Rizieq Tuding Polri dan TNI Lakukan Pembunuhan Massal

Madinah, Nikolaus Tolen

Sabtu, 05 November 2016 | 17:49 WIB
Rizieq Tuding Polri dan TNI Lakukan Pembunuhan Massal
Wakil Ketua DPR dari Fraksi PKS Fahri Hamzah bersama Habib Rizieq Shihab [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq menuding polisi dan tentara telah melakukan pembunuhan massal dengan menembakkan gas airmata dalam aksi demo ormas Islam 4 November kemarin.

"Kalau massanya hanya seribu, saat ditembakan gas air mata, mereka pasti mundur entah itu ke kanan, kiri, mencari ruang. Nah, ini ada dua jutaan orang ditembakan gas air mata, mau lari kemana? Bayangkan, kami tak diberi akses untuk keluar dari kerumuman. Jika kami terjebak di sana, mati kami semuanya," kata Rizieq di Restoran Pulau Dua, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Sabtu (5/11/2016).

Akibat tembakan gas air mata, kata Rizieq, ada yang anggotanya yang tewas meski tak meninggal di lokasi demo. Rizieq curiga ada rencana teroragnisir yang ingin melakukan pembunuhan massal tersebut.

"Ada yang sekarang masih sekarat dan belum sadar sepenuhnya. Jumlahnya tidak sedikit, coba dibayangkan," kata Rizieq.

‎Selain itu, Rizieq menyebut ada sejumlah anggota Polri yang melindas beberapa anak buahnya dengan menggunakan motor trail. Dia bersyukur jutaan orang peserta aksi damai dilindungi Allah Subhanallahu Watalla.

"Pengikut saya banyak yang patah tulang karena tertabrak dan dilindas oleh motor milik anggota polisi. Ini yang pantas disebut sebagai pembunuhan massal," kata Rizieq.

Seperti diketahui, aksi yang bertajuk damai 4 November kemarin awalnya berlangsung dengan lancar. Tak ada bentrokan antara massa dengan aparat yang berjaga. Namun, kondisi berubah ketika diduga ada provokator yang menginginkan rusuh. Akhirnya, polisi dan massa terlibat baku hantam hingga menyebabkan sejumlah anggota dan peserta unjuk rasa mengalami luka parah.

Delapan orang perusuh sudah diamankan pihak kepolisian terkait aksi damai tuntut tangkap Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok atas dugaan penistaan agama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ricuh 4 November, 160 Orang Luka, 100 Polisi Dilarikan ke RS

Ricuh 4 November, 160 Orang Luka, 100 Polisi Dilarikan ke RS

News | Sabtu, 05 November 2016 | 16:47 WIB

Bukan Senpi, Ini Asal Suara Letusan di Demo 4 November

Bukan Senpi, Ini Asal Suara Letusan di Demo 4 November

News | Sabtu, 05 November 2016 | 16:11 WIB

Polisi Amankan 15 Orang Pelaku Kericuhan di Penjaringan

Polisi Amankan 15 Orang Pelaku Kericuhan di Penjaringan

News | Sabtu, 05 November 2016 | 14:34 WIB

Polisi Amankan 10 Orang Terduga Provokator Demo 4 November

Polisi Amankan 10 Orang Terduga Provokator Demo 4 November

News | Sabtu, 05 November 2016 | 14:09 WIB

Arifin Ilham Sanggah Terkena Peluru di Demo 4 November

Arifin Ilham Sanggah Terkena Peluru di Demo 4 November

Entertainment | Sabtu, 05 November 2016 | 14:02 WIB

Video: Detik-detik Orasi Kontroversial Ahmad Dhani

Video: Detik-detik Orasi Kontroversial Ahmad Dhani

Video | Sabtu, 05 November 2016 | 13:09 WIB

Sejumlah Elite Disebut Punya Kepentingan dalam Demo 4 November

Sejumlah Elite Disebut Punya Kepentingan dalam Demo 4 November

News | Sabtu, 05 November 2016 | 13:02 WIB

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

×