Pendaftaran Ditutup, Bursa Caketum PBSI Hanya Diikuti Dua Calon

Rizki Nurmansyah | Suara.com

Jum'at, 28 Oktober 2016 | 13:53 WIB
Pendaftaran Ditutup, Bursa Caketum PBSI Hanya Diikuti Dua Calon
Gita Wirjawan dan Wiranto akan bersaing dalam bursa pemilihan ketua umum PP PBSI periode 2016-2020 dalam Munas PBSI di Surabaya, Jawa Timur, 31 Oktober-1 November 2016 [AFP]

Suara.com - Pendaftaran calon ketua umum Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) periode 2016-2020 telah resmi ditutup sejak, Kamis (27/10/2016).

Hanya ada dua calon yang bertarung dalam pemilihan yang berlangsung dalam Musyawarah Nasional (Munas) PBSI di Surabaya, Jawa Timur, 30 Oktober-1 November 2016, yakni Gita Wirjawan dan Wiranto.

Seperti diketahui, Gita merupakan pihak petahana yang memimpin PP PBSI periode 2012-2016. Sedangkan, Wiranto datang bermodalkan pernah memimpin induk organisasi brigde (GABSI) dan karate (Forki). Gita lebih dulu mengembalikan formulir pendaftaran pada 17 Oktober lalu, disusul Wiranto pada 26 Oktober 2016.

Dalam persyaratan dokumen pendaftar, keduanya menyertakan surat dukungan yang sama kuat dari 18 Pengurus Provinsi PBSI. Sementara jumlah suara pemilih dalam Munas adalah 34 Pengprov plus satu suara PP PBSI.

Berdasarkan keterangan yang diterima Suara.com, Jumat (28/10/2016), setelah pendaftaran ditutup, berkas pendaftaran kedua caketum akan mulai diverifikasi Tim Penjaringan yang diketahui Fuad Basya, dari tanggal 28-30 Oktober 2016.

"Kami akan memulai verifikasi hari ini. Sementara ini, kedua calon memiliki jumlah dukungan yang sama, yaitu 18 suara Pengprov. Berarti ada yang double? Iya memang ada, karena jumlah Pengprov hanya ada 34," kata Fuad.

Fuad menambahkan, sesuai dengan aturan yang berlaku, dukungan harus menyertakan tanda tangan ketua dan sekretaris masing-masing Pengprov PBSI.

"Jika ada yang kurang kemudian akan kami tanyakan apakah ini bisa diperbaiki. Istilahnya administrasinya harus disempurnakan lagi," jelas mantan Kapuspen TNI ini.

Usai verifikasi awal, tim penjaringan akan menentukan berapa jumlah suara yang valid, berapa yang tidak valid. Hal ini bakal ditentukan tim penjaringan pada 30 atau 31 Oktober 2016.

Hasil laporan tim penjaringan kemudian secara resmi akan dipaparkan di hadapan forum peserta Munas 2016.

"Tim penjaringan tidak berhak menentukan siapa yang lolos dan siapa yang tidak lolos. Kami hanya melihat administrasinya, apakah ada yang kurang dari pendaftar. Nanti keputusan akan diambil oleh ketua sidang Munas," pungkas Fuad.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jadi Caketum PBSI, Wiranto: Saya Bukan Cari Popularitas, Tapi...

Jadi Caketum PBSI, Wiranto: Saya Bukan Cari Popularitas, Tapi...

News | Kamis, 27 Oktober 2016 | 22:02 WIB

Tampil di Kejuaraan Dunia Junior, Ini Target Indonesia

Tampil di Kejuaraan Dunia Junior, Ini Target Indonesia

News | Kamis, 27 Oktober 2016 | 17:07 WIB

Indonesia Sisakan Dua Wakil Ganda Putri di Prancis Open

Indonesia Sisakan Dua Wakil Ganda Putri di Prancis Open

News | Kamis, 27 Oktober 2016 | 15:02 WIB

Hadapi Peringkat 4 Dunia, Anthony: Saya Sudah Tahu Permainan Dia

Hadapi Peringkat 4 Dunia, Anthony: Saya Sudah Tahu Permainan Dia

News | Kamis, 27 Oktober 2016 | 13:51 WIB

Terkini

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB