Osing Menjadi Jalan Menuju Kesejahteraan Desa

Kang Edai dan Kemiren: Ketika Budaya Osing Menjadi Jalan Menuju Kesejahteraan Desa

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:42 WIB

Pembunuhan Bos Konter HP Ambarawa: Pelaku Siapkan Palu Sebelum Beraksi, Sempat Kembali Datangi TKP

Pembunuhan Bos Konter HP Ambarawa: Pelaku Siapkan Palu Sebelum Beraksi, Sempat Kembali Datangi TKP

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:41 WIB

SIM Digital Berlaku Sah Pengganti Kartu Fisik, Begini Cara Aktivasinya di HP

SIM Digital Berlaku Sah Pengganti Kartu Fisik, Begini Cara Aktivasinya di HP

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:41 WIB

Nyoman Nadiana, Les Grow, dan Astra: Modal Lokal VS Pendampingan Tepat

Nyoman Nadiana, Les Grow, dan Astra: Modal Lokal VS Pendampingan Tepat

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:36 WIB

×