Merinding, Bawa Mayat Pakai Taksi, Potong 13 Bagian di Toilet

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Senin, 31 Oktober 2016 | 20:05 WIB
Merinding, Bawa Mayat Pakai Taksi, Potong 13 Bagian di Toilet
Ilustrasi jenazah (Shutterstock).

Suara.com - Akhirnya, polisi meringkus dua tersangka berinisial RLS (41) dan RH (34). Mereka merupakan tersangka kasus pembunuhan dengan cara memutilasi terhadap supir angkutan umum bernama Sopyan Lubis (43). Korban dimutilasi di rumah kontrakan, Kampung Kramat, RT 5, RW 4, Setu, Cipayung, Jakarta Timur, pada tanggal 24 Oktober 2016.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono menceritakan awal mula kasus itu. Awalnya, RLS meminta uang kepada Sopyan. Kemudian terjadilah cekcok mulut karena korban memaki RLS dengan kata-kata kasar.

Tak terima dengan sikap Sopyan, RLS memukulnya. Tak puas, dia mengambil batang besi untuk menghajar Sopyan.

"RLS dan korban cekcok mulut karena pelaku minta ongkos untuk jaga di kosan korban dan ongkos pulang ke rumah korban tidak dikasih dan bahkan menurut pelaku, korban mengeluarkan kata-kata kasar yang menghina pelaku dan keluarga pelaku. Karena kesal dan emosi pelaku memukul dengan tangan kosong dan dilanjutkan menggunakan potongan besi," kata Awi di Polda Metro Jaya, Senin (31/10/2016)

Setelah Sopyan tak berdaya, RLS panik. Lalu, dia memesan taksi lewat online untuk membawa tubuh Sopyan ke rumah kontrakan.

"Pelaku meminta tolong untuk membawa ke kosan korban dengan memakai mobil Grab dan pelaku mengaku bahwa korban pingsan," katanya.

Setelah sampai kontrakan, RLS memanggil kawannya, RH. RH diminta bantuan untuk menggali lubang di samping rumah.

Saat RH menggali, RLS membawa tubuh Sopyan ke toilet dan memotongnya menjadi 13 bagian. Tiap bagian kemudian dimasukkan ke dalam plastik.

"Lalu pelaku memanggil RH untuk minta digalikan tanah di dalam kontrakan samping kontrakan pelaku. Sementara RH menggali, korban dibawa pelaku (RLS) ke dalam toilet WC di kontarakan pelaku dan korban di potong-potong sebanyak 13 potongan oleh pelaku agar lubang yang dibuat muat," kata dia.

"Setelah di potong-potong, badan korban dimasukkan plastik dan dibawa oleh pelaku ke kontrakan samping yang sedang digali oleh RH. Menyaksikan yang mau dikubur adalah potongan mayat. Untuk menutupi agar tidak terbongkar, tempat penguburan disemen rapih," Awi menambahkan.

Keluarga Sopyan geger. Mereka pun mulai mencurigai RSL.

"Setelah dua minggu berjalan, kakak korban yang curiga akan tersangka langsung menanyakan ke tersangka dan TSK mengakui. Tersangka langsung dibawa ke Polsek Cipayung dan langsung ke Polsek Pondok Gede untuk membuat laporan," kata dia.

Selain menangkap RSL dan RH, polisi menyita barang bukti berupa satu buah besi penyangga kursi roda milik korban, dua buah martil, satu buah golok, satu buah sendok adukan, satu buah cangkul kecil, empat buah obeng, satu buah cape kecil, satu buah ember, satu buah garpu kecil, dan satu alat untuk memlester tembok.

Kasus ini sekarang dilimpahkan ke Sub Direktorat Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya lantaran ada dua tempat kejadian perkara.

