Keji! Laporkan Tindak Pemerkosaan, Perempuan Ini Malah Diperkosa

Rizki Nurmansyah

Selasa, 08 November 2016 | 19:55 WIB
Keji! Laporkan Tindak Pemerkosaan, Perempuan Ini Malah Diperkosa
Ilustrasi pemerkosaan [Shutterstock]

Suara.com - Perlakuan keji diterima seorang perempuan muda Afghanistan. Niatnya untuk mendapat keadilan pada aparat keamanan setempat, justru berujung traumatik.

Semula, perempuan yang mengaku bernama Mariam, 18 tahun, itu hendak melaporkan peristiwa pemerkosaan yang dialami pada awal Juli silam.

Di bawah todongan senjata, dia dibawa dari rumahnya di Distrik Zareh, Provinsi Balkh, Afghanistan Utara, oleh seorang lelaki ke sebuah rumah di jalanan yang sama, kemudian diperkosa beserta teman lelaki tersebut.

Mariam dan sang ayah mencoba melaporkan kejadiaan ini ke kepolisian setempat. Namun, bukannya keadilan yang didapat, dia justru diperkosa salah satu komisioner kepolisian di distrik tersebut.

"Saat saya bersama ayah melaporkan kasus perkosaan ini, seorang komisioner polisi memerintahkan agar ayah menunggu di luar, kemudian dia membawa saya masuk ke kantornya untuk diperkosa," kata Mariam.

Usai diperkosa, aparat hukum itu mengancam agar Mariam menutup mulut atau perempuan itu akan dibunuh, kata korban melalui telepon dari Kabul, tempat ia tinggal bersama ayahnya.

Menurut pegiat HAM, Afghanistan merupakan salah satu negara paling berbahaya bagi perempuan. Negara itu tak memiliki jumlah polisi perempuan yang memadai, sehingga tak banyak kaum hawa yang berani melaporkan kasus penyiksaan tersebut.

Banyak kajian menunjukkan 8 dari 10 perempuan di Afghanistan mengalami penyiksaan seksual secara fisik atau psikologis. Tapi, hanya sedikit dari ribuan korban yang melaporkan kasus itu tiap tahunnya.

Pegiat HAM, Oxfam mengatakan, perempuan Afghanistan kesulitan mendekati petugas pria karena alasan sosial dan kebudayaan.

Bahkan saat mereka melapor, kasusnya tidak ditangani dengan baik. Dalam beberapa kasus, polisi kerap menyerang bahkan memperkosa perempuan yang butuh pertolongan, tambahnya.

Sementara untuk kasus ini, komisioner polisi itu, Akram Zareh menyangkal tuduhan tersebut.

"Saya adalah polisi yang jujur. Usia saya saat ini 60 tahun. Dia sudah seperti anak sendiri," kata Zareh melalui telepon. "Tuduhan itu merupakan rencana untuk menyerang saya".

Sedangkan, ayah Mariam, Khairuddin, membawa Mariam ke Kabul agar kasus anaknya diperhatikan sehingga mereka dapat mendapatkan keadilan.

"Anak saya mengatakan dia akan membakar dirinya hidup-hidup, karena Mariam tak dapat ke luar rumah, dia malu bertatapan dengan orang lain," kata Khairuddin.

Khairuddin mengaku telah menemui jaksa agung yang berjanji akan menyelidiki kasus anaknya.

"Jaksa Agung meminta Mariam untuk menceritakan kasusnya ke petugas perempuan bidang antikekerasan secara tertutup," kata Baktash Azizi, kepala staf Kejaksaan Agung.

"Usai mendengar kesaksiannya, pimpinan menunjuk jaksa di Provinsi Balkh dan seorang jaksa khusus militer untuk menyelidiki kasus tersebut secepat mungkin," lanjut Azizi.

Sementara, Mariam mengatakan, dia tidak akan pulang sebelum Zareh dipecat.

"Saya akan membakar diri atau kembali ke rumah tempat dia berkuasa. Saya akan bertahan di sini sampai mendapat keadilan," katanya. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Model Sampul National Geographic Ditahan di Pakistan

Model Sampul National Geographic Ditahan di Pakistan

News | Kamis, 27 Oktober 2016 | 19:33 WIB

Perkosa Putri Sendiri, Ayah Divonis 1.503 Tahun Penjara

Perkosa Putri Sendiri, Ayah Divonis 1.503 Tahun Penjara

News | Senin, 24 Oktober 2016 | 08:08 WIB

Gadis DS Diduga Diperkosa Tujuh Bocah

Gadis DS Diduga Diperkosa Tujuh Bocah

News | Jum'at, 21 Oktober 2016 | 13:32 WIB

Sadis, Tujuh Bocah Lelaki Diduga Perkosa Siswi Berumur Lima Tahun

Sadis, Tujuh Bocah Lelaki Diduga Perkosa Siswi Berumur Lima Tahun

News | Jum'at, 21 Oktober 2016 | 13:07 WIB

Terkini

Biaya Hidup Makin Gila! 250 Ribu Orang Tumpah Demo Besar di Prancis

Biaya Hidup Makin Gila! 250 Ribu Orang Tumpah Demo Besar di Prancis

News | Minggu, 08 November 2026 | 09:24 WIB

IHSG Melemah, Kapitalisasi Pasar Tergerus Rp118 Triliun

IHSG Melemah, Kapitalisasi Pasar Tergerus Rp118 Triliun

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 09:20 WIB

Zodiak yang Paling Hobi Soft Launching Pasangan di IG Story

Zodiak yang Paling Hobi Soft Launching Pasangan di IG Story

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 09:20 WIB

Jay Idzes Main Penuh 90 Menit, Sassuolo Takluk di Kandang AS Roma

Jay Idzes Main Penuh 90 Menit, Sassuolo Takluk di Kandang AS Roma

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 09:14 WIB

KPK Usut Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan Seret Pejabat ATR BPN

KPK Usut Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan Seret Pejabat ATR BPN

News | Minggu, 08 November 2026 | 09:07 WIB

5.000 Atlet Siap Bertanding di Bone dan Wajo

5.000 Atlet Siap Bertanding di Bone dan Wajo

Sulsel | Minggu, 08 November 2026 | 09:07 WIB

Apa Itu KidZania yang Disebut Ria Ricis? Ini Makna dan Konsep Sebenarnya

Apa Itu KidZania yang Disebut Ria Ricis? Ini Makna dan Konsep Sebenarnya

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 09:01 WIB

Arab Saudi Bombardir Yaman, Puluhan Warga Sipil Tewas di Sanaa

Arab Saudi Bombardir Yaman, Puluhan Warga Sipil Tewas di Sanaa

News | Minggu, 08 November 2026 | 08:59 WIB

6 Cara Cek Penerima Bantuan Iuran PBI BPJS Kesehatan

6 Cara Cek Penerima Bantuan Iuran PBI BPJS Kesehatan

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 08:50 WIB

Uang Asuransi 2 Miliar Melayang Gara-Gara Mati Suri? Intip Serunya Film Gak Ada Matinya!

Uang Asuransi 2 Miliar Melayang Gara-Gara Mati Suri? Intip Serunya Film Gak Ada Matinya!

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 08:48 WIB

×