BERITA MENARIK LAINNYA:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Potongan Kaki Diduga Korban Mutilasi Kunaefi Ditemukan di Kali Grogol Depok

Potongan Kaki Diduga Korban Mutilasi Kunaefi Ditemukan di Kali Grogol Depok

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:40 WIB

Terungkap Isi Percakapan Group Komunitas Gay dari Ponsel Saepullah Tersangka Kasus Mutilasi Depok

Terungkap Isi Percakapan Group Komunitas Gay dari Ponsel Saepullah Tersangka Kasus Mutilasi Depok

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:58 WIB

Polisi Ungkap Tersangka Mutilasi Depok Positif HIV Sejak Februari 2026

Polisi Ungkap Tersangka Mutilasi Depok Positif HIV Sejak Februari 2026

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:32 WIB

Saepul Pelaku Mutilasi Depok Ternyata Idap HIV, Bawa Obat Saat Jalani Rekonstruksi

Saepul Pelaku Mutilasi Depok Ternyata Idap HIV, Bawa Obat Saat Jalani Rekonstruksi

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:26 WIB

Kasus Mutilasi Saepul, Pakar UGM Ingatkan Aplikasi Kencan Tak Bisa Disalahkan Begitu Saja

Kasus Mutilasi Saepul, Pakar UGM Ingatkan Aplikasi Kencan Tak Bisa Disalahkan Begitu Saja

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:14 WIB

Rekam Jejak Saepul Pelaku Mutilasi Depok: Mantan Guru Matematika hingga Peserta Dangdut TV

Rekam Jejak Saepul Pelaku Mutilasi Depok: Mantan Guru Matematika hingga Peserta Dangdut TV

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:26 WIB

Saepul Bongkar Kronologi Mutilasi di Depok, Alasan Buang Potongan Jasad Terungkap

Saepul Bongkar Kronologi Mutilasi di Depok, Alasan Buang Potongan Jasad Terungkap

Video | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Saepul Rencanakan Mutilasi Depok Demi Gasak Motor Korban

Saepul Rencanakan Mutilasi Depok Demi Gasak Motor Korban

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:55 WIB

Polisi Ungkap Fakta Baru Kasus Mutilasi Depok, Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Polisi Ungkap Fakta Baru Kasus Mutilasi Depok, Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:46 WIB

Terkini

Karhutla Picu 151 Ribu Kasus ISPA, Kemenkes Kerahkan 1.898 Tenaga Kesehatan

Karhutla Picu 151 Ribu Kasus ISPA, Kemenkes Kerahkan 1.898 Tenaga Kesehatan

News | Senin, 21 September 2026 | 15:32 WIB

Viral Video Pengurus NU Sulsel di Ruang Karaoke, Bantah Isu LC hingga Lapor Polisi

Viral Video Pengurus NU Sulsel di Ruang Karaoke, Bantah Isu LC hingga Lapor Polisi

Sulsel | Senin, 21 September 2026 | 15:31 WIB

Peluncuran Buku demi Pencitraan: Efektifkah di Tengah Krisis Kepercayaan?

Peluncuran Buku demi Pencitraan: Efektifkah di Tengah Krisis Kepercayaan?

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 15:30 WIB

Awas Mobil Hangus! Ini Ciri Powerbank Mau Meledak yang Sering Dianggap Sepele

Awas Mobil Hangus! Ini Ciri Powerbank Mau Meledak yang Sering Dianggap Sepele

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 15:29 WIB

5 Cara Menghilangkan Noda Kuning Kunyit di Tangan, Mudah dan Langsung Bersih

5 Cara Menghilangkan Noda Kuning Kunyit di Tangan, Mudah dan Langsung Bersih

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 15:25 WIB

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy, Diduga Pemberian Pengusaha

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy, Diduga Pemberian Pengusaha

News | Senin, 21 September 2026 | 15:24 WIB

BRI Kasih Diskon Tiket Pertandingan Liga 1 Jadi 1 Rupiah Saja, Klaim Sekarang!

BRI Kasih Diskon Tiket Pertandingan Liga 1 Jadi 1 Rupiah Saja, Klaim Sekarang!

Bri | Senin, 21 September 2026 | 15:24 WIB

Kenapa Hujan Membuat Sedih? Ini Alasan Ilmiahnya

Kenapa Hujan Membuat Sedih? Ini Alasan Ilmiahnya

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 15:22 WIB

Setelah Lembaga Rating Global, Giliran OJK Kirim Peringatan ke Bank Himbara

Setelah Lembaga Rating Global, Giliran OJK Kirim Peringatan ke Bank Himbara

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 15:20 WIB

Jaksa Tuntut Sudewo 8,5 Tahun Penjara, Suap DJKA hingga Pemerasan Jabatan Desa

Jaksa Tuntut Sudewo 8,5 Tahun Penjara, Suap DJKA hingga Pemerasan Jabatan Desa

Jawa Tengah | Senin, 21 September 2026 | 15:20 WIB

×